Liputan6.com, Jakarta - Pertandingan seru akan tersaji di pekan ke-22 Serie A saat Inter Milan menjamu Pisa di Stadion San Siro, Sabtu (24/1/2025). Laga Inter vs Pisa yang dijadwalkan pada pukul 02.45 WIB ini sangat krusial bagi kedua tim dengan tujuan yang berbeda.
I Nerazzurri berambisi memperkokoh posisi puncak klasemen, sementara Pisa berjuang keras untuk keluar dari zona degradasi.
Advertisement
Inter Milan, yang baru saja menelan kekalahan dari Arsenal di Liga Champions, akan menjadikan pertandingan ini sebagai momentum untuk bangkit dan kembali ke jalur kemenangan di kompetisi domestik. Mereka memiliki rekor pertemuan yang sangat baik melawan Pisa, yang bisa menjadi modal penting untuk meraih tiga poin di kandang.
Di sisi lain, Pisa datang sebagai tim promosi yang penuh kejutan, meskipun belum meraih kemenangan tandang musim ini. Tim asuhan Alberto Gilardino dikenal ulet dan mampu menahan imbang lawan-lawannya, menunjukkan ketahanan yang patut diwaspadai oleh skuad asuhan Cristian Chivu.
Misi Bangkit Inter Milan di Kandang Sendiri
Inter Milan akan menghadapi Pisa dengan tekad kuat untuk bangkit setelah kekalahan 3-1 dari Arsenal di Liga Champions pada Selasa lalu. Hasil tersebut menempatkan mereka di luar delapan besar zona kualifikasi otomatis dengan satu pertandingan tersisa di kompetisi Eropa. Tim asuhan Cristian Chivu kini harus mengalahkan Borussia Dortmund pada Rabu depan demi menjaga asa lolos ke babak selanjutnya secara otomatis.
Fokus utama Nerazzurri kini beralih ke Serie A, di mana mereka berambisi memperlebar keunggulan enam poin di puncak klasemen dengan bermain lebih awal di pekan ke-22 ini. Inter memiliki rekor impresif melawan Pisa, dengan enam kemenangan beruntun, termasuk kemenangan 2-0 pada pertemuan sebelumnya musim ini, dan belum pernah kalah sejak tahun 1987.
Meskipun diterpa badai cedera yang menimpa Denzel Dumfries, Tomas Palacios, Raffaele Di Gennaro, dan Hakan Calhanoglu, Inter tetap optimis. Penyerang andalan mereka, Lautaro Martinez, baru saja mencetak gol penentu kemenangan kedelapannya di Serie A musim ini saat melawan Udinese, menambah koleksi golnya menjadi 11. Lima gol kandang Martinez juga merupakan yang tertinggi bersama di liga, sejajar dengan beberapa nama besar lainnya.