Tanggul Jebol Bawa Material Batu ke Jalan Raya, Jalur Pantura Situbondo Lumpuh Total

Akses utama jalan darat yang menghubungkan Pulau Jawa dan Bali lumpuh total pada Rabu malam (21/1/2026).

oleh Hermawan ArifiantoDiterbitkan 22 Januari 2026, 00:08 WIB
Akses utama jalan darat yang menghubungkan Pulau Jawa dan Bali lumpuh total akibat limpasan air yang membawa batu masuk ke jalan raya, pada Rabu malam (21/1/2026). (Liputan6.com/ Hermawan Arifianto)

Liputan6.com, Situbondo - Akses utama jalan darat yang menghubungkan Pulau Jawa dan Bali lumpuh total pada Rabu malam (21/1/2026). Banjir luapan sungai menerjang kawasan Dusun Kembangsambi, Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, dengan membawa material batu dan pasir yang menutup seluruh badan jalan.

​Peristiwa ini mulai terjadi sekitar pukul 19.30 WIB setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras sejak sore hari. Debit air yang tinggi memicu jebolnya tanggul sungai dari arah pegunungan. Insiden ini berulang pernah terjadi pada tahun sebelumnya.

​"Material batu dan pasir menutup jalan raya akibat tanggul aliran sungai yang kembali jebol," ujar Koordinator Pusdalops BPBD Kabupaten Situbondo Puriono, Rabu (21/1/2026).

​Hingga pukul 21.00 WIB, kata Puriono, kendaraan dari arah Surabaya maupun Banyuwangi tidak dapat melintas. Pihak BPBD telah mengeluarkan imbauan bagi para pengguna jalan untuk segera menepi atau mencari jalur alternatif guna menghindari penumpukan kendaraan yang lebih parah.

"Kami mengimbau untuk menepi bagi kendaraan dari kedua arah untuk menghindari penumpukan kendaraan karena jalan raya Pantura masih terendam air bercampur material batu yang terbawah air," tambahnya

Puriono menambahkan, hingga saat ini belum bisa memastikan berapa rumah dan fasilitas umum lainya yang terdampak akibat banjir  ini. Karena intensitas hujan masih cukup deras 

"Kami terus melakukan pendataan dan pemantauan terutama di jalur Pantura agar tidak terjadi antrean panjang kendaraan," paparnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya