Kalah, Inter Milan akui Alotnya Pertahanan Lapis Baja Arsenal

Inter Milan kalah dari Arsenal karena mereka tidak bisa menembus pertahanan rapat The Gunners.

oleh Serafinus Sapto Prasetyo UnuspasiDiterbitkan 21 Januari 2026, 12:42 WIB
Pemain Inter Milan, Petar Sucic (kiri), mencetak gol pembuka timnya dalam pertandingan fase liga Liga Champions melawan Arsenal di Giuseppe Meazza, Italia, Rabu (21/1/2026). (AP Photo/Luca Bruno)

Liputan6.com, Jakarta - Gelandang Inter Milan, Petar Sucic mengomentari kekalahan timnya dari Arsenal pada dini hari tadi. Ia menyebut bahwa timnya sudah berupaya sekuat tenaga, namun memang pertahanan Arsenal sulit ditembus.

Dini hari tadi, Inter Milan kedatangan tamu spesial di San Siro. Mereka menjamu wakil Inggris, Arsenal, di pertandingan pekan ketujuh league phase Liga Champions 2025/2026.

Di laga ini Inter Milan harus mengakui keunggulan wakil Inggris tersebut. Arsenal berhasil mengalahkan Nerazzurri dengan skor cukup telak, 1-3 di pertandingan ini.

Sucic selaku pencetak gol Inter di laga ini kecewa timnya gagal menang di laga ini. Ia mengakui bahwa Arsenal punya pertahanan yang keras dan itu membuat timnya kesulitan di laga ini.

Simak komentar lengkap Sucic di bawah ini.


Pertahanan Lapis Baja

Pemain Arsenal, William Saliba (kiri), berebut bola dengan pemain Inter Milan, Marcus Thuram, dalam pertandingan fase liga Liga Champions di Giuseppe Meazza, Italia, Rabu (21/1/2026). (AP Photo/Luca Bruno)

Dalam wawancaranya di laman resmi Inter Milan, Sucic mengakui bahwa Arsenal punya pertahanan yang sangat sulit ditembus. Itulah mengapa ia menilai Inter kalah karena mereka tidak bisa memaksimalkan peluang yang mereka dapatkan.

"Mereka (Arsenal) saat ini memiliki lini pertahanan terbaik di Eropa. Itulah mengapa kami harus memaksimalkan setiap peluang yang kami dapatkan," buka Sucic.

"Mereka berhasil mencetak tiga gol dan kami hanya mencetka satu gol hari ini. Saya memang mencetak gol yang bagus, namun itu tidak ada artinya karena gol itu tidak memberikan perbedaan apapun bagi kami."


Penampilan Tidak Buruk, Tapi Hasil Akhir Berbicara

Pemain Arsenal, Gabriel Jesus (kiri), berebut bola dengan pemain Inter Milan, Francesco Acerbi, dalam pertandingan fase liga Liga Champions di Giuseppe Meazza, Rabu (21/1/2026). (AP Photo/Luca Bruno)

Lebih lanjut, Sucic juga menyebut bawha timnya sebenarnya tidak bermain buruk di laga ini. Namun ia menyebut bahwa Inter memang kalah kelas dari sang tamu.

"Mereka (Arsenal) adalah tim yang sangat kuat. Hari ini saya rasa kami bermain dengan cukup bagus sepanjang laga," sambung Sucic.

"Namun masalahnya adalah mereka (Arsenal) memaksimalkan setiap peluang yang mereka dapatkan, sementara kami tidak. Di pertandingan seperti ini, hasil adalah hal yang terpenting dan kami kalah hari ini," pungkasnya.


Mencoba Bangkit Kembali

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, saat melihat tim asuhannya kalah dari Arsenal pada matchday ketujuh Liga Champions 2025/2026, Rabu (21/1/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Luca Bruno)

Inter Milan sendiri berharap mereka bisa lekas bangkit dari kekalahan ini karena mereka ditunggu laga penting di akhir pekan nanti.

La Beneamata akan berhadapan dengan Pisa di lanjutan Serie A 2025/2026 dan Inter harus menang agar mereka tetap menempati puncak klasemen Serie A 2025/2026.

Sumber: Inter Milan FC

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya