Laporan Liputan6.com dari London: Prabowo Ajak Universitas Ternama Inggris Buka Kampus di Indonesia

Dia mengatakan bahwa Indonesia membutuhkan universitas di bidang digital teknologi. Prabowo menjelaskan kerja sama dengan Russel Group ini agar pendidikan dapat sederajat dengan universitas terbaik di dunia.

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 21 Januari 2026, 05:35 WIB
Presiden Prabowo Subianto (Lizsa Egeha/Liputan6.com)

Liputan6.com, London- Presiden Prabowo Subianto mengajak sejumlah universitas ternama Inggris untuk menjalin kerja sama di bidang pendidikan. Salah satunya, dengan mendirikan universitas baru di Indonesia.

Hal ini disampaikan Prabowo saat bertemu dengan Russell Group, sebuah jaringan dari 24 universitas terbaik di Inggris Raya. Pertemuan digelar di Lancaster House, London, Inggris, Selasa (20/1/2026).

"Kita ingin mengajak kerja sama, nanti mereka sudah banyak kerja sama dengan UI (Universitas Indonesia), Gadjah Mada, dengan banyak universitas. Mereka juga sudah punya kampus di kita ada di Singosari ada di Bandung," jelas Prabowo kepada wartawan usai pertemuan di Lancaster House, London, Selasa (20/1/2026).

Dia mengatakan bahwa Indonesia membutuhkan universitas di bidang digital teknologi. Prabowo menjelaskan kerja sama dengan Russel Group ini agar pendidikan dapat sederajat dengan universitas terbaik di dunia.

"Yang kita butuh bidang digital teknologi. Jadi kita ingin mempercepat, kita ingin mengejar, kita harus punya tingkat yang setinggi-tingginya sederajat dengan yang terbaik di dunia," tutur Prabowo.

 

Pendidikan Kunci Keberhasilan Negara

Prabowo meyakini pendidikan merupakan kunci keberhasilan suatu bangsa. Menurut dia, pendidikan terbaik dapat membuat suatu bangsa menjadi sukses.

"Untuk menjadi bangsa yang sukses, kita harus memiliki pendidikan terbaik yang dapat dicapai. Itulah keyakinan saya," ucap Prabowo saat berbicara dalam forum.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo memaparkan berbagai kebijakan pendidikan nasional yang tengah dijalankan pemerintah. Salah satunya yakni pembangunan sekolah berasrama bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu dengan tujuan untuk mengentaskan kemiskinan.

"Saya rasa ini satu-satunya cara untuk memutus apa yang saya sebut, dan yang saya dengar dari para ahli, sebagai lingkaran kemiskinan," ucap Prabowo.

Prabowo menutup pemaparannya dengan menegaskan komitmen pemerintah Indonesia untuk terus membuka ruang kolaborasi internasional. Termasuk dengan universitas-universitas unggulan Inggris, dalam rangka memperkuat kualitas pendidikan, riset, dan pengembangan sumber daya manusia Indonesia.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya