Liputan6.com, Jakarta - Sinetron Cinta Sedalam Rindu kali ini mengisahkan, Revan, Galaxy, Aluna, dan Syela akhirnya berhasil menyelamatkan ayah Syela dari tangan Arman. Sepanjang perjalanan, mereka merayakan keberhasilan itu dengan penuh rasa lega dan bahagia. Revan dengan bangga mengatakan bahwa semua ini bisa terjadi berkat rencana matang yang ia susun bersama Galaxy.
Di sisi lain, Ezra menemui Feli. Ia menggenggam tangan Feli erat sambil mengungkapkan perasaannya, mengatakan betapa besar cintanya kepada gadis itu. Dengan mata berkaca-kaca, Ezra berjanji akan terus berjuang demi merebut kembali hati Felicia.
Advertisement
Mengetahui Ezra mulai kembali mendekati Feli, Marcel diliputi amarah. Ia memacu mobilnya dengan agresif untuk menyalip kendaraan yang ditumpangi Ezra. Ezra pun panik dan langsung menyadari bahwa Marcel berada di balik kejadian itu. Beruntung, Ibrahim sigap membantu dengan menghalangi laju mobil Marcel. Marcel terpaksa mengerem mendadak hingga menabrak gerobak di depannya.
Sementara itu, Arman ternyata sudah mengetahui semua tindakan yang dilakukan Syela dan teman-temannya. Ia menghubungi Syela dan bertanya dengan nada mengancam, “Papa kamu sekarang ada bersama kamu, kan?” Arman kemudian mengatakan bahwa ayah Syela akan batuk darah. Tak lama setelah itu, perkataannya menjadi kenyataan—ayah Syela benar-benar batuk darah. Suasana di dalam mobil seketika berubah menjadi tegang, semua orang terkejut dan panik.