Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PB TI) Mayjen (TNI) Ibrahim Saleh menyambut baik kejuaraan taekwondo internasional Best of The Best yang dihelat Universal Taekwondo Indonesia Profesional (UTI Pro) mulai 28 hingga 30 Juni 2013 di GOR Amongrogo Yogyakarta.
Dia berharap PB TI bisa bersinergi dengan UTI Pro yang disebut-sebut sebagai pecahan dari PB TI. "Ini kan cukup bagus tujuannya untuk meningkatkan prestasi Taekwondo Indonesia , mudah mudahan dari sini bisa melahirkan atlit yang bisa diandalkan ke jenjang Internasional," tuturnya.
Sementara itu, Ketua Umum UTI Pro Ngatino mengharapkan tak ada pengkotak- kotakan antara PB TI dan UTI Pro. Soalnya, keduanya sama-sama ingin memajukan taekwondo Indonesia.” Siapapun atlet Taekwondo Indonesia bisa berkancah dimanapun jadi jangan dikotak-katakan," ujarnya.
Senada dengan Ngatino, Presiden Akademi World Taekwondo Federation (WTF), Yang Jin Soek menyayangkan adanya pelaku-pelaku Taekowondo yang melarang atletnya ikut sebuah kejuaraan. "Sangat tidak layak jika masih ada organisasi yang melarang atlet nya bertanding di suatu event pertandingan," kata Yang Jin Soek.
Advertisement