Liputan6.com, Demak - Sailun Group meresmikan pabrik ban terbarunya di Indonesia. Dioperasikan oleh PT Sailun Manufacturing Indonesia, fasilitas manufaktur ini berlokasi di Kawasan Industri JIPS Blok D1, Desa Wonokerto, Kecamatan Karang Tengah, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.
Kehadiran pabrik ini menjadi tonggak penting dalam strategi ekspansi global Sailun, sekaligus memperkuat peran Indonesia sebagai pusat produksi dan distribusi ban di kawasan Asia, khususnya Asia Pasifik.
Advertisement
Presiden Sailun Group, Xie Xiao Hong, mengatakan Indonesia memiliki posisi strategis dalam peta bisnis perusahaan. Oleh karena itu, Sailun menghadirkan teknologi kelas dunia untuk memberikan solusi produk dengan nilai terbaik bagi konsumen nasional.
“Teknologi inti kami yang terdepan secara global, seperti chemical mixing technology, diterapkan ke seluruh lini produk melalui manufaktur cerdas berskala besar dan produksi lokal,” ujar Xie di Semarang, Jawa Tengah.
Menurutnya, pendekatan tersebut memungkinkan konsumen Indonesia mendapatkan manfaat utama berupa tingkat keselamatan lebih tinggi, efisiensi bahan bakar yang lebih baik, serta daya tahan ban yang optimal dengan biaya lebih ekonomis.
Xie menegaskan, konsep value for money yang diusung Sailun bukan sekadar harga terjangkau, melainkan kesesuaian produk dengan kebutuhan pasar.
Sailun melakukan pengembangan dan optimasi formulasi ban berdasarkan kondisi jalan, iklim, serta karakter kendaraan yang dominan di Indonesia.
“Sebagai contoh, produk batch pertama kami telah dioptimalkan khusus untuk performa di kondisi panas dan curah hujan tinggi,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, setiap rupiah yang dikeluarkan konsumen Indonesia diharapkan memberikan imbal hasil yang andal dan melampaui ekspektasi, berkat dukungan teknologi manufaktur kelas dunia.
Sebagai informasi, Sailun Group yang berdiri sejak 2002 kini menempati peringkat ke-10 produsen ban terbesar dunia berdasarkan laporan Tire Press 2024, serta berada di posisi ke-11 merek ban paling bernilai global menurut Brand Finance 2023.
Dengan jaringan distribusi di lebih dari 180 negara, Sailun mengoperasikan sembilan pabrik manufaktur dan empat pusat riset serta pengembangan di Asia, Eropa, dan Amerika Utara. Fokus utamanya mencakup inovasi teknologi, peningkatan kualitas produk, dan keberlanjutan.
Pertumbuhan bisnis Sailun juga tercermin dari lonjakan penjualan global yang signifikan, dari USD 296 juta pada 2008 menjadi USD 3 miliar pada 2022.
Saat ini, perusahaan memiliki lebih dari 1.500 varian produk ban untuk segmen kendaraan penumpang, kendaraan niaga, hingga aplikasi khusus seperti pertambangan, kehutanan, dan pertanian.
Kapasitas Produksi
Pabrik Sailun di Demak dibangun dengan nilai investasi mencapai USD 251,44 juta. Fasilitas ini akan memproduksi ban radial untuk kendaraan penumpang (PCR), bus dan truk (TBR), serta alat berat (off-the-road atau OTR).
Pada tahap awal, kapasitas produksi tahunan ditargetkan mencapai 3,6 juta ban PCR, 600 ribu ban TBR, dan 37.000 ton ban OTR. Selain memenuhi kebutuhan pasar domestik, pabrik ini juga disiapkan sebagai basis ekspor untuk kawasan Asia Pasifik.
Tak hanya berfungsi sebagai pusat produksi, Sailun Indonesia juga dikembangkan sebagai hub distribusi dan layanan purna jual nasional.
Melalui PT Sailun Tire Indonesia serta dukungan mitra lokal, perusahaan membangun sistem distribusi yang andal untuk menjamin ketersediaan produk, kecepatan pengiriman, dan layanan purna jual yang kompetitif di seluruh Indonesia.
“Dengan beroperasinya basis manufaktur Sailun di Indonesia, kami membangun ekosistem produk dan layanan yang lengkap, mulai dari PCR, TBR, OTR, hingga TUBE dan FLAP, yang berakar pada semangat Made in Indonesia,” kata Direktur Sales & Marketing PT Sailun Tire Indonesia, Eko Supriyatin.
Menurut Eko, kehadiran pabrik ini bukan sekadar perluasan kapasitas produksi, tetapi juga meningkatkan kemampuan Sailun dalam menghadirkan produk dan layanan yang lebih lokal, responsif, serta terintegrasi bagi para mitra.
Momentum peresmian pabrik ini dirayakan melalui agenda 'Smart Manufacturing · Shared Success – Sailun Group Partners Conference', yang menjadi wadah kolaborasi strategis sekaligus menandai dimulainya operasional resmi manufaktur Sailun di Indonesia.
Dengan investasi besar, teknologi mutakhir, dan strategi jangka panjang yang terintegrasi, Sailun Group optimistis kehadirannya di Indonesia akan memberikan kontribusi nyata bagi industri ban nasional, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat daya saing Indonesia dalam rantai pasok otomotif global.