Pesawat ATR 400 Terbang usai Diperiksa Sesuai SOP dari Bandara Adisujipto Yogyakarta Menuju Makssar

Bandara Adisujipto memastikan telah melakukan pemeriksaan sesuai prosedur sebelum keberangkatan peswat ATR 400 dengan registrasi PK-THT yang hilang kontak, Sabtu (17/1/2026).

oleh Kukuh SetyonoDiterbitkan 17 Januari 2026, 18:14 WIB
Pencarian Pesawat ATR 400 Hilang Kontak di Maros

Liputan6.com, Jakarta - Bandara Adisujipto memastikan telah melakukan pemeriksaan sesuai prosedur sebelum keberangkatan peswat ATR 400 dengan registrasi PK-THT yang hilang kontak, Sabtu (17/1/2026) siang. Sesuai jadwal, pesawat ini lepas landas dengan rute Yogyakarta-Makassar pukul 08.08 WIB.

"Saya sampaikan benar pesawat Papakilo Hotel Tanggo yang dioperatori Indonesia Air Transport, tadi pagi berangkat dari Bandara Adisutjipto JOG," kata General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Cabang Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Wibowo Cahyono Soekadi di Bandara Adisutjipto, Yogyakarta.

Wibowo menegaskan pihaknya sudah melakukan semua prosedur pemeriksaan sesuai SOP sebelum keberangkatan. Pemeriksaan pesawat itu meliputi X-ray sampai SCP-nya sudah dilakukan sesuai prosedur yang berlaku di bandara.

"Kemudian di ruang tunggu, setelah itu boarding. Menuju ke Makassar," ucapnya.

Wibowo juga memastikan pesawat tersebut berisikan 10 orang yang terdiri dari 7 awak dan 3 penumpang. Dikonfirmasi mengenai nomor pesawat, apakah ATR 400 atau ATR 42500, Wibowo menyatakan hal itu akan dijelaskan langsung Kementerian Perhubungan.

Dalam Holding Statement yang dikeluarkan, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menerima laporan awal terkait hilangnya kontak (loss contact) pesawat udara jenis ATR 42-500 dengan registrasi PK-THT yang dioperasikan oleh Indonesia Air Transport (IAT), pemegang AOC 034.

Pesawat ATR 42-500 buatan tahun 2000 dengan nomor seri 611 tersebut melaksanakan penerbangan dari Yogyakarta Adi Sucipto (JOG) menuju Makassar Sultan Hasanuddin (UPG), dengan Pilot in Command Capt. Andy Dahananto.

Pesawat Hilang Kontak

Basarnas mengungkapkan pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport yang hilang kontak di Maros, Sulawesi Selatan disewa oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan. Basarnas mendapatkan informasi mengenai pesawat hilang kontak pertama kali pukul 13.17 WITA.

"Pesawat tersebut dioperasikan atau disewa oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)," kata Kepala Operasi Basarnas Makassar Hamsidar kepada wartawan, Sabtu (17/1/2026).

Hamsidar mengatakan, pesawat tersebut membawa 11 orang dengan rincian 8 orang kru dan 3 penumpang. Pesawat sedang dalam penerbangan dari Yogyakarta menuju Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

"Pesawat tersebut membawa total 11 orang, terdiri dari 8 orang kru dan 3 orang penumpang yang berada di dalam pesawat," ujar dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya