Di Bawah Kendali Prinsipal, Ini Rencana Besar Kia di Indonesia

CEO Kia Sales Indonesia, Jong Sung Park, menilai Indonesia sebagai pasar dengan karakter yang sangat beragam, sejalan dengan dinamika industri otomotif global

oleh Septian PamungkasDiterbitkan 15 Januari 2026, 19:43 WIB
Kia menyiapkan sejumlah model baru untuk pasar Indonesia. (Liputan6.com / Septian Pamungkas)

Liputan6.com, Jakarta - Kia kembali melakukan transformasi besar di pasar otomotif nasional. Setelah sebelumnya dikelola oleh PT Kreta Indo Artha, kini merek asal Korea Selatan tersebut resmi berada langsung di bawah kendali prinsipal melalui operasional PT Kia Sales Indonesia (KSI) sebagai agen pemegang merek (APM) Kia di Tanah Air.

Peralihan lisensi dan pengelolaan ini menjadi bagian dari strategi global Kia untuk memperkuat eksistensinya di pasar-pasar utama dunia, termasuk Indonesia. Langkah tersebut sekaligus menandai fase baru perjalanan Kia di kawasan Asia Pasifik.

CEO Kia Sales Indonesia, Jong Sung Park, menilai Indonesia sebagai pasar dengan karakter yang sangat beragam, sejalan dengan dinamika industri otomotif global. Karena itu, momen transisi ini memiliki arti strategis bagi pertumbuhan Kia ke depan.

“Indonesia merupakan pasar yang penting bagi Kia. Hari ini bukan hanya tentang transisi organisasi, tetapi tentang memperkuat komitmen jangka panjang kami untuk tumbuh dan berkontribusi secara berkelanjutan di Indonesia,” ujar Jong Sung Park.

Sebagai prinsipal baru, Kia Sales Indonesia (KSI) akan mengelola seluruh aktivitas penjualan dan pemasaran Kia di Indonesia. Dengan struktur yang lebih terfokus, KSI diharapkan mampu mempercepat pengambilan keputusan strategis, memperkuat kedekatan dengan konsumen, serta menghadirkan pengalaman kepemilikan kendaraan Kia yang lebih relevan dengan kebutuhan pasar domestik.

Jong Sung Park menegaskan, fase baru ini dibangun di atas fondasi yang telah ada, dengan semangat keberlanjutan dan pertumbuhan jangka panjang.

“Kami melanjutkan perjalanan Kia di Indonesia dengan membawa semangat baru, sekaligus menjaga kesinambungan nilai dan kepercayaan yang telah dibangun. Fokus kami adalah pertumbuhan jangka panjang yang sehat dan relevan dengan pasar Indonesia,” jelasnya.

Ke depan, Kia menargetkan pertumbuhan berkelanjutan sebagai merek global yang menawarkan desain progresif, teknologi inovatif, serta solusi mobilitas yang selaras dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

Target yang Dibidik

Keseriusan tersebut juga ditunjukkan melalui target penjualan yang cukup ambisius. Managing Director Kia Sales Indonesia, Bayu Riyanto, mengungkapkan pihaknya membidik penjualan hingga 40.000 unit kendaraan pada 2030.

“Kami berharap bisa menjual 40.000 unit sampai 2030. Target ini bukan sekadar angka, dan kami akan fokus memasarkan produk SUV dan MPV,” kata Bayu.

Tak hanya dari sisi produk, Kia juga akan memperkuat layanan purna jual dengan memperluas jaringan dealer, meningkatkan kecepatan distribusi suku cadang, serta memastikan harga yang lebih terjangkau bagi konsumen.

Dalam jangka menengah, Kia berencana menghadirkan lebih banyak model baru, membangun 100 jaringan dealer di berbagai wilayah Indonesia, serta menjadikan Indonesia sebagai basis produksi kendaraan untuk kebutuhan ekspor.

Salah satu langkah konkret yang tengah disiapkan adalah produksi MPV listrik yang akan dirakit secara lokal di pabrik Hyundai di Cikarang, Jawa Barat, pada akhir tahun ini.

“Kia tidak sekadar lewat. Kami menunjukkan keseriusan dengan menjadikan Indonesia sebagai basis produksi kendaraan dan hub ekspor,” tutup Bayu.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya