Istana Beberkan Koreksi Prabowo untuk Pembangunan IKN

Istana membocorkan koreksi desain dan fungsi yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto untuk Ibu Kota Nusantara (IKN).

oleh Tim NewsDiterbitkan 15 Januari 2026, 14:19 WIB
Ibu Kota Nusantara (IKN).

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membocorkan koreksi desain dan fungsi yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto untuk Ibu Kota Nusantara (IKN). Prasetyo mengatakan, salah satu ide Prabowo untuk IKN adalah penambahan embung air untuk menyimpan cadangan air.

Embung merupakan bangunan penampung air buatan berbentuk kolam atau cekungan kecil yang berfungsi menyimpan kelebihan air hujan di musim penghujan untuk digunakan saat musim kemarau, mendukung pertanian (irigasi), memenuhi kebutuhan air bersih, ternak, serta mencegah banjir dan erosi.

"Desain itu kan dalam artian luas juga ya. Termasuk fungsi itu kan misalnya sebuah kawasannya ini perlu diperhatikan desainnya dan fungsinya, contoh misalnya penambahan embung-embung," kata Prasetyo kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/1).

Dia menjelaskan, penambahan embung-embung itu karena melihat cuaca atau iklim di wilayah tersebut. "Karena di sana kan masalah iklim, itu kan satu panas, kedua ada potensi karena di wilayah yang pulau yang banyak hutan, ada juga potensi kebakaran hutan," jelasnya.

"Jadi diminta untuk itu juga dipikirkan desain-desain untuk mengantisipasi dan kemarin kepala OIKN melaporkan sudah ada beberapa yang metode dipasang sensor. Ini diminta uji coba terus," pungkasnya.

Prabowo Koreksi IKN

Sebelumnya, Prabowo menyampaikan koreksi desain dan fungsi saat melakukan kunjungan perdana ke IKN sebagai Presiden RI.

"Jadi tadi masih ada beberapa hal yang Bapak Presiden memberikan koreksi terhadap pertama misalnya mengenai desain, mengenai fungsi, dan diminta terus menerus OIKN dan Kementerian PU untuk memperbaiki," tutur Mensesneg Prasetyo Hadi di Malang, Jawa Timur, Selasa (13/1).

Ketua OIKN, Mochamad Basuki Hadimuljono memaparkan progres pembangunan IKN kepada Prabowo dalam momen peninjauan.

"Bapak Presiden memang sejak awal memberikan penekanan untuk percepatan proses pembangunan fasilitas yang akan dipergunakan untuk legislatif maupun yudikatif, yang harapannya bisa selesai di tahun 2028," jelas Prasetyo.

Presiden Prabowo Subianto sempat bermalam di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur (Kaltim), pada Senin, 12 Januari 2026. Kunjungannya ke sana menjadi yang perdana sejak dilantik sebagai Presiden RI.

Liputan6.com berkesempatan mengikuti giat kunjungan kerja Prabowo selama di Pulau Borneo, mulai dari Banjarbaru, Kalimantan Selatan dan Balikpapan, Kalimantan Timur. Sebelum meninggalkan IKN menuju agenda selanjutnya di Malang, awak media berkeliling secara terbatas di sana.

Berdasarkan pantauan, Selasa (13/1), kondisi IKN di awal tahun 2026 ini terlihat semakin berkembang, khususnya titik pembangunan akses jalan. Dibandingkan dengan 2024 lalu, wajah calon ibu kota baru Indonesia ini menunjukkan kondisi yang lebih tertata, rapi, dan hidup.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya