Chelsea Ternyata Sempat Dapat Penolakan dari Luis Enrique

Luis Enrique dikabarkan pernah menolak kesempatan menangani Chelsea karena melihat adanya masalah struktural serius di dalam klub.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 15 Januari 2026, 12:37 WIB
Luis Enrique ternyata pernah menolak pinangan Chelsea. (AFP/Odd Andersen)

Liputan6.com, Jakarta - Chelsea kembali disorot bukan karena prestasi di lapangan, melainkan persoalan di balik layar. Mantan pelatih Barcelona dan PSG, Luis Enrique, dikabarkan pernah menolak kesempatan menangani The Blues karena melihat adanya masalah struktural serius di dalam klub.

Luis Enrique sempat masuk radar Chelsea sebelum klub London Barat itu menunjuk Mauricio Pochettino pada 2023. Saat itu, pelatih asal Spanyol tersebut bahkan sudah menjalani proses wawancara langsung dengan jajaran pemilik klub di pusat latihan Cobham.

Namun, alih-alih menerima tawaran, Enrique justru memilih menyingkir dan beberapa bulan kemudian resmi menukangi PSG.

Keputusan tersebut terbukti tepat. Dalam dua tahun terakhir, Enrique meraih sembilan trofi mayor bersama PSG, termasuk gelar Liga Champions yang prestisius pada akhir musim lalu. Sebuah kontras besar jika dibandingkan dengan kondisi Chelsea yang terus dilanda ketidakstabilan manajerial.


Alasan Enrique Tolak Chelsea

Ekspresi pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, saat laga melawan Barcelona pada lanjutan Liga Champions 2025/2026 di Estadi Olimpic Lluis Companys, Barcelona, Kamis (2/10/2025) dini hari WIB. (Josep Lago/AFP) AFPForum

Jurnalis sepak bola ternama, Graham Hunter, mengungkapkan alasan di balik penolakan Luis Enrique terhadap Chelsea. Dalam wawancaranya bersama talkSPORT, Hunter menyebut Enrique sudah “membaca” masalah internal klub sejak kunjungan pertamanya ke Cobham.

“Luis Enrique menjalani wawancara yang sangat sukses dengan Clearlake di Cobham untuk pekerjaan di Chelsea, lalu dia berkata, ‘Saya tidak akan mengambil pekerjaan itu’,” ujar Hunter.

“Dia melihat apa yang sekarang dialami Enzo Maresca. Saya tahu karena dia sendiri yang menceritakannya kepada kami saat pembuatan dokumenter.”

Menurut Hunter, Enrique menilai adanya campur tangan berlebihan dari pemilik klub serta struktur manajemen yang terlalu gemuk.“Dia melihat pemilik yang terlalu ikut campur, ada puluhan direktur olahraga… masalah besar sudah menunggu,” tambahnya.


Xabi Alonso Bakal Tolak Chelsea

Penyerang Real Madrid asal Brasil #07, Vinicius Junior, berjalan melewati pelatih Real Madrid asal Spanyol, Xabi Alonso, saat ia digantikan dalam pertandingan Liga Spanyol antara Real Madrid CF dan FC Barcelona di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, pada 26 Oktober 2025. (Oscar DEL POZO/AFP)

Hunter juga memperluas analisanya dengan menyebut bahwa kondisi tersebut membuat Chelsea kurang menarik bagi pelatih top lain, termasuk Xabi Alonso

Pelatih yang baru saja meninggalkan Real Madrid setelah kalah 2-3 dari Barcelona itu diyakini tidak akan tertarik menangani Chelsea karena minimnya kendali yang diberikan kepada pelatih kepala.

“Xabi Alonso tidak akan memilih Chelsea,” tegas Hunter.“Kalau saya salah, panggil saya kembali dan permalukan saya saat Alonso menjadi manajer Chelsea. Itu tidak akan terjadi.”

Menurut Hunter, Alonso berada di posisi kuat untuk memilih klub ideal berikutnya. “Ini pasar penjual ketika Anda adalah Xabi Alonso. Setelah pengalamannya yang pahit di klub yang ia cintai, dia akan jauh lebih selektif ke depannya,” jelasnya.


Era Baru Chelsea

Pelatih Chelsea, Liam Rosenior. (Dok. Chelsea FC)

Pengungkapan ini muncul hampir dua pekan setelah kepergian Enzo Maresca dari kursi pelatih Chelsea. Pelatih asal Italia itu dipecat menyusul konflik terbuka dengan pejabat klub.

Sebagai pengganti, Chelsea telah menunjuk Liam Rosenior sebagai manajer anyar sejak pekan lalu.

Situasi ini kembali menegaskan bahwa tantangan terbesar Chelsea saat ini bukan hanya membangun skuad kompetitif, tetapi juga merapikan fondasi manajemen agar klub kembali menarik bagi pelatih-pelatih elite Eropa.

Sumber: talkSPORT


Klasemen Liga Inggris 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya