Prabowo Kumpulkan 1.200 Rektor hingga Guru Besar Universitas, Prof Stella: Dana Riset Naik 218 Persen

Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan 1.200 akademisi di Istana Negara Jakarta, Kamis (15/1/2026).

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 15 Januari 2026, 09:36 WIB
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Stella Chistie. Foto: Nur Habibie

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan 1.200 akademisi di Istana Negara Jakarta, Kamis (15/1/2026). Akademisi yang hadir antara lain rektor, guru besar dan pimpinan kampus negeri maupun swasta dari seluruh Indonesia.

Berdasarkan pantauan Liputan6.com, para rektor, guru besar, hingga pimpinan tinggi Perguruan Tinggi tiba di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta sejak pukul 08.00 WIB. Mereka tampak mengenakan jas almamater dari kampusnya masing-masing.

BACA JUGA: Usai Gibran, Giliran Prabowo Kunjungi Gorontalo, Ada Apa?

"Pada hari ini, Bapak Presiden mengumpulkan sekitar yang sudah hadir ini 1.200 pada hari ini. Jadi banyak sekali yang hadir," kata Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Stella Chistie di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Menurut dia, ini kali keduanya Prabowo mengumpulkan para akademisi sejak memimpin Indonesia. Stella menyebut Prabowo dan para rektor, dekan, hingga guru besat akan melakukan dialog khusus terkait sejumlah hal.

"Yang pertama sudah terjadi tahun lalu, dan sepanjang pengetahuan saya, sepanjang sejarah ini, tidak pernah seorang Presiden mengumpulkan para akademisi dari universitas yang sangat kita, sangat kita senangi dan kita banggakan bahwa ini terjadi dialog khusus," jelasnya.

Stella tak menjelaskan secara rinci isu yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut. Kendati begitu, dia menuturkan bahwa para guru besar yang dikumpulkan hari ini dikhususkan bagi bidang sosial humaniora.

"Jadi kepada para saudara-saudara akademisi yang merasa mungkin agak khawatir bahwa sosial humaniora tidak diperhatikan, tidak benar. Justru khusus hari ini Bapak Presiden mengumpulkan sosial humaniora," tutur Stella.

Dana Riset Naik 218 Persen

Stella menyampaikan ada dua pembahasan yang dibahas Prabowo bersama para guru besar. Salah satunya dana riset naik menjadi 218 persen.

"Di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo Subianto, dana riset Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi itu meningkat 218 persen. Ini banyak sekali peningkatannya dalam satu tahun di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo Subianto," jelasnya.

Topik kedua yang dibahas adalah upaya pemerintah memperjuangkan pemberian insentif bagi peneliti atau dosen yang melakukan penelitian lewat hibah riset.

"Ini sudah tidak diperbolehkan beberapa tahun, tetapi akhirnya di bawah kementerian kami, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ini berhasil," ungkapnya.

Stella berjanji akan memperjuangkan dana finansial ini dan tercatat waktu paparannya di ITB pada 16 Desember 2024.

"Jadi dua bulan selesai bekerja saya berjanji saya akan memperjuangkan ini, dan janji ditepati. Desember 2025 janji ini ditepati dan sejak 2026 akan mendapatkan insentif finansial langsung kepada dosen peneliti yang memenangkan dana hibah dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi," pungkasnya.

Reporter: Nur Habibie

Sumber: Merdeka.com

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya