5 Rekomendasi Alat Dapur Manual yang Praktis untuk Kegiatan Masak Sehari-hari

Artikel ini membahas lima rekomendasi alat dapur manual yang praktis, hemat listrik, dan mempermudah proses memasak harian.

oleh Muhammad Farih FananiDiterbitkan 15 Januari 2026, 09:00 WIB
chopper manual Gemini AI

Liputan6.com, Jakarta - Memasak di rumah sering dianggap melelahkan karena banyak alat dapur yang rumit, bising, atau butuh daya listrik. Padahal, ada banyak alat dapur manual yang bisa menggantikan fungsi alat elektrik dengan hasil yang sama baiknya. Selain lebih hemat energi, alat manual juga mudah dibersihkan dan tidak ribet soal perawatan.

Dalam dua tahun terakhir, banyak ibu rumah tangga, anak kos, hingga pecinta masak sederhana lebih memilih alat manual. Alasannya beragam, mulai dari fleksibilitas, daya tahan, hingga kemudahan digunakan tanpa perlu stop kontak. Bahkan, beberapa alat manual justru bekerja lebih cepat karena langsung dikontrol oleh tangan.

Liputan6 akan memberikan rekomendasi alat dapur manual yang benar-benar berguna, bukan sekadar pajangan. Kelima alat ini berfokus pada fungsi dalam memasak, seperti memotong, menggiling, mencampur, dan mengolah bumbu. Simak ulasan lengkapnya sebagai berikut, Rabu (14/1/2026).

1. Chopper Manual Penarik (Manual Food Chopper)

Freemir Manual Chopper, Penggilingan Manual Tanpa Listrik atau Baterai. Foto:

Chopper manual penarik menjadi alat favorit banyak orang karena fungsinya serbaguna. Dengan sistem tali penarik, bahan yang dimasukkan akan tercacah dalam hitungan detik tanpa perlu listrik. Tekanannya bisa disesuaikan, sehingga hasil cacahan mulai dari kasar hingga halus. C

hopper ini efektif untuk bawang, cabai, tomat, hingga sayuran kecil lain tanpa membuat mata perih atau dapur berantakan. Selain itu, wadahnya mudah dibuka dan dibersihkan setelah dipakai, tidak seperti blender elektrik yang punya banyak komponen. Kapasitasnya juga bervariasi, cocok untuk kebutuhan rumahan.

Bagi yang sering membuat sambal, bumbu tumisan, atau salad, alat ini sangat membantu karena menghemat waktu potong manual. Chopper manual juga aman dipakai anak yang sedang belajar masak, karena tidak memiliki mata pisau yang berputar dengan motor listrik. Selain murah, alat ini dapat bertahan lama jika dirawat dengan baik.

2. Alat Parut Serbaguna (Grater Multi-Function)

Alat Parut Serbaguna: Lazada

Alat parut manual merupakan alat dapur sederhana tetapi sangat krusial. Parutan serbaguna biasanya memiliki beberapa sisi atau kepala parut yang berbeda ukuran. Fungsinya bisa untuk memarut keju, wortel, kelapa muda, hingga bawang putih dalam waktu singkat.

Keunggulan dari parut manual adalah tidak memerlukan tenaga listrik dan bisa langsung digunakan di atas piring atau wadah. Hasil parutannya juga cenderung lebih segar karena tidak terlalu lama terpapar panas. Untuk kebutuhan garnis, topping, atau bahan masakan, alat ini sangat efektif.

Selain itu, parutan manual mudah dicuci dan tidak membutuhkan perawatan khusus. Jika ingin lebih praktis, pilih model dengan wadah penampung agar hasil parutan tidak berantakan. Alat ini kecil, ringan, dan bisa disimpan di laci dapur tanpa memakan ruang.

3. Alat Penggiling Bumbu Ulek (Cobek dan Ulekan)

Ilustrasi Cabai Cobek Ulekan Sambal / Freepik by jcomp

Cobek dan ulekan adalah alat tradisional yang tidak tergantikan untuk mengolah rasa. Banyak bumbu masakan Indonesia seperti sambal, bumbu pecel, atau bumbu rendang yang lebih harum jika diulek manual. Tekanan dan panas alami saat mengulek membantu minyak alami rempah keluar lebih maksimal.

Dari segi bahan, cobek tersedia dalam seperti batu, kayu, atau tanah liat. Cobek batu biasanya jadi pilihan favorit karena permukaannya kokoh dan tidak mudah aus. Sementara ulekan kayu agar lebih nyaman saat digunakan dalam waktu lama.

Bagi pecinta masakan Nusantara, alat ini wajib ada di dapur. Selain hasil rasa yang lebih otentik, cobek dan ulekan tidak membutuhkan listrik, mudah dibilas, dan awet hingga puluhan tahun. Cobek ukuran kecil cocok untuk masakan rumahan yang porsinya tidak terlalu besar.

4. Whisk Manual (Pengaduk Telur dan Adonan)

haluskan pisang menggunakan garpu atau hand whisk/copyright freepik.com/freepik

Whisk manual menjadi alat penting terutama bagi yang suka membuat baking sederhana. Fungsinya untuk mengocok telur, mencampur cairan, membuat saus, atau mencampur adonan ringan. Bentuk kawatnya membantu udara masuk sehingga bahan lebih menyatu dan mengembang.

Dibanding mixer listrik, whisk lebih mudah dibawa dan digunakan kapan saja tanpa stop kontak. Setelah selesai, alat ini cukup dibilas dengan sabun tanpa perlu membongkar komponen. Fleksibilitas inilah yang membuat whisk sering dipakai untuk masak cepat seperti telur kocok atau dressing salad.

Untuk hasil maksimal, pilih whisk berbahan stainless steel agar kuat dan tidak mudah berkarat. Panjang gagang juga penting supaya nyaman digenggam. Alat ini kecil tetapi punya fungsi besar bagi dapur rumahan.

5. Saringan Stainless (Strainer Serbaguna)

Saringan Stainless: Lazada

Saringan manual termasuk alat dapur yang terlihat sederhana, tetapi fungsinya banyak. Mulai dari menyaring mie, mencuci sayuran kecil, memisahkan ampas jus, hingga menyaring minyak dan tepung. Saringan juga membantu mempermudah alur memasak agar lebih rapi dan higienis.

Material stainless lebih disarankan karena tahan panas dan mudah dicuci. Beberapa strainer memiliki bentuk cekung, sementara yang lain datar untuk fungsi pengayakan. Keduanya sama-sama bermanfaat tergantung kebutuhan dapur.

Keberadaan strainer membantu mengurangi penggunaan tisu dapur dan mempercepat proses persiapan bahan. Alat ini tidak memakan tempat dan cocok digunakan pada hampir semua jenis masakan harian.

People Also Ask

1. Apakah alat dapur manual lebih hemat?

Jawaban: Ya, alat manual tidak butuh listrik dan biaya perawatannya rendah.

2. Apakah chopper manual kuat untuk bawang dan cabai?

Jawaban: Sangat kuat, justru alat ini populer karena efisien untuk bumbu sambal.

3. Bahan cobek yang paling bagus apa?

Jawaban: Cobek batu banyak dipilih karena kokoh dan tidak mudah aus.

4. Apakah whisk bisa menggantikan mixer?

Jawaban: Untuk tugas ringan bisa, tapi untuk adonan berat tetap butuh mixer.

5. Kenapa alat manual semakin populer?

Jawaban: Karena lebih praktis, hemat energi, awet, dan mudah digunakan di dapur kecil.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya