Komentar Lama Michael Carrick Soal Kobbie Mainoo Mencuat, Kesempatan untuk Bangkit di MU?

Kutipan lama Michael Carrick soal Kobbie Mainoo kembali mencuat seiring penunjukannya sebagai pelatih interim Manchester United hingga akhir musim.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 14 Januari 2026, 04:44 WIB
Selebrasi gelandang Manchester United, Kobbie Mainoo setelah mencetak gol keempat ke gawang Wolverhampton Wanderers pada laga pekan ke-22 Premier League 2023/2024 di Molineux Stadium, Wolverhampton, Kamis (1/2/2024). (PA via AP Photo/Bradley Collyer)

Liputan6.com, Jakarta - Nama Kobbie Mainoo kembali menjadi sorotan di Manchester United, kali ini bukan karena performa di lapangan, melainkan karena konteks perubahan kepemimpinan. Pemecatan Ruben Amorim dan penunjukan Michael Carrick membuka fase baru di Old Trafford.

Michael Carrick bersiap mengambil alih tim hingga akhir musim. Di saat yang sama, sejumlah pernyataannya di masa lalu tentang pentingnya pemain akademi kembali diperbincangkan.

Bagi Mainoo, momen ini datang setelah periode sulit yang membuat masa depannya sempat dipertanyakan. Pergantian pelatih memberi harapan baru di tengah situasi yang sebelumnya terasa buntu.


Mainoo di Tengah Perubahan Kepemimpinan

Sebagai salah satu klub yang memiliki akademi pemain muda terbaik di Eropa, Manchester United telah banyak mengorbitkan para alumnus akademinya untuk bermain di tim senior. Seperti pada musim 2023/2024, tercatat ada beberapa pemain hasil didikan akademi Setan Merah yang menghuni skuad MU musim ini untuk bermain di Premier League. Lima di antaranya telah mencetak gol di Premier League musim ini. Siapa saja? Ini dia daftar kelimanya. (AFP/Ben Stansall)

Manchester United akan ditangani Michael Carrick sebagai pelatih interim hingga akhir musim setelah Ruben Amorim dipecat. Penunjukan ini terjadi usai hasil imbang Liga Inggris melawan Leeds di Elland Road.

Amorim meninggalkan Old Trafford setelah masa jabatan yang berat. Periode tersebut mencatatkan finis terburuk klub di era Liga Inggris dan kesulitan tim beradaptasi dengan formasi 3-4-3 pilihannya.

Kobbie Mainoo menjadi salah satu pemain yang terdampak. Ia hanya mencatatkan 221 menit bermain di Liga Inggris musim ini dan cuma menjadi starter sekali, yakni saat kekalahan memalukan di Piala Liga dari Grimsby.


Spekulasi Masa Depan Kobbie Mainoo

Gelandang Manchester United asal Inggris bernomor punggung 37, Kobbie Mainoo, melakukan pemanasan sebelum pertandingan Liga Inggris antara Burnley dan Manchester United di Turf Moor, Burnley, barat laut Inggris pada 7 Januari 2026. (Oli SCARFF/AFP)

Minimnya waktu bermain memicu spekulasi soal masa depan Mainoo. Situasi itu semakin disorot ketika saudara tirinya terlihat mengenakan kaus bertuliskan “Free Kobbie Mainoo” di Old Trafford pada laga imbang 4-4 melawan Bournemouth pada Desember.

Perubahan pendekatan dan formasi kini diperkirakan akan terjadi di bawah Carrick. Kondisi ini membuka peluang bagi Mainoo untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak pada paruh kedua musim.

Kesempatan tersebut juga memberinya ruang untuk membuktikan diri layak menjadi pilihan reguler di starting XI, sesuatu yang sulit ia dapatkan sebelumnya.


Komentar Carrick dan Tantangan Awal

Michael Carrick sebelumnya pernah menyampaikan pandangannya tentang pentingnya pemain akademi di tim utama. Ia menegaskan hal itu saat berbicara dengan Rio Ferdinand pada Juli 2025 lalu.

“Untuk sebuah klub memiliki pemain yang tumbuh dari akademi, yang mengenal klub dan benar-benar merasakannya, United harus punya elemen itu. Selalu begitu, dan seharusnya selalu begitu."

"Dengan talenta yang sudah ia tunjukkan, Anda harus punya pemain seperti itu, yang bisa Anda katakan, ‘Baik, mereka mengerti. Mereka tahu. Mari kita bantu mereka, bangun mereka, dan tetap percaya.’ Pasti ada tempat untuknya di sini.”

Carrick akan langsung dihadapkan pada jadwal berat. United hanya meraih dua kemenangan dari delapan laga terakhir di semua kompetisi, lalu harus menjamu Manchester City sebelum bertandang ke markas Arsenal.

Pengalaman Carrick pada periode interim sebelumnya memberi sedikit modal. Ia mencatatkan dua kemenangan dan satu hasil imbang dari tiga laga pada 2021, dan kini dihadapkan pada tugas mengangkat kembali tim yang baru saja tersingkir dari Piala FA oleh Brighton.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya