Harga Emas Antam Berpeluang Tembus Rp 2,7 Juta Pekan ini!

Pengamat memprediksi harga emas Antam berpeluang lanjut naik menuju level Rp 2.630.000 per gram. Tren bullish ini didorong oleh harga emas dunia.

oleh Tira SantiaDiterbitkan 13 Januari 2026, 13:00 WIB
Analis melihat potensi penguatan ke arah resistance baru. Jika emas dunia menembus USD 4.550, maka harga emas Antam diprediksi bakal menguji level teknikal penting di Rp 2.630.000. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Pengamat Ekonomi, Mata Uang, dan Komoditas Ibrahim Assuaibi menilai sentimen pasar saat ini masih condong ke arah bullish, didorong oleh ketidakpastian global dan minat investor terhadap aset lindung nilai seperti emas. Artinya, menurut Ibrahim harga emas Antam berpeluang melanjutkan tren kenaikan seiring dengan penguatan emas dunia yang masih solid.

Adapun pada penutupan perdagangan terakhir, harga emas dunia tercatat berada di kisaran USD 4.509 per troy ons. Sementara itu, harga logam mulia di dalam negeri ditutup di level Rp 2.602.000 per gram.

Menurut Ibrahim, selama emas dunia mampu bertahan di zona penguatan, harga emas Antam akan tetap bergerak searah.

"Untuk harga emas dunia, saya melihat bahwa penutupan pasar di hari Sabtu (10/1) itu di USD 4.504, untuk logam mulia sendiri ditutup di Rp 2.602.000," kata Ibrahim dalam keterangannya, Selasa (13/1/2026).

Dalam jangka pendek, pasar mencermati level Rp 2.630.000 per gram sebagai resistance awal yang harus ditembus emas Antam. Level ini diperkirakan akan diuji apabila harga emas dunia mampu bergerak naik ke area USD 4.550 per troy ons.

Ibrahim menjelaskan bahwa tembusnya level Rp 2.630.000 akan menjadi sinyal teknikal penting. Jika harga mampu bertahan di atas area tersebut, maka peluang kenaikan lanjutan akan semakin terbuka, seiring meningkatnya kepercayaan pelaku pasar.

"Itu pada saat resisten pertama di USD 4.550 harga logam mulianya itu di Rp2.630.000," ujarnya.

 

Peluang Tembus Rp 2,7 Juta Terbuka Lebar

Di Pegadaian, pada Rabu (14/5/2025), harga emas yang dijual mengalami penurunan pada setiap jenisnya. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Apabila tren penguatan emas dunia berlanjut hingga akhir pekan, Ibrahim memproyeksikan harga emas Antam berpeluang besar menembus level psikologis Rp 2.700.000 per gram.

Kenaikan tersebut akan sangat dipengaruhi oleh pergerakan emas global menuju area USD 4.600 per troy ons. Selain itu, stabilitas nilai tukar rupiah juga menjadi faktor penting yang akan menentukan seberapa besar transmisi kenaikan harga global ke pasar domestik.

"Kemudian sampai akhir pekan ada kemungkinan besar harga emas Dunia itu di USD 4.600 per troy on. Kemudian Logamulianya kemungkinan akan tembus level Rp 2.700.000," pungkasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya