Fulham vs Chelsea: Kartu Merah Cucurella Ubah Segalanya di Craven Cottage

Chelsea kalah 1-2 dari Fulham di derby London Barat dan makin tertinggal dalam perebutan tiket ke Liga Champions.

oleh Dimas Satria NugrohoDiterbitkan 08 Januari 2026, 13:40 WIB
Pemain Chelsea, Marc Cucurella (kiri), dan pemain Fulham, Timothy Castagne, berebut bola dalam pertandingan Liga Inggris di Craven Cottage, Kamis (8/1/2026). (AP Photo/Dave Shopland)

Liputan6.com, London - Chelsea harus menelan kekalahan menyakitkan saat bertandang ke markas Fulham dalam derbi London Barat, di lanjutan Liga Inggris Kamis (8/1/2026) dini hari WIB.

Bermain di Craven Cottage, The Blues tumbang 1-2 setelah harus jalani sebagian besar laga dengan sepuluh pemain. Momen krusial terjadi di babak pertama ketika Marc Cucurella melakukan pelanggaran fatal terhadap Harry Wilson dan langsung diganjar kartu merah.

Insiden itu benar-benar mengubah arah pertandingan. Padahal sebelum kejadian tersebut, Chelsea tampil cukup menjanjikan dan nyaris unggul lewat peluang Andrey Santos dan Moises Caicedo.

Pelatih baru The Blues, Liam Rosenior, hanya bisa menyaksikan dari tribun bagaimana timnya perlahan kehilangan kendali dan akhirnya kalah dalam laga yang seharusnya bisa mereka menangkan.


Fulham Tunggu Momen Chelsea Hilang Kendali

Liam Rosenior (kiri) menyaksikan laga Chelsea kontra Fulham, di mana The Blues kandas 1-2. (Adrian Dennis / AFP)

Setelah kartu merah Cucurella, Fulham mulai lebih leluasa dan berani menekan. Chelsea dipaksa bertahan lebih dalam dan kehilangan keseimbangan permainan.

Fulham sempat cetak gol di masa injury time babak pertama melalui Harry Wilson, tetapi dianulir karena offside. Namun, tekanan tuan rumah akhirnya berbuah hasil di awal babak kedua. Umpan silang Sander Berge disambut sundulan Raul Jimenez yang lolos dari kawalan Trevoh Chalobah dan mengoyak gawang Robert Sanchez.

Chelsea yang kekurangan pemain mencoba bertahan sambil menunggu peluang serangan balik, tetapi Fulham tampak lebih tenang dan disiplin dalam memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.


Delap Bangkit, Pertahanan Malah Rapuh

Kiper Fulham, Bernd Leno (kiri), mencoba menepis bola dalam pertandingan Liga Inggris melawan Chelsea di Craven Cottage, Kamis (8/1/2026). (AP Photo/Dave Shopland)

The Blues sempat tunjukkan karakter saat berhasil menyamakan kedudukan. Berawal dari situasi bola mati, Liam Delap bereaksi paling cepat memanfaatkan bola pantul dan mencetak gol penyeimbang. Striker muda itu tampil luar biasa, bekerja keras sendirian di lini depan meski timnya bermain dengan sepuluh pemain. Sayangnya, pertahanan Chelsea kembali mengecawakan.

Robert Sanchez sempat melakukan beberapa penyelamatan penting, tetapi akhirnya tak mampu mencegah gol penentu kemenangan setelah memanfaatkan bola muntah di tepi kotak penalti. Gol memupus harapan Chelsea untuk membawa pulang poin.


Pukulan Telak Chelsea di Perebutan Posisi

Pemain Chelsea, Marc Cucurella, meninggalkan lapangan setelah diganjar kartu merah saat melawan Fulham pada pekan ke-21 Premier League di Stadion Craven Cottage, Kamis (8/1/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Dave Shopland)

Kekalahan ini terasa makin pahit karena datang di momen krusial persaingan papan atas. The Blues kini tertinggal dalam perburuan tiket Liga Champions, dengan Fulham menyamai perolehan poin mereka dan Brenford unggul dua angka.

Penampilan sepuluh pemain Chelsea sebenarnya patut diapresiasi, tetapi kesalahanindividu kembali jadi cerita utama. Cucurella menjadi sorotan dengan nilai terendah, sementara lini tengah kehilangan kontrol dan pertahanan gagal menjaga fokus. Bagi Liam Rosenior, ini jadi gambaran awal beratnya pekerjaan di Stamford Bridge, potensi tetap ada, tapi kesalahan kecil terus dibayar mahal.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya