25 Ide Jualan Camilan untuk Ibu-Ibu Komplek 2026, Peluang Usaha Rumahan yang Menjanjikan

Mencari ide jualan camilan untuk ibu-ibu komplek 2026 yang menjanjikan? Temukan 25 pilihan camilan rumahan, dari tradisional hingga kekinian, yang siap mendatangkan cuan dari dapur Anda.

oleh Fitriyani Puspa SamodraDiterbitkan 09 Januari 2026, 06:00 WIB
Ide Jualan Camilan untuk Ibu-Ibu Komplek 2026 (Sumber: gemini.com)

Liputan6.com, Jakarta - Di lingkungan komplek perumahan, camilan bukan sekadar makanan selingan, tetapi sudah menjadi bagian dari aktivitas sosial sehari-hari. Mulai dari teman minum teh sore, suguhan arisan, hingga isi snack box acara keluarga, camilan selalu dibutuhkan. Tak heran jika usaha camilan rumahan menjadi salah satu peluang bisnis paling stabil untuk ibu-ibu.

Tahun 2026 diprediksi tetap menjadi momentum emas bagi usaha rumahan berbasis makanan. Selain karena kebutuhan praktis, tren nostalgia jajanan pasar dan camilan kekinian terus berjalan berdampingan. Ini membuka peluang besar bagi siapa saja yang ingin memulai usaha dengan modal terbatas.

Bagi ibu-ibu di lingkungan komplek, usaha camilan juga fleksibel, bisa dikerjakan dari rumah, dan pasarnya sudah jelas. Berikut ulasan lengkap ide jualan camilan untuk ibu-ibu komplek 2026 dari Liputan6.com yang bisa dijadikan inspirasi usaha berkelanjutan, Jumat (9/1/2026).

1. Klepon

Klepon, jajanan tradisional khas Bugis-Makassar, tetap menjadi favorit masyarakat Gorontalo saat Ramadhan (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com)

Klepon merupakan jajanan pasar legendaris yang tak pernah kehilangan penggemar, terutama di kalangan ibu-ibu dan orang dewasa. Isian gula merah cair yang meletup saat digigit memberikan sensasi khas yang sulit ditandingi camilan lain. Balutan kelapa parut segar menambah rasa gurih sekaligus aroma tradisional yang kuat. Dari sisi usaha, klepon tergolong murah modalnya dan bahan-bahannya mudah didapat. Untuk jualan di komplek, klepon bisa dikemas dalam wadah kecil isi 5–10 biji sehingga praktis sebagai camilan sore atau suguhan tamu.

2. Putu Ayu

Putu ayu dikenal dengan bentuknya yang cantik menyerupai bunga serta warna hijau pandan yang menarik perhatian. Aroma pandan dan kelapa parut di bagian atas membuat kue ini terasa wangi dan menggugah selera. Teksturnya lembut dengan rasa manis gurih yang seimbang, sehingga cocok dinikmati oleh semua usia. Putu ayu sering menjadi pilihan utama untuk isi snack box arisan, pengajian, atau acara resmi. Dari sisi bisnis, tampilannya yang rapi dan cantik membuat putu ayu punya nilai jual lebih tinggi meski biaya produksinya relatif terjangkau.

3. Kue Lumpur

Kue lumpur memiliki tekstur yang sangat lembut dengan rasa legit khas dari kentang dan santan. Meski namanya sederhana, kue ini justru punya penggemar setia karena rasanya yang nyaman di lidah. Kue lumpur juga relatif lebih tahan dibanding beberapa kue basah lainnya, sehingga aman dijual harian tanpa risiko cepat basi. Biasanya kue ini diberi topping kismis atau kelapa muda yang menambah daya tarik visual. Untuk ibu-ibu komplek, kue lumpur cocok dijadikan camilan sore atau pelengkap minum teh.

4. Dadar Gulung

Dadar gulung adalah salah satu kue tradisional yang hampir selalu ada di acara arisan atau hajatan. Kulitnya yang tipis berwarna hijau pandan membungkus isian kelapa parut manis bercampur gula merah. Rasanya manis gurih dengan tekstur lembut yang mudah disukai berbagai kalangan. Dari sisi usaha, dadar gulung termasuk kue yang relatif mudah dibuat dengan bahan sederhana. Selain itu, tampilannya yang rapi membuatnya terlihat menarik meski dijual dengan harga terjangkau.

5. Kue Lapis

Kue lapis dikenal dengan tampilan berlapis warna-warni yang cantik dan menggugah selera. Teksturnya kenyal lembut dengan rasa manis gurih dari santan yang khas. Banyak orang menikmati kue lapis dengan cara mengupasnya satu per satu, menciptakan pengalaman nostalgia tersendiri. Kue ini sering hadir di acara keluarga, arisan, hingga hajatan. Untuk jualan di komplek, kue lapis punya keunggulan visual yang membuatnya mudah menarik perhatian pembeli.

6. Nagasari

Ilustrasi nagasari, kue basah tradisional Indonesia, fto. Shutterstock/Eka Amallia (Arfandi Ibrahim/Liputan6.com)

Nagasari merupakan kue tradisional yang dibungkus daun pisang dengan aroma khas yang langsung membangkitkan selera. Isian pisang di dalam adonan tepung beras dan santan menciptakan rasa manis alami yang lembut. Kesan tradisional dan “rumahan” dari nagasari membuatnya disukai ibu-ibu yang rindu jajanan tempo dulu. Selain itu, penggunaan daun pisang memberikan nilai tambah karena terlihat lebih alami dan autentik. Nagasari sangat cocok dijual untuk kebutuhan hajatan atau pesanan dalam jumlah besar.

7. Lemper

Lemper adalah camilan berbahan dasar ketan yang diisi ayam suwir atau abon, sehingga mengenyangkan. Teksturnya padat namun tetap lembut, dengan rasa gurih yang dominan. Lemper sering dijadikan pilihan utama untuk acara keluarga karena praktis dan mengenyangkan. Dari sisi usaha, lemper punya permintaan stabil, terutama untuk pesanan acara. Dibungkus daun pisang, lemper juga terlihat rapi dan bernilai jual lebih tinggi.

8. Onde-onde

Onde-onde memiliki ciri khas balutan wijen yang renyah dan harum saat digoreng. Isian kacang hijau manis di dalamnya memberikan rasa lembut yang seimbang dengan kulit luarnya. Camilan ini digemari lintas generasi, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Untuk usaha rumahan, onde-onde cukup fleksibel karena bisa dikreasikan dengan berbagai isian modern seperti cokelat atau keju. Bentuknya yang bulat dan menarik membuatnya mudah dijual satuan atau per paket.

9. Bolu Kukus

Bolu kukus terkenal dengan bentuknya yang mekar dan warna-warni cerah yang menggoda. Teksturnya empuk dan ringan, sehingga cocok dinikmati kapan saja. Bolu kukus sering hadir dalam acara syukuran, ulang tahun, atau sekadar camilan keluarga. Dari sisi produksi, bolu kukus relatif mudah dibuat dalam jumlah besar sekaligus. Hal ini menjadikannya pilihan tepat untuk ibu-ibu yang ingin jualan dengan sistem pre-order.

10. Donat

Donat merupakan camilan sederhana dengan pasar yang sangat luas, terutama di lingkungan perumahan. Teksturnya empuk dengan rasa manis gurih yang mudah diterima semua usia. Donat rumahan bisa dijual dengan berbagai topping sederhana seperti gula halus, cokelat, atau meses. Untuk ibu-ibu komplek, donat sering menjadi pilihan camilan anak sepulang sekolah. Dari sisi bisnis, donat tergolong fleksibel karena bisa dijual per biji atau per paket.

11. Pastel

Pastel (Sumber: gemini.com)

Pastel dikenal dengan kulitnya yang renyah dan isian bihun serta sayuran yang gurih. Camilan ini sering dijadikan suguhan saat arisan, rapat RT, atau acara keluarga. Rasa gurih dan teksturnya yang crunchy membuat pastel selalu laris. Dari sisi usaha, pastel bisa dibuat dalam jumlah banyak dan disimpan sementara sebelum digoreng. Hal ini memudahkan pengaturan waktu produksi bagi ibu-ibu yang jualan dari rumah.

12. Risol Kampung / Lumpia Bihun

Risol kampung atau lumpia bihun merupakan camilan ekonomis dengan modal yang relatif kecil. Isian bihun dan sayuran membuatnya cukup mengenyangkan meski ukurannya tidak besar. Camilan ini sangat populer di kalangan ibu-ibu arisan karena rasanya gurih dan familiar. Untuk jualan, risol kampung bisa dijual satuan, paket acara, atau dalam bentuk frozen. Fleksibilitas ini membuatnya cocok untuk usaha rumahan jangka panjang.

13. Risol Mayo

Risol mayo adalah versi kekinian dari risol tradisional dengan isian creamy yang gurih. Perpaduan mayones, telur, dan daging membuat rasanya lebih modern dan disukai generasi muda. Tekstur luarnya renyah, sementara bagian dalamnya lembut dan lumer. Risol mayo cocok dijual dalam kondisi siap goreng maupun frozen. Bagi ibu-ibu komplek, camilan ini punya nilai jual lebih karena dianggap “naik kelas”.

14. Tahu Isi

Tahu isi merupakan camilan sederhana dengan rasa gurih yang kuat. Bagian luar tahu digoreng hingga renyah, sementara isian sayur di dalamnya lembut dan hangat. Camilan ini sangat cocok dijual sore hari sebagai teman minum teh. Biasanya tahu isi paling nikmat disantap dengan cabai rawit, sehingga menambah daya tarik. Dari sisi usaha, tahu isi mudah dibuat dan cepat habis jika dijual di lingkungan komplek.

15. Bakwan Sayur

Bakwan sayur sering disebut camilan sejuta umat karena hampir semua orang menyukainya. Perpaduan tepung dan sayuran menghasilkan rasa gurih dengan tekstur renyah di luar. Bakwan cocok dijual sebagai camilan sore atau lauk tambahan. Untuk jualan di komplek, bakwan bisa dikemas per porsi kecil agar praktis. Modalnya rendah, namun peminatnya selalu ada.

16. Martabak Telur Mini

Martabak Telur Mini (Sumber: gemini.com)

Martabak telur mini menawarkan rasa gurih martabak dalam ukuran yang lebih praktis. Bentuknya kecil membuatnya cocok dijadikan camilan, bukan makanan berat. Isian telur dan sayuran memberikan rasa yang mengenyangkan. Martabak mini sering diminati saat kumpul keluarga di malam hari. Dari sisi usaha, camilan ini bisa dijual hangat agar lebih menggoda pembeli.

17. Egg Roll

Egg roll memiliki tekstur renyah dan rasa manis gurih yang ringan. Camilan ini cukup awet, sehingga cocok dijual dalam toples atau kemasan kecil. Egg roll sering dijadikan stok camilan di rumah atau suguhan tamu. Dari sisi usaha, egg roll bisa diproduksi dalam jumlah banyak sekaligus. Hal ini memudahkan ibu-ibu yang ingin jualan tanpa harus produksi setiap hari.

18. Pisang Cokelat

Pisang cokelat merupakan camilan sederhana namun selalu digemari. Kulit lumpia yang renyah berpadu dengan pisang manis dan cokelat lumer di dalamnya. Camilan ini disukai anak-anak hingga orang dewasa. Untuk jualan, pisang cokelat mudah divariasikan dengan tambahan keju atau meses. Modalnya relatif kecil, tetapi potensi keuntungannya cukup besar.

19. Serabi

Serabi, baik versi Solo maupun Bandung, memiliki penggemar masing-masing. Aroma santan dan pandan menjadi ciri khas yang membuat serabi terasa istimewa. Teksturnya lembut dengan rasa manis gurih yang pas untuk camilan pagi atau sore. Untuk jualan, serabi bisa dikreasikan dengan topping kekinian agar lebih menarik. Ini membuat serabi tetap relevan di tengah tren camilan modern.

20. Kue Pukis

Kue pukis memiliki tekstur lembut dan rasa legit dari santan. Biasanya dijual dengan topping sederhana seperti meses atau keju. Namun untuk pasar ibu muda, pukis bisa dikreasikan dengan cokelat lumer atau matcha. Bentuknya yang setengah lingkaran membuatnya mudah dikenali. Pukis cocok dijual hangat agar aromanya lebih menggoda.

21. Kue Sus

Kue Sus (Sumber: gemini.com)

Kue sus dikenal dengan kulitnya yang ringan dan isian vla lembut di dalamnya. Rasanya manis dan creamy, sehingga terasa lebih “premium” dibanding kue basah biasa. Kue ini sering disajikan dalam acara spesial atau jamuan tamu. Untuk usaha rumahan, kue sus bisa dijual per box kecil. Tampilannya yang rapi membuatnya tampak eksklusif.

22. Dimsum

Dimsum kukus semakin populer sebagai camilan rumahan yang praktis. Isian ayam, jamur, atau udang memberikan rasa gurih yang ringan. Karena dikukus, dimsum sering dianggap lebih sehat dibanding gorengan. Untuk ibu-ibu komplek, dimsum bisa dijual dalam porsi kecil atau versi frozen. Ini memudahkan konsumen menyetok camilan di rumah.

23. Dimsum Mentai

Dimsum mentai adalah varian kekinian dengan saus mentai pedas gurih yang sedang tren. Rasanya creamy dan sedikit pedas, cocok untuk pembeli muda yang suka makanan viral. Tampilan saus di atas dimsum membuatnya terlihat lebih menarik. Untuk usaha rumahan, dimsum mentai bisa dijual fresh atau frozen. Camilan ini punya nilai jual tinggi karena mengikuti tren.

24. Dessert Box

Dessert box masih menjadi favorit karena praktis dan tampilannya cantik. Lapisan cake, krim, dan topping membuatnya terasa mewah meski dalam porsi kecil. Dessert box cocok dijadikan hadiah kecil atau camilan santai di rumah. Untuk ibu-ibu komplek, dessert box bisa dijual sistem pre-order agar lebih efisien. Variasi rasa yang banyak membuat pembeli tidak mudah bosan.

25. Silky Pudding

Silky pudding memiliki tekstur sangat lembut dan halus, hampir seperti custard. Rasanya manis ringan sehingga disukai berbagai kalangan, termasuk orang dewasa. Puding ini sering disajikan dalam cup kecil dengan topping buah atau cokelat. Cocok untuk konsep camilan manis rendah gula yang sedang tren. Untuk usaha rumahan, silky pudding mudah diproduksi dan dikemas dengan tampilan menarik.

 

FAQ Seputar Jualan Camilan dari Rumah

1. Apakah usaha camilan rumahan masih relevan di 2026?

Sangat relevan. Kebutuhan camilan harian dan acara keluarga tidak pernah berhenti, terutama di lingkungan perumahan.

2. Berapa modal awal jualan camilan untuk ibu-ibu komplek?

Modal bisa disesuaikan, mulai dari Rp100.000–Rp300.000 untuk camilan sederhana seperti kue basah atau gorengan.

3. Lebih baik jual camilan tradisional atau kekinian?

Kombinasi keduanya justru lebih ideal. Camilan tradisional punya pasar loyal, sedangkan camilan kekinian menarik pembeli muda.

4. Apakah camilan bisa dijual tanpa toko fisik?

Bisa. Penjualan bisa lewat WhatsApp grup komplek, pre-order, atau titip di tetangga.

5. Bagaimana agar camilan cepat laku?

Jaga rasa konsisten, kemasan rapi, harga bersahabat, dan manfaatkan promosi dari mulut ke mulut di lingkungan sekitar.

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya