Manchester United Punya Alasan Kuat Depak Amorim, Lammens dan Benjamin Sesko Jadi Penyebab

Manchester United tertarik merekrut Ruben Amorim karena pelatih ini merupakan pendukung setia pemain muda selama masa jabatannya di Sporting.

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 08 Januari 2026, 00:01 WIB
Kobbie Mainoo dan Bruno Fernandes - Manchester City Vs Manchester United di final Piala FA 2023/2024 (AFP/Justin Tallis)

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United memutuskan untuk memberhentikan Ruben Amorim dari jabatannya sebagai manajer. Tidak banyak yang menangisi kepergian Amorim, bahkan mereka yang mempertanyakannya pun tidak sedih setelah mengetahui kisah jendela transfer musim panas MU.

Dari luar, MU memiliki jendela transfer yang cukup bagus, usai mendapatkan dua pemain berpengalaman Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo, serta menambah potensi dengan mendatangkan Senne Lammens dan Benjamin Sesko.

Bisa dikatakan bahwa tingkat keberhasilan pemain-pemain tersebut mencapai 75%, meskipun Sesko masih perlu dinilai, tetapi potensi dan etos kerja mereka tidak kurang.

Namun, seiring munculnya kisah pemecatan Amorim, sikapnya terhadap Lammens dan Sesko, seharusnya cukup untuk meyakinkan para penggemar bahwa ia semestinya tidak berada di klub jauh sebelum hal itu benar-benar terjadi.

Alasan utama mengapa banyak penggemar merayakan perekrutan Amorim pada November 2024 adalah karena ia merupakan pendukung setia pemain muda selama masa jabatannya di Sporting.

Seluruh model bisnis mereka adalah membeli pemain muda dan berbakat, yang kemudian akan dilatih Amorim untuk menjadi pemain elit. Hal yang sama terjadi pada akademi muda, di mana banyak talenta terbaik di dunia saat ini mendapatkan kesempatan bermain di tim senior di bawah bimbingan Amorim.


Amorim Marah Lantaran MU Beli Sesko

Mereka pun mampu unggul lebih dulu berkat gol Marcus Rashford pada menit ke-2. Sayangnya, gawang Manchester United yang dikawal Andre Onana kebobolan pada menit ke-43. Umpan dari Wes Burns mampu dituntaskan Omari Hutchinson menjadi gol dengan tendangan kaki kiri. (AP Photo/Dave Shopland)

Karena itu, sangat membingungkan melihat bagaimana Amorim bertindak di bursa transfer musim panas. The Athletic melaporkan bahwa Amorim sempat kesal karena ia menginginkan Ollie Watkins dan Emi Martinez untuk bergabung.

Ineos, yang bertugas menjaga visi jangka panjang tetap hidup, malah merekrut Benjamin Sesko dan Senne Lammens. Pemilihan inilah yang membuat Amorim marah.

Selain itu, Amorim juga menginginkan Antoine Semenyo di musim panas alih-alih Bryan Mbeumo. Jadi itu berarti setidaknya dua dari tiga keputusan Amorim yang salah, mengingat betapa mengesankannya Mbeumo bagi klub.

Bahkan keputusan untuk merekrut Watkins pun berisiko, karena ia akan menelan biaya 40 juta pounds untuk pemain berusia 29 tahun. Ini jenis perekrutan yang tidak akan dilakukan oleh klub yang disiplin secara finansial saat ini.


MU Bisa Terjebak Gaji Besar Pemain

Striker Manchester United asal Brasil bernomor punggung 10, Matheus Cunha (kiri), dan gelandang Manchester United asal Inggris bernomor punggung 38, Jack Fletcher (kanan), merayakan kemenangan di lapangan setelah pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Newcastle United di Old Trafford, Manchester, barat laut Inggris, Sabtu (27-12-2025) dini hari WIB. Man Utd memenangkan pertandingan dengan skor 1-0. (Darren Staples/AFP)

Dengan begitu Amorim sudah mengkhianati reputasinya sendiri dan itu menjadi alasan yang cukup untuk dipecat. Tindakan Amorim ini menunjukkan seorang pria yang sepenuhnya berada dalam mode mempertahankan diri, menginginkan produk yang sudah terbukti dan matang hanya agar ia bisa meraih beberapa kemenangan beruntun.

Lanjut Baca:

Hal ini juga sejalan dengan perlakuannya yang aneh terhadap akademi muda, yang berarti bahwa pada saat Amorim meninggalkan klub, ia bukan lagi orang yang ingin direkrut United dari Sporting. Seandainya United membeli Martinez dan Watkins, mereka akan terjebak dengan gaji besar untuk dua pemain yang akan menurun dalam beberapa tahun dan tidak memiliki nilai jual kembali.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya