Davide Frattesi di Antara Inter Milan dan Galatasaray

Davide Frattesi jadi topik negosiasi Inter Milan dan Galatasaray di bursa musim dingin setelah perannya menurun di Liga Italia.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 06 Januari 2026, 15:38 WIB
Pemain Inter Milan, Davide Frattesi melakukan selebrasi di depan para pendukung timnya pada laga lanjutan Liga Italia 2023/2024 di Giuseppe-Meazza Stadium, Milan, Italia, Sabtu (07/01/2023) dini hari WIB. (AP Photo/Antonio Calanni)

Liputan6.com, Jakarta - Davide Frattesi berada di persimpangan karier setelah pembicaraan transfer musim dingin mulai mengemuka. Inter Milan dan Galatasaray dikabarkan membuka jalur komunikasi untuk membahas masa depan gelandang Italia tersebut.

Proses negosiasi disebut telah berjalan dalam beberapa hari terakhir. Situasi ini muncul seiring berkurangnya peran sang pemain di San Siro sejak perubahan arah teknis klub.

Pergantian pelatih pada Juni lalu berdampak langsung pada komposisi tim utama Inter. Kesempatan bermain yang minim membuat masa depan sang gelandang kembali dipertanyakan menjelang paruh kedua musim.


Status di Inter Milan Kian Terpinggirkan

Pemain Inter Milan, Davide Frattesi (kiri), berebut bola dengan pemain Cremonese, Giuseppe Pezzella, dalam laga Serie A antara Inter Milan dan Cremonese di San Siro, Milan, Italia, Sabtu, 4 Oktober 2025. (AP Photo/Luca Bruno)

Kedatangan Cristian Chivu mengubah peta persaingan di lini tengah Inter. Pelatih berusia 45 tahun itu hanya sesekali memberi menit bermain kepada mantan pemain Sassuolo tersebut.

Catatan penampilan sepanjang musim menggambarkan kondisi tersebut secara jelas. Ia baru satu kali tampil sebagai starter di Liga Italia dan menambah tiga laga dari kompetisi lain.

Minimnya kontribusi di lapangan membuat keinginan untuk hengkang menguat. Davide Frattesi telah menyampaikan ambisi mencari tantangan baru demi menghidupkan kembali kariernya.

Inter menghadapi dilema dalam menyikapi situasi ini. Klub enggan melepas pemainnya ke rival langsung di Liga Italia karena risiko memperkuat pesaing.

Opsi dialog dengan Juventus, Napoli, dan AS Roma pun ditutup rapat. Langkah itu membuat jalur transfer ke luar Italia menjadi lebih realistis.


Galatasaray Menawarkan Jalan Keluar

Pemain Galatasaray, Leroy Sane merayakan gol ke gawang Fenerbahce dalam laga lanjutan Liga Super Turki 2025/2026 di Chobani Stadium, Istanbul, Turki, Senin (01/12/2025) waktu setempat. (AP Photo/Khalil Hamra)

Galatasaray melihat peluang untuk memperkuat lini tengah dengan memanfaatkan situasi tersebut. Klub asal Istanbul itu meningkatkan intensitas pendekatan untuk menuntaskan kesepakatan pada bursa musim dingin.

Kepindahan ke Rams Park dinilai bisa memberi panggung baru bagi sang gelandang. Lingkungan kompetitif yang berbeda berpotensi memulihkan kepercayaan diri dan ritme bermain.

Bagi Inter, kepergian pemain berusia 26 tahun itu akan memicu pergerakan di pasar transfer. Akan tetapi, kebutuhan menambah kedalaman skuad di sektor tengah menjadi konsekuensi yang harus segera ditangani.

Manajemen Nerazzurri diperkirakan menyiapkan opsi pengganti dengan profil yang lebih sesuai kebutuhan taktik saat ini. Davide Frattesi pun menunggu arah akhir negosiasi yang dapat menentukan babak berikutnya dalam karier profesionalnya.

Sumber: Sempre Inter


Klasemen Serie A/Liga Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya