Tak Sekadar Fisik, Otorita IKN Seimbangkan dengan Pembangunan Berkelanjutan

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menegaskan, pembangunan infrastruktur di IKN tetap memprioritaskan keseimbangan fisik dan kelestarian alam demi menjaga kualitas ekosistem serta Ruang Terbuka Hijau (RTH).

oleh Ahmad KhuzaifiDiterbitkan 06 Januari 2026, 20:30 WIB
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono tengah berada di Ibu Kota Nusantara. (Dok Otorita IKN)

Liputan6.com, Jakarta - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menyeimbangkan pembangunan fisik dan keberlanjutan di lingkungan IKN yang dibangun sebagai wilayah Kabupaten Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

"Fasilitas pendukung dikembangkan agar dapat memperkuat ekosistem kawasan IKN," ujar Kepala Ototita IKN Basuki Hadimuljono saat ditanya mengenai skema pembangunan IKN di Sepaku, Penajam Paser Utara, melansir Antara, Selasa (6/1/2025).

Dia menjelaskan, pengembangan fasilitas pendukung tersebut agar IKN seimbang antara pembangunan fisik dan keberlanjutan terkain lingkungan.

"Salah satu pengembangan fasilitas pendukung, Otorita IKN melakukan penataan dan pembenahan kawasan glamping dan target kawasan tersebut dapat segera dimanfaatkan secara optimal," terang Basuki.

Penataan kawasan galmping tersebut dilakukan guna tidak menganggu karakter alam sekitar, sekaligus tetap fungsional dan tertata. Diharapkan juga untuk memperkuat citra IKN melalui pendekatan ekologi dan kualitas ruang hidup yang lebih baik.

"Fasilitas kawasan glamping juga dipersiapkan untuk mendukung kebutuhan akomodasi, sekaligus menjadi bagian pengembangan ruang terbuka hijau di kawasan IKN, dan juga merupakan bagian strategi pembangunan kawasan yang terintegrasi," papar Basuki.

"Kawasan tersebut juga bisa dimanfaatkan oleh tamu, pekerja, maupun pemangku kepentingan yang membutuhkan hunian sementara dengan fasilitas yang memadai," sambung dia.

Perkuat Konsep Ruang Terbuka Hijau yang Terintegrasi

Plt Kepala Otorita IKN sekaligus Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam acara Pembahasan Lahan Potensial sesuai dengan Peminatan Investasi Para Calon Pelaku Usaha Pelopor IKN. (Dok Otorita IKN)

 

Basuki menjelaskan, penataan dan pembenahan kawasan glamping untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan aktivitas manusia dan keberlanjutan lingkungan.

"Hal itu sejalan dengan pembangunan IKN yang mempunyai prinsip ramah lingkungan dan tata ruang berkelanjutan," terang dia.

Basuki juga menjelaskan, fasilitas disiapkan sebagai bagian dari dukungan dalam akomodasi.

"Sekaligus juga penguat konsep ruang terbuka hijau di kawasan ibu kota baru yang tidak hanya berfungsi sebagai tempay menginap, tetapi dirancang juga menyatu dengan lanskap alam," tutup Basuki.

Infografis Progres Pembangunan Bandara di IKN Nusantara. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya