Harlah ke-53, PPP Peringati dengan Doa Bersama untuk Korban Bencana di Aceh

Mardiono menginstruksikan seluruh kader PPP, khususnya di Aceh dan Sumatera, untuk terus bergandengan tangan dengan pemerintah dalam mempercepat pemulihan masyarakat terdampak.

oleh Tim NewsDiterbitkan 05 Januari 2026, 18:14 WIB
Para wanita melintasi jalan yang telah dibersihkan dari pohon-pohon tumbang pasca banjir bandang di Aceh Tamiang, pada Rabu 10 Desember 2025. (Aditya Aji/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memasuki usia ke-53 tahun. Namun peringatan dilangsungkan tahun ini berbeda, sebab kegiatan dipusatkan di Bireuen, Provinsi Aceh, Senin (5/1/2026) dalam suasana empati. Menurut Ketua Umum DPP PPP, Muhamad Mardiono, peringatan Harlah ke-53 diisi dengan doa bersama dan aksi nyata kepedulian kepada masyarakat Aceh yang terdampak bencana banjir.

“Alhamdulillah, DPP PPP telah mengirimkan sejumlah bantuan material dari Jakarta untuk membantu masyarakat terdampak di Aceh,” ujar Mardiono seperti dikutip dari siaran pers, Senin (5/1/2025).

Mardiono merinci, bantuan diberikan meliputi beras, minyak goreng, mi instan, gula, sarung, mukena, susu untuk bayi dan anak-anak, sabun, dan lainnya. Seluruh bantuan telah diberangkatkan dari Jakarta dan tiba di Aceh.

Dia menuturkan, kegiatan sosial ini merupakan wujud kepedulian PPP terhadap masyarakat, sejalan dengan komitmen partai berlambang Kabah untuk selalu hadir di tengah rakyat, terutama saat menghadapi musibah. Dia pun menginstruksikan seluruh kader PPP, khususnya di Aceh dan Sumatera, untuk terus bergandengan tangan dengan pemerintah dalam mempercepat pemulihan masyarakat terdampak.

“DPP PPP memberikan instruksi agar kader senantiasa aktif membantu, baik melalui tenaga, pikiran, maupun rezeki yang bisa disalurkan,” tegasnya.

 

Lepas Relawan

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memasuki usia ke-53 tahun. Namun peringatan dilangsungkan tahun ini berbeda, sebab kegiatan dipusatkan di Bireuen, Provinsi Aceh, Senin (5/1/2026) dalam suasana empati (Istimewa)

Dalam kesempatan ini, Mardiono juga melepas sekitar 200 orang relawan yang akan bertugas secara bergiliran di lapangan. Para relawan akan membantu kegiatan pembersihan lingkungan serta perbaikan bangunan ringan.

“PPP hadir untuk membantu masyarakat dan mendukung kerja pemerintah, salah satunya untuk membantu bangunan yang rusak ringan,” ujar Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan ini.

Di lokasi terdampak, Mardiono sempat mengunjungi lokasi pengungsian warga terdampak bencana di Kampung Meuse, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh untuk berdialog langsung dengan para pengungsi untuk mendengarkan kondisi serta kebutuhan yang diperlukan masyarakat di lapangan.

"Peringatan Harlah ke-53 PPP di Aceh ini menjadi penegasan komitmen partai untuk terus merawat persatuan, meneguhkan perjuangan umat, serta menghadirkan kebermanfaatan nyata bagi masyarakat," dia menandasi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya