Manchester United dan Liverpool Terlibat Duel Panas Bursa Transfer, Wonderkid Maroko Jadi Rebutan

Manchester United dan Liverpool dilaporkan bersaing untuk mendatangkan penyerang muda Maroko, Othmane Maamma, pada bursa transfer musim panas mendatang.

oleh Juventus FiladelfiaDiterbitkan 05 Januari 2026, 22:00 WIB
Penyerang Maroko bernomor punggung 07 Othmane Maamma dan penyerang Argentina bernomor punggung 17 Mateo Silvetti berebut bola selama pertandingan final Piala Dunia U-20 FIFA 2025 antara Argentina dan Maroko di Stadion Nasional Santiago pada 19 Oktober 2025. (Rodrigo ARANGUA / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Menurut laporan terbaru, dua raksasa Primier League, Liverpool dan Manchester United dikabarkan tengah memantau pemain sayap Watford, Othmane Maamma. Kedua raksasa Inggris tersebut disebut telah mengirim pemandu bakat untuk mengamati perkembangan winger muda asal Maroko itu.

Othmane Maamma baru bergabung dengan Watford pada bursa transfer musim panas lalu setelah direkrut dari klub Prancis Montpellier dengan nilai hampir £1 juta. Pemain berusia 20 tahun tersebut langsung menandatangani kontrak berdurasi empat tahun, yang menjadikan rencana jangka panjang klub terhadapnya.

Disisi lain, meski masih terbilang baru di sepak bola Inggris, winger muda itu sudah menarik perhatian klub-klub besar berkat penampilan impresifnya bersama Timnas Maroko U-20 di ajang Piala Dunia U-20 pada September dan Oktober lalu. Performa tersebut kini membuat masa depannya mulai dikaitkan dengan potensi kepindahan ke level yang lebih tinggi.   


Penampilannya Mencuri Perhatian

Penyerang Maroko #07 Othmane Maamma dan bek Argentina #06 Juan Manuel Villalba berebut bola selama pertandingan final Piala Dunia U-20 FIFA 2025 antara Argentina dan Maroko di Stadion Nasional Santiago pada 19 Oktober 2025. (Javier TORRES / AFP)

Pemain sayap Watford, Othmane Maamma, semakin menarik perhatian klub-klub Premier League setelah tampil gemilang bersama Timnas Maroko U-20. Ia berperan penting membawa Maroko menjuarai Piala Dunia U-20 untuk pertama kalinya, dengan catatan satu gol dan empat assist sepanjang turnamen.

Penampilan impresif tersebut mengantarkannya meraih penghargaan Bola Emas sebagai Pemain Terbaik Turnamen, yang langsung memicu minat dari klub-klub besar Inggris, termasuk Liverpool dan Manchester United.

Menurut laporan TEAMtalk, kedua raksasa Premier League itu termasuk di antara enam klub yang secara aktif memantau perkembangan winger berusia 20 tahun tersebut.

 


Manchester United dan Liverpool Mulai Bergerak

Arne Slot dan Ruben Amorim pada pertandingan Liverpool kontra MU di ajang Liga Inggris. (Darren Staples / AFP)

Menurut laporan SportMoleI, Liverpool dan Manchester United bahkan dilaporkan mengirim pemandu bakat untuk menyaksikan langsung aksi Maamma saat Watford meraih kemenangan 3-0 atas Birmingham City pada Hari Tahun Baru, di mana sang pemain tampil selama 70 menit.

Selain dua klub tersebut, Newcastle United juga hadir memantau laga yang sama. Sementara itu, Brentford, Brighton & Hove Albion, dan Sunderland disebut telah lebih dulu mengikuti perkembangan Maamma, menandakan ketatnya persaingan untuk mendapatkan tanda tangan talenta muda Maroko tersebut.


Masa Depannya dengan Watford

Pelatih Watford asal Spanyol, Javi Gracia lahir 1 Mei 1970. Javi melakukan debut bersama Watford pada 31 January 2018 saat melawan Stoke City. (AFP/Olly Greenwood)

Othmane Maamma mulai menunjukkan peran penting bersama Watford sejak melakukan debutnya pada November lalu, tak lama setelah kembali dari Chile dengan status juara Piala Dunia U-20 bersama Timnas Maroko.

Winger muda asal Maroko itu telah tampil sebagai starter dalam 10 dari 12 laga Championship, dengan kontribusi tiga gol dan satu assist. Pemain berusia 20 tahun itu dikenal fleksibel, mampu bermain di kedua sisi sayap, serta piawai menggunakan kedua kakinya, yang membuatnya sulit diprediksi lawan.

Disisi lain, Watford diyakini enggan melepas Maamma di tengah musim. Performa konsisten sang pemain menjadi faktor penting, terlebih Hornets saat ini berada di jalur persaingan promosi, sehingga kehilangan pemain kunci dapat berdampak besar.

Dengan kondisi ini, klub-klub Premier League yang meminatinya diperkirakan akan menunda langkah manuvernya hingga musim panas. Para peminat kemungkinan besar akan terus memantau perkembangan winger berusia 20 tahun itu pada paruh kedua musim sebelum mengambil keputusan resmi terkait transfer.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya