Ketika Kiper Barcelona Joan Garcia Dapat Lemparan Tikus dari Fans Espanyol

Joan Garcia mendapat sambutan bermusuhan saat Barcelona menang 2-0 atas Espanyol. Lemparan tikus dan hinaan jadi ekspresi kemarahan fans atas kepindahannya.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 04 Januari 2026, 08:34 WIB
Kemenangan ini membawa Barcelona semakin kokoh di puncak klasemen Liga Spanyol 2025/2026, sekaligus menjauh dari kejaran Real Madrid. Tampak dalam foto, kiper Barcelona asal Spanyol, Joan Garcia melompat untuk melakukan penyelamatan saat pertandingan pekan ke-18 Liga Spanyol 2025/2026 melawan RCD Espanyol di Stadion RCDE, Sabtu 3 Januari 2026 waktu setempat atau Minggu (4/1/2026) dini hari WIB. (MANAURE QUINTERO/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Barcelona meraih kemenangan 2-0 atas Espanyol pada pekan ke-18 La Liga. Duel yang digelar di RCDE Stadium, Minggu (4/1) dini hari WIB, ditentukan oleh gol Dani Olmo dan Robert Lewandowski.

Namun, laga ini tidak hanya menyajikan cerita soal hasil akhir. Sorotan besar juga tertuju pada kiper Barcelona, Joan Garcia, yang kembali ke markas lamanya dalam suasana penuh ketegangan.

Kepindahan Garcia ke Barcelona masih meninggalkan luka mendalam bagi pendukung Espanyol. Bagi sebagian fans, keputusan itu dianggap sebagai bentuk pengkhianatan kepada klub sekota.

Atmosfer permusuhan pun terasa sejak sebelum kick-off. Garcia menjadi target utama kemarahan suporter tuan rumah sepanjang pertandingan. Laga derbi kali ini benar-benar terasa panas.


Sambutan Bermusuhan untuk Joan Garcia di RCDE Stadium

Kiper Barcelona, Joan Garcia (atas), menyapu bola pada laga La Liga/Liga Spanyol antara Espanyol vs Barcelona di Barcelona, Spanyol, Sabtu, 3 Januari 2026. (AP Photo/Joan Monfort)

Reaksi keras dari pendukung Espanyol terlihat jelas ketika Joan Garcia memasuki lapangan. Ia langsung disambut siulan dan hinaan dari hampir seluruh penjuru stadion.

Meski melakukan pemanasan di sisi lapangan yang jauh dari La Grada, kelompok ultras Espanyol, Garcia tetap tak luput dari cemoohan. Nyanyian bernada kasar dan teriakan “P*** Barça” menggema selama beberapa menit.

Situasi semakin memanas saat pertandingan berlangsung. Beberapa pendukung Espanyol dilaporkan melemparkan tikus mainan ke arah lapangan sebagai simbol kemarahan.

Pihak tuan rumah bahkan memasang jaring pengaman untuk mencegah benda-benda berbahaya mengenai pemain. Sebelum laga dimulai, terlihat pula uang kertas bergambar wajah Garcia di sekitar area lapangan.


Hinaan di Luar Stadion dan Luka yang Belum Sembuh

Kemenangan ini membawa Barcelona semakin kokoh di puncak klasemen Liga Spanyol 2025/2026, sekaligus menjauh dari kejaran Real Madrid. Tampak dalam foto, kiper Barcelona asal Spanyol, Joan Garcia melompat untuk melakukan penyelamatan saat pertandingan pekan ke-18 Liga Spanyol 2025/2026 melawan RCD Espanyol di Stadion RCDE, Sabtu 3 Januari 2026 waktu setempat atau Minggu (4/1/2026) dini hari WIB. (MANAURE QUINTERO/AFP)

Ketegangan tidak hanya terjadi di dalam stadion. Di luar RCDE Stadium, bus tim Espanyol disambut ribuan suporter dengan nyanyian bernada ancaman.

Beberapa teriakan terdengar jelas, termasuk: “Kami ingin ***alanya.” Pesan itu mencerminkan betapa dalam kekecewaan pendukung terhadap mantan idolanya.

Selain nyanyian, sejumlah spanduk juga dipasang di sekitar stadion. Isinya menuding Garcia sebagai “tikus” dan “Yudas”, simbol pengkhianatan dalam budaya suporter.

Tulisan lain berbunyi: “Kau adalah salah satu dari kami. Kau pergi ke rival terbesar kami, membuktikan bahwa cintamu pada klub bukanlah loyalitas." kepindahan Joan Garcia masih menjadi luka terbuka bagi Espanyol, meski waktu telah berlalu.

Sumber: Barca Universal

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya