Liputan6.com, Jakarta - Jasa Marga melalui Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT/Regional Nusantara) mencatat peningkatan volume lalu lintas (lalin) masih dialami oleh lima ruas tol Regional Nusantara sejak H-7 Natal 2025 hingga H+1 Tahun Baru 2026 atau pada 18 Desember 2025 sampai dengan 2 Januari 2026.
"Secara keseluruhan, total volume lalin yang tercatat mencapai 3.258.141 kendaraan, meningkat sebesar 8,2 persen dibanding kondisi lalin normal yang berjumlah 3.011.404 kendaraan," ujar Senior General Manager Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division Tyas Pramoda Wardhani dalam keterangannya di Jakarta, melansir Antara, Minggu (4/1/2026).
Advertisement
Dia menjelaskan, ruas-ruas tol di Regional Nusantara yang mengalami peningkatan lalin selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026) yaitu Ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT), Ruas Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam), Ruas Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa (Bali Mandara), Ruas Tol Manado-Bitung (Mabit), serta Ruas Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Segmen Kartasura-Prambanan.
"Ruas Tol MKTT mencatat total volume lalin sejumlah 273.809 kendaraan melintas. Angka tersebut meningkat 15,1 persen dibanding total volume lalin normal yaitu 237.976 kendaraan," ucap Tyas.
Menurut dia, berdasarkan data operasi, 87.918 kendaraan tercatat masuk dari GT Kualanamu yang berasal dari arah Bandar Udara Internasional Kualanamu. Angka tersebut lebih tinggi 23,9 persen dibanding total volume lalin normal yang melintas di GT Kualanamu yaitu 70.960 kendaraan.
"Sementara, 94.363 kendaraan terdata menuju Bandar Udara Internasional Kualanamu melalui GT Kualanamu, meningkat 18,23 persen dibanding total volume lalin normal yaitu 79.812 kendaraan," kata Tyas.
Total Volume Lalu Lintas
Tyas menjelaskan, ruas Tol Balsam tercatat total volume lalin sejumlah 273.710 kendaraan atau meningkat 56,3 persen dibanding total volume lalin normal yaitu 175.139 kendaraan.
"Sedangkan di Ruas Tol Bali Mandara tercatat total volume lalin sejumlah 989.655 kendaraan atau meningkat 0,03 persen dibanding total volume lalin sejumlah 989.360 kendaraan," kata dia.
Ruas Tol Mabit, lanjut Tyas, tercatat total volume lalin sebanyak 132.481 kendaraan atau meningkat 28,6 persen dibanding dengan total volume lalin normal yaitu 102.979 kendaraan.
"Ada pun Ruas Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo Segmen Kartasura-Prambanan tercatat total volume lalin sejumlah 356.542 kendaraan atau meningkat 69,8 persen dibanding total volume lalin normal yaitu 210.036 kendaraan," ucap dia.
Berdasarkan data operasi, terdapat 207.215 kendaraan terdata menuju Yogyakarta melalui GT Prambanan, meningkat 94,82 persen dibanding total volume lalin normal yaitu 106.361 kendaraan.
"Kemudian, tercatat sebanyak 206.003 kendaraan meninggalkan Yogyakarta melalui GT Prambanan, meningkat 91,06 persen dibanding total volume lalin normal yaitu 107.822 kendaraan," jelas Tyas.
Libur Nataru, 324.208 Kendaraan Kembali ke Jabotabek hingga Sabtu Pagi 3 Januari 2026
Sebelumnya, Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyampaikan sebanyak 324.208 kendaraan kembali ke wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek) pada Hari H hingga H+1 periode Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) atau pada Kamis 1 Januari 2026 pukul 06.00 WIB sampai dengan Sabtu 3 Januari 2026 pukul 06.00 WIB.
"Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa (dari arah Merak), GT Ciawi (dari arah Puncak), GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (dari arah Bandung). Total volume lalin ini naik 16,24 persen jika dibandingkan lalin normal (278.918 kendaraan)," ujar Rivan dalam keterangannya di Jakarta, melansir Antara, Minggu (4/1/2025).
Dia menyebut, untuk distribusi lalu lintas kembali ke Jabotabek dari tiga arah yaitu mayoritas sebanyak 147.817 kendaraan (45,59 persen) dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 90.590 kendaraan (27,94 persen) dari arah Barat (Merak) dan 85.801 kendaraan (26,46 persen) dari arah Selatan (Puncak).
"Lalu lintas (lalin) kembali ke Jabotabek dari arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 71.614 kendaraan, meningkat sebesar 29,60 persen dari lalin normal," papar Rivan.
Dia mengatakan, untuk lalin kembali ke Jabotabek dari arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, dengan jumlah 76.203 kendaraan, meningkat sebesar 32,17 persen dari lalin normal.
"Total lalin kembali ke Jabotabek dari arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 147.817 kendaraan, meningkat sebesar 30,91 persen dari lalin normal," terang Rivan.