XRP Naik 7% dalam Sehari, Susul BNB

XRP melonjak 7% dalam sehari, menembus USD 2 dan menggeser BNB dari posisi keempat kripto terbesar.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 04 Januari 2026, 17:00 WIB
Ilustrasi kripto XRP. (Foto by AI)

Liputan6.com, Jakarta - Harga XRP mencatat lonjakan tajam dalam satu hari terakhir. Token besutan Ripple itu naik sekitar 7% pada Jumat (waktu setempat), menembus level psikologis USD 2 dan kembali menempati posisi kripto terbesar keempat berdasarkan kapitalisasi pasar.

Kenaikan tersebut mendorong kapitalisasi pasar XRP ke kisaran USD 122 miliar, melampaui Binance Coin (BNB) yang berada di sekitar USD 120 miliar. Dalam periode yang sama, BNB hanya mencatat kenaikan moderat sekitar 1%.

Secara harga, XRP melesat dari USD 1,86 ke puncak tertinggi dalam tiga pekan di level USD 2,05, sebelum akhirnya stabil di atas USD 2,00. Reli ini mengakhiri pergerakan sideways XRP yang selama beberapa pekan tertahan di bawah USD 2.

Kenaikan XRP juga ditopang oleh keberhasilan menembus area resistance di USD 1,90, sekaligus menjadi level tertinggi sejak pertengahan Desember. Sementara itu, meski BNB masih mencatat kenaikan mingguan sekitar 4,4%, nilainya tertinggal dari XRP dalam hal kapitalisasi pasar.

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

 

Prospek Teknikal XRP

Ilustrasi aset kripto XRP. (Gambar by AI)

Dari sisi teknikal, pendukung Ripple yang dikenal dengan nama Cobb memperkirakan XRP mampu mempertahankan level support di atas USD 2,00, meski saat ini harganya masih bergerak di sekitar area tersebut.

Analis kripto CW menilai minimnya posisi short di pasar bisa membuka peluang lanjutan kenaikan harga. Ia menyebut pergerakan saat ini sebagai awal dari “Fase 4” XRP, dengan target utama menembus all-time high Juli 2018 di USD 3,65.

Menurutnya, jika level tersebut berhasil dilewati, XRP berpotensi melanjutkan penguatan ke area harga yang lebih tinggi dari rekor sebelumnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya