Aksi Heroik Staf Disney World Menghentikan Batu Palsu Seberat 180 kg agar Tidak Menghantam Penonton

Penonton menyebut aksi pegawai Disney World tersebut telah menyelamatkan nyawanya.

oleh Asnida RianiDiterbitkan 05 Januari 2026, 08:00 WIB
Aksi heroik staf Disney World menghentikan batu palsu seberat 180 kg agar tidak menghantam penonton. (dok. tangkapan layar video TikTok @dumb_blonde11/https://www.tiktok.com/@dumb_blonde11/video/7589804189245574431)

Liputan6.com, Jakarta - Seorang pekerja Disney World terluka setelah mencoba menghentikan batu palsu seberat 180 kg yang menggelinding agar tidak mengenai penonton. Momen menegangkan itu terjadi di Walt Disney World, Florida, Amerika Serikat (AS), pada 30 Desember 2025.

Melansir Daily Mail, Jumat (2/1/2026), kejadian itu berlangsung selama pertunjukan langsung Indiana Jones Epic Stunt Spectacular! dan terekam dalam video. Di video TikTok yang diunggah akun @dumb_blonde11, sebuah properti terlihat berguling keluar dari apa yang tampak seperti efek asap dan menuju ke arah seorang aktor, sebelum terpental dari lokasi pertunjukan.

Properti itu bergerak menuju penonton, dan terdengar seseorang berseru, "Itu mengarah tepat ke arah kita!" Seorang anggota staf kemudian dengan cepat berdiri di depan batu palsu itu untuk mencegahnya bergerak lebih jauh dan terjatuh ke tanah akibat benturan.

Para pekerja terlihat bergegas membantu anggota staf tersebut. Di salah satu video kejadian tersebut, seorang pria di balik kamera terdengar berkata, "Dia benar-benar menyelamatkan hidup kita, orang itu."

Adegan yang coba direplikasi para aktor adalah ketika Indiana Jones berlari menghindari batu besar yang menggelinding dari jebakan di film "Raiders of the Lost Ark." Menurut Disney Parks Blog, batu besar yang digunakan dalam aksi tersebut terbuat dari karet dan beratnya 181 kg.

Pengunjung Disney, Drew Bruinsma, menyaksikan kejadian tersebut dan mengatakan pada People bahwa awalnya dia tidak tahu apa yang terjadi sebelum pekerja tersebut melangkah di depan batu besar itu. Dia menambahkan bahwa pekerja tersebut telah "menyelamatkan" penonton dari cedera.

Kesaksian Pengunjung Disney World

Barack Obama saat berpidato di Magic Kingdom, Walt Disney World, Bay Lake, Florida, Amerika Serikat pada 19 Januari 2012. (ROBERTO GONZALEZ / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / GETTY IMAGES VIA AFP)

Pengunjung Disney World tersebut berkata, "Itu adalah pengalaman yang gila dan pasti akan kami ingat." Seorang juru bicara mengkonfirmasi pada CBS News bahwa "sebuah properti bergeser dari jalurnya," meski tidak secara spesifik menyebutkan batu palsu tersebut.

Taman hiburan itu kemudian mengungkap bahwa anggota staf yang terluka sedang menjalani pulihan dan penyelidikan atas apa yang terjadi sedang berlangsung. Seorang juru bicara mengatakan pada Daily Mail, "Kami fokus untuk mendukung anggota staf kami, yang sedang menjalani pemulihan."

"Keselamatan adalah inti dari apa yang kami lakukan, dan elemen tersebut dalam acara akan dimodifikasi seiring tim keselamatan kami menyelesaikan tinjauan atas apa yang terjadi," ia menambahkan.

Kenaikan Harga Layanan Disney World

Kastil Cinderella di Walt Disney World, Lake Buena Vista, Florida, Amerika Serikat. (ROBERT SULLIVAN / AFP)

Bulan lalu, Disney World mengumumkan kenaikan harga sebesar 150 persen untuk layanan populer mereka, yaitu pengiriman produk yang dibeli di taman hiburan ke rumah para tamu. Biaya layanan tersebut bergantung pada nilai barang, tapi selama bertahun-tahun, biaya tersebut dibatasi hingga 40 dolar AS (sekitar Rp 669 ribu).

Keputusan ini membuat taman hiburan itu dikecam habis-habisan di internet. Hampir setiap orang yang mengunjungi Disney World akan membeli sesuatu, entah itu boneka binatang untuk anak Anda, salah satu ember popcorn ikonis, telinga baru, atau kaus lucu.

Di antara pakaian yang memukau dan mainan yang berkilauan, mudah untuk menghabiskan ratusan dolar hanya untuk merchandise saja. Sekarang, pembelian tersebut jadi jauh lebih mahal bagi sebagian orang.

Dikecam Para Penggemar

Pemandangan pintu masuk taman hiburan Walt Disney World pada 11 Juli 2020 di Lake Buena Vista, Florida, Amerika Serikat. (OCTAVIO JONES / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / GETTY IMAGES VIA AFP)

Para penggemar geram dengan berita tersebut, salah satunya menunjukkaan bahwa ini adalah "kenaikan harga paling tajam" di taman hiburan tersebut akhir-akhir ini. "Astaga, ini gila," tulis seorang pengguna X yang terkejut menanggapi pengumuman tersebut.

"Disney membenci pelanggan kelas menengah Amerika mereka. Mereka sudah memberi tahu kita selama bertahun-tahun," kecam pengguna lain. "Disney benar-benar membenci tamu kelas menengahnya," pengguna lain menyetujui.

Hal ini terjadi di tengah kenaikan harga tiket Disney yang terus melonjak. Pada 2010, tiket masuk satu hari untuk dewasa ke Disney World berkisar antara 79 hingga 82 dolar AS, dan 15 tahun kemudian, tiket satu hari untuk Magic Kingdom harganya mencapai 189 dolar AS. Baru-baru ini bahkan diumumkan bahwa harga tiket akan naik lagi pada 2026.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya