Jepang Bikin Layanan Pengasuhan Anak untuk Turis Asing, Biayanya dari Rp 5,7 Juta per 3 Jam

Terlepas dari keluhan warga Jepang soal overtourism karena banyak turis asing, mereka juga kecipratan rezeki dengan peluang bisnis baru yang kali ini berupa layanan pengasuhan anak.

oleh Dinny MutiahDiterbitkan 03 Januari 2026, 07:00 WIB
Ilustrasi mengasuh bayi. (dok. Maxim Tolchinskiy/Unsplash)

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah peluang bisnis baru kembali muncul di Jepang. Bentuknya adalah layanan pengasuhan anak berbahasa asing yang menargetkan turis asing yang sedang berpelesir di negeri sakura. Layanan itu didorong permintaan dari keluarga kaya yang ingin menikmati aspek budaya Jepang yang mungkin sulit dinikmati jika membawa anak kecil.

Salah satu penggunanya adalah Kelvin Young yang mengunjungi Jepang dari California bersama keluarganya pada akhir November 2025. Ia sengaja menitipkan kedua putrinya yang berusia 5 dan 2 tahun kepada pengasuh di hotel mereka. 

Selama sekitar empat jam, ia dan istrinya menikmati kunjungan ke restoran sushi kelas atas di Tokyo yang kurang cocok untuk keluarga dengan anak-anak kecil. Keesokan paginya, putri-putri mereka dengan gembira menunjukkan kepada mereka kerajinan tangan yang telah mereka buat selama waktu itu.

Layanan pengasuhan anak disediakan oleh Synk Inc., sebuah perusahaan yang berbasis di Kamakura, Prefektur Kanagawa, yang mempekerjakan sembilan pekerja pengasuhan anak bersertifikasi nasional berbahasa Inggris dan satu perawat. Perusahaan tersebut telah menangani lebih dari 50 permintaan sejak meluncurkan layanan ini pada April 202.

Biayanya cukup mahal, mulai dari 54.000 yen (sekitar Rp5,75 juta) untuk tiga jam. Selain penitipan anak di hotel dan jalan-jalan, Synk juga menawarkan aktivitas seperti meditasi Zen di kuil dan kunjungan ke sekolah taman kanak-kanak Jepang setempat.

"Dengan menyediakan pengalaman khusus bagi anak-anak, kami ingin orangtua dapat menikmati waktu untuk diri mereka sendiri tanpa ragu," kata Presiden Synk, Saya Sugahara.

Bisa Bangkitkan Wisata Malam

Ilustrasi mengasuh anak. (dok. Frederik Rosar/Unsplash)

Penyedia layanan penitipan anak utama yang berbasis di Tokyo, Poppins Corp., juga telah meningkatkan perekrutan pengasuh anak yang berbahasa asing sejak musim semi 2025. Sementara, Nagoya Marriott Associa Hotel telah mulai menawarkan layanan daring bagi para tamu untuk memesan pengasuh anak tersebut.

Sekitar 36,8 juta pengunjung asing datang ke Jepang pada 2024, dengan sekitar 690.000 di antaranya berusia 4 tahun atau lebih muda, menurut data pemerintah. Akane Kakishima, seorang peneliti senior di Japan Travel Bureau Foundation, mencatat bahwa layanan semacam itu 'juga dapat membantu menghidupkan kembali ekonomi malam hari' karena perjalanan dengan anak-anak cenderung membatasi peluang pengeluaran yang berfokus pada orang dewasa.

Sebelumnya, terobosan baru dihadirkan untuk memudahkan turis selama bepergian di Jepang, yakni dengan menyediakan layanan penitipan koper di minimarket 7-Eleven yang cabangnya tersebar di seantero negeri. Jaringan minimarket itu baru saja menjalin kemitraan baru dengan layanan penyimpanan bagasi Ecbo Cloak.

Lebih Terjamin Dapat Tempat Penyimpanan

Ilustrasi minimarket 7-Eleven. (dok. Johnny Ho/Unsplash)

Mulai pekan lalu, para turis bisa menitipkan bawaan, termasuk tas dan koper di ratusan cabang 7-Eleven Jepang selama Anda pergi berjalan-jalan seharian. Mengutip Japan Today, Selasa, 23 Desember 2025, layanan penitipan itu diyakini akan sangat berguna bagi wisatawan di Jepang karena mencoba mendorong atau membawa tas besar di sekitar tempat wisata populer akan sangat merepotkan. Begitu pula saat naik turun dari moda transportasi umum setempat.

Sejumlah stasiun kereta api besar di Jepang sebenarnya memiliki loker penyimpanan besar yang bisa diakses dengan koin. Hanya saja, ruangnya terbatas dan tidak ada cara untuk mengetahui apakah masih ada loker yang tersedia sampai Anda benar-benar berada di stasiun, yang saat itu mungkin sudah terlambat untuk mencari rencana alternatif jika semua loker sudah terisi.

Namun, dengan Ecbo Cloak, Anda harus memesan penyimpanan terlebih dahulu menggunakan situs web atau aplikasi layanan tersebut, sehingga jaminan mendapat tempat penyimpanan relatif lebih pasti. Tas disimpan di area penyimpanan belakang cabang 7-Eleven yang dijamin aman dan terlindungi.

Biaya Penitipan Koper di Minimarket

Ilustrasi koper. (dok. Unsplash/Taylor Beach)

Layanan ini awalnya bermitra dengan toko dan restoran, tetapi dengan bergabungnya 7-Eleven, layanan ini dapat digunakan 24 jam sehari. Ada dua tingkatan harga untuk layanan ini.

Pertama, untuk penitipan barang seukuran koper seharga 800 yen (sekitar Rp86 ribuan) per hari. Sementara, untuk barang "seukuran tas", yang didefinisikan Ecbo Cloak sebagai "segala jenis koper dengan sisi terpanjang 45 sentimeter atau kurang," seperti ransel, tas tangan, dan tas belanja, harganya 500 yen (sekitar Rp54 ribuan) per hari.

Biaya itu akan diakumulasikan ke hari berikutnya pada tengah malam. Ecbo Cloak juga dengan senang hati menyimpan barang-barang seperti kereta bayi dan alat musik, yang, karena ukurannya, dianggap sebagai "seukuran koper."

7-Eleven menawarkan layanan ini di 378 cabang di 26 prefektur, termasuk Tokyo, Hokkaido, Saitama, Chiba, Kanagawa, Shizuoka, Kyoto, Osaka, Hyogo, Nara, Hiroshima, dan Fukuoka. Total, Ecbo Cloak memiliki lokasi mitra di lebih dari 1.000 tempat dari ujung Jepang hingga ujung lainnya, termasuk Okinawa.

Wisata urban adalah wisata yang menjadikan ruang-ruang publik kota dan pengalaman hidup di perkotaan sebagai atraksi utama. (Dok: Liputan6.com/Trisyani)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya