Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir Bandang Kembali Disalurkan Melalui Baznas RI

Bantuan kemanusiaan sebesar Rp 253.146.091 untuk korban banjir bandang di wilayah Sumatra, khususnya Provinsi Aceh disalurkan.

oleh Tim NewsDiterbitkan 31 Desember 2025, 17:07 WIB
Daerah terdampak meliputi Padang Pariaman, Kota Padang, Kabupaten Agam, Pesisir Selatan, Solok, Kota Pariaman, Pasaman Barat, Bukittinggi, serta beberapa kota/kabupaten lain yang juga mengalami banjir, longsor, hingga kerusakan infrastruktur. Banyak rumah warga terendam, akses jalan terputus, dan sejumlah fasilitas publik rusak akibat intensitas hujan ekstrem. Tampak dalam foto, warga memeriksa rumah-rumah yang rusak akibat banjir di Malalak, Sumatera Barat, Indonesia, Kamis, 27 November 2025. (AP Photo/Ade Yuandha)

Liputan6.com, Jakarta - Bantuan kemanusiaan sebesar Rp 253.146.091 untuk korban banjir bandang di wilayah Sumatra, khususnya Provinsi Aceh disalurkan oleh Wook Group, grup perusahaan S2B2C (Supply to Business to Consumer) berbasis teknologi pertama di Indonesia yang menaungi merek Vivan, Robot, Gamen, Acome, hingga Samono.

Bantuan ini diserahkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI sebagai mitra resmi penyaluran. Hal tersebut seperti disampaikan CEO PT Wook Global Technology, Xu Long Hua.

"Total donasi tersebut merupakan sinergi antara komitmen perusahaan sebesar Rp200.000.000 dan aksi solidaritas karyawan PT Wook Global Technology (Wookers) yang berhasil mengumpulkan Rp53.146.091 secara sukarela sejak pertengahan Desember," ujar Xu Long Hua melalui keterangan tertulis, Rabu (31/12/2025).

Dia menegaskan, aksi ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral perusahaan untuk hadir di tengah masyarakat yang sedang mengalami masa sulit.

"Kami percaya bahwa perusahaan memiliki peran penting untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, terutama di saat terjadi krisis akibat bencana alam," ucap Xu Long Hua.

"Melalui kerja sama dengan BAZNAS RI, kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para korban serta mempercepat proses pemulihan pascabencana di Sumatera," sambung dia.

Xu Long Hua menambahkan, Wook Group tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga pada pembangunan sosial yang berkelanjutan.

"Selain bantuan bencana, perusahaan juga tercatat aktif menjalankan CSR di bidang pendidikan, termasuk kolaborasi dengan Universitas Sumatera Utara (USU)," tutup Xu Long Hua.

 

Apresiasi dari Baznas

Sementara itu, Direktur Pengumpulan Perorangan Baznas RI Fitriansyah Agus Setiawan mengapresiasi langkah cepat Wook Group.

"Terima kasih atas kepercayaan PT Wook Global Technology. Bantuan ini sangat berarti untuk mendukung penanganan darurat di lapangan, mulai dari penyediaan dapur umum, akses air bersih, hingga layanan kesehatan bagi penyintas di pengungsian," ucap Agus.

Kemudian, Human Resources & General Affairs (HRGA) Director PT Wook Global Technology Rosita menyebutkan, penyaluran ini mencerminkan respons cepat perusahaan terhadap bencana.

Hal ini diperkuat oleh pernyataan Ketua CSR PT Wook Global Technology, Junaidi yang menyoroti kuatnya budaya gotong royong di lingkungan kerja.

"Donasi dari para Wookers ini dihimpun lintas unit kerja. Ini adalah bentuk kepedulian tulus karyawan terhadap saudara-saudara kita di Aceh dan wilayah Sumatra lainnya," ucap dia.

"Langkah ini mempertegas posisi Wook Group sebagai perusahaan yang mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap operasional bisnisnya di Indonesia," tutup Junaidi.

Infografis Kontroversi Bupati Aceh Selatan Umrah Saat Bencana Berujung Minta Maaf. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya