Update Kebakaran Panti Jompo Manado: 12 Orang Masih Proses Identifikasi

Satu korban kebakaran belum terkonfirmasi.

oleh Lia HarahapDiterbitkan 31 Desember 2025, 13:50 WIB
Kebakaran Panti Jompo Werdha Damai di Manado

Liputan6.com, Jakarta - Proses identifikasi belasan korban kebakaran Panti Werdha Damai Manado masih dilakukan. Keluarga diminta bersabar menunggu hasil tes DNA yang diperkirakan rampung dua pekan lagi.

"Sesuai dengan SOP, waktu pemeriksaan sampel DNA lebih kurang 2 minggu. Sehingga masyarakat khususnya pihak keluarga untuk bisa memahami dan menunggu hasil," ujar Kabid Dokkes Polda Sulut AKBP dr Tasrif kepada wartawan di RS Bhayangkara Manado pada, Selasa (30/12/2025).

Seperti diketahui, dalam peristiwa kebakaran Panti Werdha Damai Manado pada, Minggu (28/12/2025) malam, sebanyak 16 penguhuni tewas. Ada 15 yang tewas terbakar, sedangkan satu korban tewas lainnya ditemukan masih utuh.

"Bahwa dari korban yang meninggal dunia ada 16 orang, sudah teridentifikasi sebanyak empat korban, sedangkan 12 lainnya masih menunggu hasil tes DNA," ungkap Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Alamsyah P Hasibuan.

Keluarga Satu Korban Belum Melapor

Empat dari 16 jenazah korban kebakaran Panti Werdha Damai Manado yang terjadi pada, Minggu, 28 Desember 2025 malam berhasil teridentifikasi. (Liputan6.com/Yoseph Ikanubun)

Hasibuan memaparkan, dari 16 korban meninggal dunia itu, ada sebanyak 15 orang pihak keluarga yang sudah melaporkan. Namun hingga kini masih ada satu pihak keluarga korban yang melapor.

"Untuk korban atas nama Oma Chirstiani Saropa, hingga kini keluarganya belum melapor. Harapan kami kepada keluarga bisa mendatangi RS Bhayangkara ke Posko Ante Mortem untuk diambil sampel pembanding," tutur Hasibuan.

Dia mengungkapkan, dari 15 pihak keluarga korban yang sudah melapor, ada 11 DNA keluarga yang akan dikirim ke Pusdokkes Jakarta. Bersama dengan itu juga dibawa 13 sampel korban.

"Untuk satu keluarga akan diambil sampelnya di Jakarta, karena ada satu korban yang keluarganya berada di Jakarta," tutur Hasibuan.

4 Data Korban Sudah Teridentifikasi

Kebakaran Panti Jompo Werdha Damai di Manado

Diketahui, Polda Sulut telah melaksanakan kegiatan pada dua Posko Ante Mortem dan Post Mortem. Kemudian dilakukan rapat rekonsiliasi untuk mencocokan data Ante Mortem yang didapatkan dari keluarga dan data Post Mortem, hasil pemeriksaan jenazah korban di kamar jenazah.

"Hasilnya adalah ada empat jenazah yang berhasil teridentifikasi," tuturnya.

Untuk jenazah yang sisanya masih 12, masih dalam proses identifikasi. Pada beberapa korban masih akan dilaksanakan pemeriksaan DNA baik itu korban maupun pembanding dari keluarga.

Jenazah yang berhasil teridentifikasi itu adalah:

1. Kantong jenasah dengan Nomor PM/01/XII/2025/RSB, terindentifikasi melalui medis dan properti, cocok dengan Nomor AM 006 sebagai atas nama Herry Lombogia, laki-laki, 70 tahun, alamat keluarga di Kelurahan Winangun 1, Lingkungan 1, Kecamatan Malalayang.

2. Kantong jenasah Nomor PM/09/XII/2025/RSB, terindentifikasi melalui data medis cocok dengan Nomor AM 011, sebagai atas nama Jansen H Maringka, laki-laki, 65 tahun, alamat keluarga di Kelurahan Ranotana, Lingkungan 3, Kecamatan Sario.

3. Kantong jenazah dengan Nomor PM/16/XII/2025/RSB, terindentifikasi melalui data medis dan properti cocok dengan Nomor AM 005 sebagai atas nama Olly Klara Kemur (85), alamat keluarga di Kelurahan Ranomuut Lingkungan 7, Kecamatan Paal 2.

4. Kantong jenazah dengan Nomor PM/04/XII/2025/RSB, terindetifikasi data medis dan properti cocok dengan Nomor AM 010 sebagai atas nama Merry Bermuli Dengah, perempuan, 83 tahun, Kelurahan Ranomuut, Lingkungan 7, Kecamatan Paal 2. 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya