Liputan6.com, Jakarta - Peran kerajaan Ratu Camilla sedang "ditulis ulang," dan pada 2026, akan terjadi perubahan dalam tugas-tugasnya. Setidaknya itu menurut astrologer selebritas yang pernah jadi penasihat pribadi Putri Diana., Debbie Frank.
Berbicara secara eksklusif pada HELLO!, seperti dilansir Rabu (31/12/2025), Debbie mengatakan, "Ia akan merasakan perubahan besar dengan kehadiran Pluto pada sudut hubungan dalam bagan astrologinya. Dinamika hubungannya dengan Charles sebagai Raja dan suami, dan tuntutan sebagai Ratu, sedang ditulis ulang tahun depan."
Advertisement
Ia menambahkan, "Perannya akan didefinisikan dengan jelas mulai April dan seterusnya dengan strategi yang tegas. Ia akan mundur dari tugas-tugas yang dapat dilakukan oleh anggota keluarga kerajaan yang lebih muda." Namun, Debbie menekankan bahwa Ratu yang berusia 78 tahun itu akan tetap jadi "kekuatan yang berpengaruh."
Ratu disebut "memiliki bakat untuk menyeimbangkan urusan pribadi dan privatnya," yang akan terus dilakukannya pada 2026. "Prioritas Camilla dan kebutuhan pribadinya akan waktu dan ruang terlihat jelas pada Mei dan sekali lagi selama periode Musim Gugur," ungkapnya.
"Pada Juli, baik dia maupun Raja, akan menampilkan pertunjukan kerajaan yang kuat di panggung utama. Namun, bulan Oktober membutuhkan waktu untuk perawatan diri dan lebih banyak menyendiri." Debbie juga menyampaikan pandangannya tentang tahun mendatang bagi Raja Charles.
Ia mencatat bahwa 12 bulan ke depan secara umum akan "menandai titik balik dalam dinamika antara Raja, negara, dan Ratu." "Tahun 2026 menempatkan Pluto, planet transisi dan transformasi yang kuat, pada sudut pernikahan dan hubungan dalam bagan kelahiran Raja Charles," katanya.
Hubungan dengan Raja Charles
"Menariknya," Debbie menambahkan. "Keselarasan langka ini (hanya terjadi setiap 248 tahun) juga akan jadi tema besar dalam tahun mendatang Ratu Camilla. Sudut 'keturunan' astrologi adalah tempat hubungan terpenting seseorang terkonstelasi, baik dengan pasangan maupun publik."
Raja dan Ratu menutup tahun di Sandringham, Norfolk, tempat mereka mengadakan perayaan Natal untuk keluarga besar kerajaan. Pasangan itu mengirimkan kartu Natal mereka pada awal Desember, memilih foto yang diambil pada ulang tahun pernikahan mereka yang ke-20 untuk ditampilkan di bagian dalam.
Mereka difoto di halaman Villa Wolkonsky, kediaman duta besar Inggris di Roma, tempat mereka merayakan ulang tahun pernikahan mereka selama kunjungan kenegaraan ke Italia. Pemberitaan terkait keduanya selama tahun ini tidak hanya menandai momen-momen bahagia.
Kasus Percobaan Pelecehan Seksual
September lalu, melansir Hello, 2 September 2025, Ratu Camilla mengunjungi beberapa badan yang dilindunginya di Cornwall sebagai penampilan pertamanya sejak terungkap ia telah jadi korban percobaan pelecehan seksual saat remaja. Saat tiba untuk jalan-jalan, Camilla tampak glamor dalam gaun bermotif polkadot.
Sebelumnya, psikolog warna dan direktur desain di Lick Colour, Tash Bradley, menjelaskan psikologi umum motif polkadot, mengatakan, "Jadi, seseorang yang mengenakan motif polkadot ingin menggambarkan semacam keceriaan. Ketika membayangkan motif polkadot, Anda langsung merasa lebih rileks. Saat seseorang pakai (busana) motif polkadot, kesannya sangat ceria, bisa membuka obrolan, dan memberi kesan hangat."
Terpisah, seniman Yayoi Kusama dalam bukunya, Manhattan Suicide Addict (2005), mengatakan, "Motif polkadot memiliki bentuk matahari, yang merupakan simbol energi seluruh dunia dan kehidupan kita, dan bentuk bulan, yang tenang," rangkum The Guardian.
Menangkap Semangat Ratu Camilla
"Bulat, lembut, penuh warna, tanpa makna, dan tanpa pengetahuan ... polkadot jadi gerakan. Polkadot adalah jalan menuju ketakterhinggaan," menurut Kusama. Optimisme inilah yang tampaknya menangkap semangat lintas era, mengingat ini adalah motif yang telah memenangkan hati selama masa-masa sulit.
Mengenakan gaun bermotif sarat makna, Camilla mengunjungi ShelterBox, sebuah lembaga amal yang memberi bantuan darurat pada masyarakat yang terdampak bencana alam atau konflik, saat organisasi tersebut merayakan ulang tahunnya yang ke-25. Di sana, ia bertemu para relawan.
Camilla telah terlibat dengan badan amal tersebut selama beberapa tahun. Ia pertama kali menemukan pekerjaan mereka selama perjalanan ke Pakistan pada 2006.
Kunjungan kedua Ratu pada Selasa adalah Newquay. Ia mengunjungi Gereja Wave House, yang berkat Dana Komunitas Cornwall telah menyediakan dana sebesar 117 ribu poundsterling untuk mendukung proyek lokal.