Rusia Luncurkan 3 Satelit Komunikasi Iran ke Orbit

Ketiga satelit Iran tersebut diberi nama Paya, Kowsar, dan Zafar-2.

oleh Khairisa FeridaDiterbitkan 30 Desember 2025, 09:00 WIB
Ilustrasi nuklir Iran (AFP)

Liputan6.com, Teheran - Rusia pada hari Minggu (28/12/2025) mengirim tiga satelit komunikasi milik Iran ke orbit, yang merupakan peluncuran kedua sejak Juli. Demikian dilaporkan televisi pemerintah Iran.

Melansir Associated Press, laporan tersebut menyebutkan bahwa sebuah roket Rusia membawa satelit-satelit itu untuk mengorbit Bumi pada ketinggian 500 kilometer dari landasan peluncuran Vostochny di Rusia bagian timur. 

Laporan yang sama mengatakan bahwa Paya, dengan berat 150 kilogram, merupakan satelit terberat yang pernah ditempatkan Iran ke orbit. Kowsar memiliki berat 35 kilogram, namun laporan tersebut tidak menyebutkan berapa berat Zafar-2.

Satelit-satelit ini memiliki kemampuan pencitraan dengan resolusi hingga 3 meter, yang dapat dimanfaatkan dalam pengelolaan sumber daya air, pertanian, dan lingkungan. Masa operasionalnya diperkirakan hingga lima tahun.

Rusia bukan kali ini saja meluncurkan satelit Iran ke orbit, menyoroti hubungan erat antara kedua negara. Pada bulan Juli, sebuah roket Rusia juga mengirim satelit komunikasi Iran Nahid-2 ke orbit.

Rusia, yang menandatangani perjanjian kemitraan strategis dengan Iran pada bulan Januari, dengan tegas mengecam serangan Israel dan Amerika Serikat (AS) terhadap Iran yang terjadi selama 12 hari pada bulan Juni dan menewaskan hampir 1.100 warga Iran, termasuk para komandan militer dan ilmuwan nuklir. Serangan balasan berupa rentetan rudal oleh Iran menewaskan 28 orang di Israel.

Sebagai proyek jangka panjang, Iran dari waktu ke waktu meluncurkan wahana pembawa satelit untuk mengirimkan satelit-satelitnya ke luar angkasa.

AS menyatakan bahwa peluncuran satelit Iran melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB dan menyerukan agar Teheran tidak melakukan aktivitas apa pun yang melibatkan rudal balistik yang mampu membawa senjata nuklir. Sanksi PBB yang terkait dengan program rudal balistik Iran sendiri telah berakhir pada tahun 2023. 

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya