Gavi Bidik Comeback Februari, Mimpi Piala Dunia 2026 Tetap Menyala

Gavi menargetkan comeback Februari setelah operasi lutut. Gelandang Barcelona itu menegaskan pemulihan berjalan sesuai rencana dan mimpi Piala Dunia 2026 tetap

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 29 Desember 2025, 19:53 WIB
Selebrasi Gavi dalam laga pramusim Daegu vs Barcelona, Senin (4/8/2025). (FC Barcelona Official)

Liputan6.com, Jakarta - Gelandang Barcelona, Gavi, menegaskan cedera panjang tidak mengubah ambisi terbesarnya. Ia kini membidik kembali merumput pada Februari sambil menjaga mimpi tampil di Piala Dunia 2026 bersama Spanyol.

Pemain berusia 21 tahun itu tengah menjalani fase pemulihan intensif usai operasi lutut kanan pada September. Prosedur tersebut memaksanya menepi sepanjang paruh pertama musim dan menambah periode sulit dalam kariernya.

Di tengah absennya dari lapangan, Gavi menyaksikan performa kuat Barcelona dari pinggir. Ia tetap terhubung dengan tim, sembari menata ulang fokus agar kembali dalam kondisi terbaik.


Proses Pemulihan yang Terukur

Gavi dari Barcelona mencetak gol dalam laga persahabatan antara Barcelona dan Daegu FC di Stadion Daegu, Daegu, Korea Selatan, Senin, 4 Agustus 2025. (Kim Hyun-tea/Yonhap via AP)

Sejak menjalani operasi, Gavi menjalani program rehabilitasi individual di Ciutat Esportiva. Rencana pemulihan disusun ketat agar tidak ada jalan pintas yang berisiko.

Februari ditetapkan sebagai target kembalinya Gavi ke kondisi siap bermain. Baik pemain maupun klub sepakat untuk tidak mempercepat proses demi menghindari masalah lanjutan.

Meski belum bisa berkontribusi di lapangan, Gavi terus memantau laju positif tim. Perasaan bangga terhadap rekan setim berjalan beriringan dengan frustrasi karena hanya bisa menonton dari luar.


Pernyataan Gavi Soal Kondisi dan Mentalitas

(Dari kiri) Gelandang Barcelona asal Spanyol #16, Fermin Lopez, penyerang Barcelona asal Spanyol #19, Lamine Yamal, dan gelandang Barcelona asal Spanyol #06, Pablo Gavi, merayakan kemenangan di akhir pertandingan liga Spanyol antara FC Barcelona dan Real Madrid CF di Estadi Olimpic Lluis Companys di Barcelona, pada 11 Mei 2025. Barcelona menang 4-3. (Josep LAGO/AFP)

Berbicara kepada Mundo Deportivo setelah sesi latihan individual, Gavi menyampaikan keyakinannya bahwa pemulihan berjalan sesuai rencana.

“Semuanya berjalan sesuai rencana. Saya memenuhi tenggat waktu yang mereka tetapkan, dan sejauh ini semuanya berjalan sangat baik.”

Ia mengakui tantangan mental menjadi bagian tersulit selama masa pemulihan. Menurutnya, cedera panjang memberi pelajaran penting tentang kesabaran.

“Anda belajar banyak ketika mengalami cedera seperti ini. Di atas segalanya, soal kesabaran. Yang paling menyakitkan bagi saya adalah melihat rekan setim bermain dan saya tidak bisa ikut turun ke lapangan.”


Target Jangka Pendek dan Pandangan ke Depan

Gavi juga menyampaikan pesan untuk pendukung Barcelona menjelang tahun baru. Ia berharap kondisi kesehatan dan kebahagiaan menjadi fondasi untuk meraih target besar.

“Kesehatan dan kebahagiaan, dan semoga kami bisa memenangkan semua gelar yang mungkin.”

Ia menekankan bahwa performa tim yang sedang bagus tidak boleh membuat lengah.

“Mereka menjalani musim yang hebat, tetapi kami tidak boleh bersantai karena belum ada satu pun trofi yang diputuskan.”

Terkait motivasi pribadinya, Gavi menegaskan fokus utamanya adalah pemulihan total. Ia menyebut target waktu kembalinya sudah jelas sejak awal proses.

“Yang benar-benar penting bagi saya adalah berada di sini bekerja untuk pulih secepat dan sebaik mungkin. Secara teori, saya seharusnya siap bermain dalam lima bulan sejak cedera.”

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya