Liputan6.com, Moskow - Rusia berencana untuk memodernisasi triad nuklirnya dan mengembangkan sistem pertahanan udara universal sebagai bagian dari program persenjataan untuk tahun 2027-2036.
"Perhatian khusus diberikan pada peningkatan kemampuan pasukan darat, pemeliharaan dan modernisasi triad nuklir, pengembangan sistem pertahanan udara universal, dan peningkatan potensi ekspor senjata dan peralatan Rusia," demikian pengumuman yang disampaikan oleh Kremlin, dikutip dari Antara News, Minggu (28/12/2025).
Advertisement
Program Persenjataan Negara berfungsi sebagai dokumen perencanaan jangka panjang yang mengatur pengembangan, produksi, dan pemeliharaan senjata dan perangkat keras militer dalam kesiapan tempur.
Disetujui oleh presiden Rusia setiap lima tahun, program 10 tahun itu membahas ancaman yang ada dan masa depan terhadap keamanan nasional.
Pada Desember 2025, parameter untuk siklus 2027-2036 telah dihitung dan siap untuk persetujuan resmi.
Tujuan tersebut mencakup pengadaan kembali peralatan militer secara sistematis berdasarkan pengalaman tempur di dunia nyata dan tantangan global saat ini.
Presiden Rusia Vladimir Putin baru-baru ini menyatakan bahwa kekuatan nuklir negara itu telah dimodernisasi sebesar 92 persen, dan mengeklaim bahwa tidak ada kekuatan lain di dunia yang mencapai tingkat tersebut.
Pengumuman itu menyusul laporan penempatan sistem rudal hipersonik Oreshnik dalam tugas tempur awal bulan ini.