Liputan6.com, Jakarta - Pemeriksaan darah konvensional hanya memberikan gambaran sebagian dari proses pembekuan. Namun, saat ini, di era teknologi medis yang makin canggih ada pemeriksaan menggunakan Thromboelastography (TEG).
Lewat pemeriksaan TEG maka bisa menilai proses pembekuan darah secara menyeluruh dan real-time, mulai dari pembentukan hingga kekuatan bekuan darah.
Advertisement
“TEG adalah metode pemeriksaan pembekuan darah menggunakan metode viscoelastometric yang dapat mengevaluasi fungsi pembekuan darah secara real-time dengan menilai kaskade koagulasi, aggregasi trombosit, interaksi trombosit-fibrin, kekuatan bekuan darah, hingga peluruhannya," kata dokter spesialis patologi klinik Petty Atmadja dari Siloam Hospitals TB Simatupang Jakarta.
Pemeriksaan TEG, kata Petty, mampu mendeteksi risiko perdarahan abnormal dan penyumbatan pembuluh darah dengan akurat. Maka dari itu, pemeriksaan ini sehingga bermanfaat dalam mendiagnosis kelainan pembekuan darah kompleks.
Lalu, hasil yang didapatkan dari pemeriksaan TEG membantu dokter dalam mengawasi pemberian terapi anti-koagulan dan anti-platelet pada pasien dengan gangguan jantung dan pembuluh darah.
Bila dokter mendapatkan informasi proses pembekuan darah secara cepat dari hasil TEG, maka dapat merekomendasikan terapi sesuai kondisi pasien seperti disampaikan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Isabella Lalenoh.
"Contohnya penggunaan obat pengencer darah pada pasien yang dipasang ring jantung," kata Isabella dalam keterangan tertulis.
Bantu Dokter Pantau Pembekuan Darah
Pemeriksaan ini juga membantu dokter saat melakukan tindakan medis pada pasien dengan penyakit jantung.
Selain itu, pemeriksaan TEG juga membantu dokter untuk memperkirakan risiko perdarahan serta menentukan apakah pasien di ruang perawatan intensif bisa menjalani operasi kecil dengan aman meskipun hasil tes darahnya menunjukkan risiko perdarahan yang lebih tinggi.
Isabella juga menuturkan pemeriksaan TEG juga membantu dokter dalam memantau pembekuan darah pada pasien sedang menjalani cardiac assist device support dan sudah terpasang jantung buatan (total artificial hearts).
Pemeriksaan TEG untuk Ibu Hamil
Selain untuk pasien jantung, pemeriksaan pembekuan darah dengan Thromboelastography penting dilakukan pada ibu hamil yang berisiko tinggi.Pemeriksaan TEG memberikan informasi yang lebih jelas dan membedakan kondisi pembekuan darah yang normal pada ibu hamil dengan kondisi pembekuan darah yang tidak normal akibat preeklamsia.
"Dengan begitu, gangguan pembekuan darah bisa diketahui lebih dini," kata dokter spesialis obstetri dan ginekologi Andre Viscountie Saputra.
Pada ibu hamil dengan kondisi preeklampsia, lewat pemeriksaan TEG juga bisa mengetahui gambaran seberapa berat kondisi sang ibu. Informasi yang didapatkan bisa digunakan dokter untuk memantau perkembangan penyakit dan memperkirakan risikonya.
Prosedur Sesuai Kebutuhan Pasien
Layanan diagnostik Thromboelastography (TEG) bisa dilakukan di Jakarta. Satu-satunya rumah sakit swasta di Jakarta yang memiliki layanan tersebut yakni Siloam Hospitals TB Simatupang.
Menurut Hospital Director Siloam Hospitals TB Simatupang, dokter Dewi Wiguna, M.Sc, ketersediaan TEG membuat prosedur yang dilakukan benar-benar sesuai kebutuhan medis pasien.
"Pemeriksaan TEG juga mendukung one-stop solution untuk pengobatan penyakit jantung. Mulai dari pencegahan, pemeriksaan jantung, Prosedur lanjutan, hingga monitoring paska prosedur dengan memastikan terapi yang diberikan bersifat individualized dan berfokus pada patient safety," kata Dewi.