Manchester United Ditegur Klub Rival Gara-Gara Komentar Keterlaluan Pemain Muda Pinjaman

Seorang mantan anggota staf Manchester United mengungkapkan bahwa klub dipanggil setelah insiden yang melibatkan pemain pinjaman dan manajer.

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 26 Desember 2025, 19:00 WIB
Penyerang Manchester United, Joshua Zirkzee, kanan, digantikan Kobbie Mainoo selama pertandingan Liga Primer Inggris antara Manchester United dan Newcastle di stadion Old Trafford di Manchester, Inggris, Selasa dini hari WIB (31-12-2024). (Foto AP/Dave Thompson)

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United memiliki tradisi panjang dalam mengembangkan pemain muda untuk digunakan di tim utama Setan Merah atau menjual mereka ke klub lain. Produk akademi selalu masuk dalam setiap skuad pertandingan sejak 30 Oktober 1937, dengan tradisi tersebut kini mendekati usia 89 tahun.

Beberapa pemain top telah belajar di akademi MU, yaitu Class of ’92 - David Beckham, Ryan Giggs, Paul Scholes, Gary Neville, Phil Neville, dan Nicky Butt – yang membantu United asuhan Sir Alex Ferguson meraih kesuksesan sepanjang tahun 1990-an dan awal hingga pertengahan 2000-an.

Baru-baru ini, Marcus Rashford, Scott McTominay, dan Kobbie Mainoo telah menjadi pemain-pemain unggulan yang dihasilkan oleh akademi MU yang terkenal di dunia. Sementara beberapa pemain lainnya telah meniti karier di dunia sepak bola.

Namun, dalam beberapa pekan terakhir, beberapa pendukung kecewa dengan sikap pelatih kepala saat ini, Ruben Amorim, terhadap pemain akademi, karena Mainoo belum pernah menjadi starter dalam satu pertandingan pun di Liga Inggris musim ini.

Di sisi lain, pelatih asal Portugal itu juga tampak mengkritik tiga pemain muda lainnya dalam konferensi persnya menjelang pertandingan imbang 4-4 ​​melawan Bournemouth pada 15 Desember.


Tak Sependapat dengan Manajer

Pelatih Manchester United asal Portugal, Ruben Amorim (kanan), menyaksikan penyerang Manchester United asal Belanda #11, Joshua Zirkzee (kiri), meninggalkan lapangan setelah digantikan oleh gelandang Manchester United asal Inggris #37, Kobbie Mainoo, selama pertandingan Liga Primer Inggris antara Manchester United dan Newcastle United di Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, Selasa dini hari WIB (31-12-2024). (Darren Staples/AFP)

Saat menjawab pertanyaan tentang mengapa Mainoo belum dipinjamkan, ia malah menyoroti Harry Amass, Chido Obi, dan Toby Collyer. Amorim mengatakan bahwa Amass "kesulitan di Championship" saat dipinjamkan ke Sheffield Wednesday.

Amass kemudian memposting foto dirinya memegang penghargaan Pemain Terbaik Bulan November di Instagram Story-nya.

Amorim juga berbicara tentang beberapa pemain muda yang merasa "berhak". Dan tampaknya ini bukan pertama kalinya seorang pemain muda di United dan seorang manajer tidak sependapat.


Insiden Libatkan Pemain Muda

Setelah menjalani tiga laga terakhir tanpa kemenangan, Manchester United akhirnya kembali memetik tiga poin penuh usai menang 3-2 atas Newcastle United pada laga tunda pekan ke-34 di Old Trafford, Kamis (16/5/2024) dini hari WIB. Kemenangan yang diraih pada laga kandang terakhir musim ini ditentukan lewat gol-gol Kobbie Mainoo, Amad Diallo dan Rasmus Hojlund. Sementara Newcastle United hanya mampu membalas dua gol melalui Anthony Gordon dan Lewis Hall. Dengan koleksi 57 poin, MU menempati posisi ke-8 di bawah Newcastle United yang unggul selisih gol menjelang pekan penutup Liga Inggris musim ini. (AP Photo/Dave Thompson)

Dalam sebuah wawancara baru-baru ini dengan Mail, mantan manajer pemain pinjaman United, Les Parry, menceritakan sebuah insiden yang melibatkan seorang pemain muda yang dipinjamkan.

Ia dipanggil ke klub rival untuk sebuah pertemuan karena seorang pemain muda, yang dipinjamkan ke klub tersebut dari MU berteriak. "Jam berapa ini?’ ketika manajer datang terlambat ke tempat latihan.


Interupsi Pembicaraan Tim Manajer

Pemain Manchester United, Kobbie Mainoo (kiri) merayakan gol penyeimbang 4-4 ke gawang Lyon dalam laga lanjutan Liga Europa 2024/2025 di Old Trafford, Manchester, Inggris, Jumat (18/04/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Jon Super)

“Dia berusia 18 tahun,” kata Parry. “Ada pemain internasional di sana yang telah bermain 200 pertandingan di Liga Premier. Diam saja dan lanjutkan saja.”

Insiden lain melibatkan seorang pemain pinjaman United yang melakukan debutnya di League One, di mana pemain tersebut diduga menginterupsi pembicaraan tim manajer di babak pertama untuk memberi tahu rekan-rekan barunya agar memberikan bola kepadanya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya