Niclas Fullkrug dan Solusi Duel Bola Atas di Lini Depan AC Milan

Niclas Fullkrug membawa keunggulan duel udara yang tak dimiliki striker AC Milan saat ini. Sundulan bomber Jerman itu jadi aspek krusial bagi Rossoneri.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 25 Desember 2025, 20:09 WIB
Niclas Fullkrug mulai bermain untuk Borussia Dortmund pada 2023. Namun, Fullkrug tak masuk dalam skema pelatih Dortmund Nuri Sahin pada musim ini. Pemain asal Jerman itu akhirnya dijual ke klub Premier League West Ham. West Ham mengeluarkan 27 juta euro untuk mendapatkan striker 31 tahun tersebut. (OZAN KOSE / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - AC Milan semakin dekat mengumumkan perekrutan Niclas Fullkrug. Penyerang asal Jerman itu telah menyelesaikan tes medis dan tinggal menunggu pengesahan resmi dari klub.

Kedatangan Fullkrug bukan sekadar menambah opsi di lini depan. Eks pemain Borussia Dortmund itu menawarkan aspek baru. Ia membawa aspek permainan yang selama ini nyaris absen dalam skuad Rossoneri.

Sepanjang musim berjalan, Milan kerap kesulitan memaksimalkan peran penyerang tengah. Beban gol justru banyak ditopang oleh Rafael Leao dan Christian Pulisic dari sisi sayap.

Situasi tersebut membuat Milan membutuhkan profil striker yang berbeda. Fullkrug hadir dengan karakteristik yang secara spesifik menjawab kebutuhan tersebut.


Duel Udara, Dimensi Baru untuk Lini Depan Milan

West Ham berhasil mendatangkan pemain internasional Jerman Niclas Fullkrug dari Borussia Dortmund. Fullkrug membela Jerman di gelaran Euro 2024 kemarin. Kini ketajaman Fullkrug sangat dinanti di Premier League. (FOTO: instagram.com/niclas.fuellkrug24/)

Niclas Fullkrug dikenal sebagai striker dengan kekuatan duel bola udara yang menonjol. Sundulan menjadi senjata utamanya, sesuatu yang jarang dimiliki penyerang Milan saat ini.

Statistik musim ini memperlihatkan celah besar. Milan sudah mencetak 24 gol di liga, namun hanya satu yang lahir dari sundulan, yakni pada pekan kedua saat Ruben Loftus-Cheek memaksimalkan umpan Luka Modric.

Jika ditarik ke Coppa Italia, Milan hanya menambah satu gol sundulan lewat Rafael Leao. Jumlah itu tetap minim, terutama mengingat Rossoneri memiliki sejumlah pemain dengan kualitas umpan silang yang baik.

Fullkrug diharapkan mengubah situasi tersebut. Pada musim 2023/2024 bersama Borussia Dortmund, ia mencetak 16 gol, empat di antaranya lewat sundulan. Dua dari tiga golnya bersama West Ham juga lahir dengan cara serupa.

Dengan kehadiran Fullkrug, Massimiliano Allegri kini memiliki dimensi serangan tambahan. Bukan hanya variasi taktik, tetapi solusi konkret untuk mengoptimalkan umpan-umpan dari sisi lapangan yang selama ini belum termanfaatkan maksimal.

Sumber: SempreMilan


Klasemen Serie A 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya