Mantan Pemain Manchester United Angkat Bicara, Ole Gunnar Solskjaer Dipecat Terlalu Cepat

Nemanja Matic menilai Manchester United seharusnya memberi Ole Gunnar Solskjaer waktu lebih lama. Menurutnya, era Ole berjalan sempurna dan penuh fondasi kuat.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 22 Desember 2025, 22:05 WIB
Pelatih kepala Besiktas asal Norwegia, Ole Gunnar Solskjaer, bereaksi di akhir pertandingan pekan ke-7 fase liga Liga Europa UEFA antara Besiktas dan Athletic Bilbao di stadion Besiktas Park di Istanbul pada 22 Januari 2025. (Yasin AKGUL/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Ole Gunnar Solskjaer memang meninggalkan Manchester United tanpa trofi. Namun, warisan kepelatihannya kembali menjadi bahan perbincangan. Dia dinilai cukup sukses membangun tim yang kompetitif.

Nemanja Matic, salah satu pemain MU pada era Solskjaer, muncul dengan pandangan berbeda. Mantan gelandang MU itu menilai Solskjaer pantas mendapat waktu lebih panjang di Old Trafford.

Solskjaer memimpin MU dari Desember 2018 hingga November 2021. Dalam periode itu, ia membawa stabilitas di tengah masa transisi klub.

Meski kerap dikritik, era Solskjaer kini dinilai ulang. Terutama jika dibandingkan dengan kondisi MU saat ini. MU era Solskjaer dinilai lebih stabil dan punya identitas bermain yang jelas.


Penilaian Matic soal Prestasi Solskjaer

Nemanja Matic - Dianggap sudah mulai menua dan performanya terus menurun menjadi alasan fans kurang menyukai kehadiran Matic. Menurut suporter fanatik MU, saat ini MU butuh gelandang bertahan muda dan tangguh untuk bersaing di kerasnya persaingan Liga Inggris. (AFP/Paul Ellis)

Solskjaer mencatatkan 51 kemenangan dari 109 laga Premier League bersama Manchester United. Rata-rata poinnya mencapai 1,81 per pertandingan.

MU merasakan finis di posisi kedua dan ketiga liga pada era Solskjaer. Mereka juga menembus final Liga Europa 2021 serta semifinal dua kompetisi domestik.

Matic menilai pencapaian itu sering diremehkan. Padahal, secara objektif, MU berada di level kompetitif yang stabil.

“Kami finis di posisi kedua dan ketiga di bawah kepemimpinannya. Ada suasana di tim yang tidak membuat kami senang finis di posisi kedua, tetapi ketika Anda melihat hasilnya sekarang, kami melakukan hal yang luar biasa,” kata Matic kepada FourFourTwo.


Suasana Tim dan Fondasi yang Kuat

Marcus Rashford bersama Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer. (PAUL ELLIS / AFP)

Matic menegaskan bahwa Solskjaer bekerja dengan struktur yang jelas. Ia menyebut staf kepelatihan juga memiliki peran besar.

“Saya pikir Ole pantas mendapatkan lebih banyak waktu dan ketika saya mengatakan Ole, saya juga ingin menyebutkan stafnya, seperti Michael Carrick dan Kieran McKenna. Mereka berada di jalur yang benar untuk membawa United kembali," ucap Matic.

Menurut Matic, keputusan memecat Solskjaer terlalu reaktif. Mantan pemain Chelsea itu menilai proses yang dibangun sudah berada di arah yang tepat.

“Tentu saja, mereka membuat keputusan untuk memecat Ole berdasarkan beberapa hasil terakhirnya, tetapi dia adalah orang yang luar biasa dengan profil yang tepat untuk klub ini. Dia dan para asistennya memahami sepak bola, latihan berjalan sempurna dan setiap detail kecil telah disiapkan untuk kami," tegas Matic.

Sumber: FotMob


Klasemen Premier League 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya