Liputan6.com, Jakarta - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) Jawa Barat menggelar Musyawarah Daerah (Musda) secara serentak di tingkat kabupaten/kota se-Jawa Barat pada Minggu, 21 Desember 2025.
Agenda lima tahunan yang merupakan forum kekuasaan tertinggi partai di tingkat daerah ini dipimpin langsung oleh Ketua DPW PAN Jawa Barat, Ahmad Najib Qodratullah.
Advertisement
Momentum yang sempat tertunda selama dua pekan ini turut dihadiri dan disaksikan langsung oleh Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan, Sekjen Eko Patrio, serta jajaran Waketum seperti Viva Yoga Mauladi dan Bima Arya.
Ada yang berbeda dalam pesan yang disampaikan Ahmad Najib kali ini. Selain menekankan konsolidasi internal, ia memberikan perhatian khusus pada pesatnya perkembangan teknologi informasi serta fenomena globalisasi yang mengintegrasikan berbagai bidang kehidupan.
Najib mengimbau agar seluruh kader PAN di Jawa Barat memiliki kepekaan tinggi dalam menyampaikan kebenaran di tengah keriuhan media sosial yang kini menjadi lintasan bebas hambatan informasi.
"Hindari narasi yang beraroma fitnah, kebencian, dan SARA. Gunakan media sosial secara bijak untuk kepentingan kemajuan bangsa yang beradab," kata Najib dalam keterangannya, Senin (22/12).
Rotasi Kader
Musda serentak ini sekaligus menandai berakhirnya masa bakti pengurus DPD PAN tingkat kabupaten/kota periode 2020–2025. Dengan tuntasnya agenda ini, struktur partai di Jawa Barat dipastikan dalam kondisi segar (fresh from the oven) untuk memulai kinerja tahun 2026.
Melalui regenerasi kepemimpinan ini, DPW PAN Jabar berharap proses rotasi kader dan tata kelola organisasi dapat berjalan lebih efektif, mulai dari tingkat kabupaten/kota hingga menyentuh akar rumput di tingkat kecamatan (DPC).