Pengakuan Jujur Alexander Isak soal Performa Buruk di Liverpool: Bukan Pertama Kalinya

Pemain Liverpool, Alexander Isak, jujur mengakui bahwa performanya melorot di The Reds. Dia menyebut ini bukan kali pertamanya mengalami situasi sejenis.

oleh Theresia Melinda IndrasariDiterbitkan 20 Desember 2025, 15:30 WIB
Alexander Isak mengaku tak bisa memberi jawab pasti soal penyebab performanya melorot sejak pindah ke Liverpool. (AP Photo/Jon Super)

Liputan6.com, Jakarta - Alexander Isak terang-terangan memberi pengakuan soal performanya yang melorot begitu pindah ke Liverpool.

Sebagaimana diketahui, penyerang internasional Swedia itu baru bergabung dengan sang juara liga pada musim panas 2025 lewat kesepakatan yang memecahkan rekor transfer Inggris.

The Reds menggelontorkan dana sebesar 125 juta poundsterling demi mengangkut Isak dari sesama klub Premier League, Newcastle United.

Sayangnya begitu pindah ke Anfield, kinerja Isak malah kurang optimal. Pemuda berusia 26 tahun itu tercatat baru memberi kontribusi masing-masing 1 gol dan assist untuk Liverpool dalam 9 pertandingan liga yang dia jalani musim ini.

Catatan tersebut kontras dibandingkan saat dia masih memperkuat The Magpies. Musim lalu, Isak mengemas total 23 gol dan 6 assists di Premier League untuk membawa timnya finis dalam zona Liga Champions.

Penurunan ini tak ayal menimbulkan pertanyaan besar di kalangan penggemar dan pengamat sepak bola terkait faktor yang menghambat penampilan penyerang berbakat di Anfield.


Kata-Kata Alexander Isak

Penyerang Liverpool asal Swedia #09, Alexander Isak (tengah), gelandang Liverpool asal Hongaria #08, Dominik Szoboszlai (kiri), dan penyerang Liverpool asal Mesir #11, Mohamed Salah, menunggu babak kedua dimulai dalam pertandingan Premier League antara Liverpool dan Manchester United di Anfield, Liverpool, Inggris barat laut, pada 19 Oktober 2025. (PETER POWELL/AFP)

Bicara soal start-nya yang lambat setelah hampir empat bulan datang ke Merseyside, Alexander Isak terang-terangan mengaku dia tak tahu-menahu alasan di balik situasi ini.

Yang jelas, penyerang berusia 26 tahun menilai ini bukan kali pertama situasi serupa terjadi dalam kariernya. Kesulitan sejenis, menurut dia, sempat dirasakan pula di era-era sebelum gabung Liverpool

"Saya sebenarnya tidak punya jawaban untuk itu,” kata Isak saat ditanya soal performanya sejak bersama Liverpool.

"Dari segi tim, jelas perkembangannya lambat, tapi memang begitulah sepak bola. Selalu ada tim yang tampil gemilang, sementara tim lain melambat. Intinya adalah membalikkan keadaan itu," ujarnya lagi, dilansir dari This Is Anfield.

"Bagi saya juga, ini bukan pertama kalinya dalam karier saya mengalami periode seperti ini, atau berada dalam kondisi buruk. Begitulah cara kerja karier sepak bola, harus diperjuangkan agar bisa keluar (dari situasi buruk itu," imbuh sang pemain.

 


Coba Jaga Keseimbangan

Penyerang Liverpool asal Swedia #09, Alexander Isak (kiri), digantikan dalam pertandingan Premier League Inggris antara Liverpool dan Nottingham Forest di Anfield, Liverpool, Inggris barat laut, pada 22 November 2025. (Darren Staples/AFP)

Di tengah situasinya yang belum begitu optimal dengan Liverpool, Alexander Isak mengaku dirinya kini hanya mencoba menjaga keseimbangan.

Lanjut Baca:

Sang pemain tak ingin merasa kelewat senang atau terlalu kecewa ketika hal-hal tak berjalan sesuai harapan. "Seperti yang saya katakan: jangan pernah terlalu tinggi (senang), jangan pernah terlalu rendah (berkecil hati). Saya berusaha menemukan keseimbangan itu, hal itulah yang menurut saya sudah saya kuasai dengan lebih baik," kata Isak lagi. "Memang yang selalu diharapkan adalah bahwa semuanya akan berjalan lancar. Namun, (kenyataannya) tidak semua berjalan sesuai rencana dan kemudian kita harus menerimanya apa adanya," tambah dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya