Transformasi Sunyi Eric Garcia di Barcelona Era Hansi Flick: Dari Terpinggirkan ke tak Tergantikan

Eric Garcia menjelma jadi pemain kunci Barcelona 2025/2026. Sempat dipinjamkan ke Girona, kini ia jadi sosok penting dalam sistem Hansi Flick.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 20 Desember 2025, 00:23 WIB
Aurelien Tchouameni (Real Madrid) menghalau Eric Garcia (Barcelona) dalam laga La Liga 2025/2026 di Santiago Bernabeu, 26 Oktober 2025. (AP Photo/Bernat Armangue)

Liputan6.com, Jakarta - Eric Garcia bukan tipikal cerita kebangkitan yang berisik di Barcelona. Tidak ada gol, assist atau selebrasi berlebihan yang mengiringi kembalinya Eric Garcia dalam rencana utama Barcelona.

Namun, di balik ketenangan itu, ada perubahan besar. Bek asal Spanyol tersebut kini menjadi bagian penting dari proyek FC Barcelona. Dia bangkit sebagai pemain fungsional secara taktik.

Padahal, beberapa musim lalu posisinya nyaris terhapus. Peminjaman ke Girona sempat memberi kesan bahwa kariernya di Camp Nou berada di ujung jalan. Bahkan, dia hampir dijual ke Como 1907.

Musim 2025/2026 mengubah segalanya. Di bawah kendali pelatih Hansi Flick, Garcia menjelma menjadi pemain yang dipercaya di momen-momen krusial.


Kebangkitan Sunyi Eric Garcia Bersama Flick

Aksi Eric Garcia bersama Barcelona pada musim 2025/2026 - AP Photo/Lalo R. Villar

Kebangkitan Garcia tidak dibangun dari sensasi. Ia lahir dari pengulangan, konsistensi, dan kemampuan beradaptasi dengan pelatih maupun taktik.

Flick melihat nilai pada fleksibilitasnya. Garcia bisa bermain sebagai bek tengah, bek kanan, bahkan masuk ke lini tengah tanpa mengganggu struktur tim.

Keandalan itu membuat Barcelona terasa lebih stabil. Garcia menjadi sosok yang selalu hadir ketika tim membutuhkan keseimbangan.

Tak heran, perpanjangan kontrak hingga 2031 terasa simbolis. Itu bukan sekadar kontrak baru, melainkan pengakuan atas perjalanan panjangnya.

“Kita masih memiliki banyak tahun kesuksesan di depan kita,” kata Garcia ketika meneken perpanjangan kontrak.


Dari La Masia ke Tulang Punggung Sistem Flick

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, bertepuk tangan saat pertandingan La Liga Spanyol melawan Elche di Barcelona, Spanyol, Senin, 3 November 2025. (AP Photo/Joan Monfort)

Hubungan Garcia dengan Barcelona selalu sarat takdir. Ia tumbuh dari La Masia, pergi ke Manchester City, lalu pulang dengan ekspektasi besar.

Ia sempat diproyeksikan sebagai penerus Gerard Pique. Namun, krisis klub, pergantian pelatih, dan ketidakstabilan tim membuat perjalanannya tersendat.

Peminjaman ke Girona tampak seperti pengasingan. Banyak pemain tak pernah kembali dari fase itu, apalagi di klub sebesar Barcelona.

Namun, Garcia kembali dengan versi dirinya yang lebih matang. Lebih tenang, lebih tajam, dan lebih fungsional dalam sistem permainan.


Hansi Flick Batalkan Transfer Eric Garcia ke Como 1907

Kiper Barcelona, Wojciech Szczesny, meninju bola melewati Aurelien Tchouameni dari Real Madrid dan Eric Garcia dari Barcelona dalam pertandingan La Liga di Santiago Bernabeu, Minggu, 26 Oktober 2025. (AP Photo/Bernat Armangue)

Flick tidak sekadar memanfaatkannya. Ia memilihnya, bahkan memveto rencana penjualan ke Como pada Januari.

Dalam sistem Flick yang menuntut intensitas tinggi, Garcia menjadi pemecah masalah. Ia menjawab banyak pertanyaan taktis sekaligus.

“Bagi seorang pelatih, sungguh fantastis memiliki pemain seperti dia,” kata Flick dikutip dari Barca Universal.

Pernyataan itu bukan basa-basi. Itu pengakuan dari pelatih yang menemukan pemain yang bisa ia percaya sepenuhnya.

Sumber:  Barca Universal


Klasemen La Liga 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya