Liputan6.com, Jakarta - Si Upin Ipin kembali menunjukkan kepedulian mereka terhadap Indonesia di tengah kondisi yang memprihatinkan dalam beberapa hari terakhir. Empati itu datang dari para animator di balik serial animasi populer asal Malaysia tersebut, yang secara khusus mengaitkan doa mereka dengan musibah banjir yang melanda wilayah Sumatera, terutama Aceh, sebagai bentuk solidaritas lintas negara.
Melalui akun resmi media sosial @upinipinofficial, pesan dukungan itu disampaikan pada Jumat (19/12/2025). Unggahan tersebut menampilkan Upin dan Ipin dengan mimik wajah sedih sambil menengadahkan tangan.
Advertisement
Dalam keterangan unggahan, tertulis doa untuk masyarakat Sumatera, terutama Aceh, yang terdampak banjir.
“Mari kita sama-sama doakan buat teman-teman di Sumatera, Indonesia yang dilanda banjir khususnya di Aceh. Ya Allah lindungilah mereka dan semoga lekas pulih,” tulis caption tersebut, lengkap dengan tagar #UpinIpin, #UpinIpinDoaAcehSumatera, #AcehSegeraPulih, #LesCopaque, dan #SahabatSelamanya.
Kerusakan Aceh Paling Berat, Sejumlah Daerah Masih Terisolasi
Dilansir dari Kanal Ekonomi Liputan6. com pada Jumat (19/12/2025) Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melaporkan update penanganan pasca bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Aceh diklaim jadi daerah dengan kerusakan paling berat, dengan beberapa wilayah masih terisolasi lantaran ruas jalanan antar kecamatan belum bisa ditembus.
Dody melaporkan, sebelumnya wilayah-wilayah seperti di Aceh Tengah dan Bener Meriah sulit ditembus via jalur darat. Namun kini beberapa jenis kendaraan roda dua dan empat sudah bisa melintas.
"Sebetulnya sih terakhir kemarin kan yang belum bisa dimasukin itu kan Aceh Tengah dan Bener Meriah. Tapi kemarin sore sudah bisa tertembus, Alhamdulillah, walaupun memang masih kendaraan yang terbatas. Roda 2 dan Soda 4 yang 4x4. Ini memang logistik belum 100 persen," jelasnya di Kantor Kementerian PU, Jakarta, Kamis (18/12/2025).
Jalur Alternatif Menuju Aceh Tengah
Sebagai tindak lanjut, Kementerian PU berupaya membuka empat jalur alternatif menuju Aceh Tengah dan Bener Meriah agar bisa segera terbuka. "Jadi ini kita bekerjasama terus dengan TNI, karena kondisinya memang lumayan berat," imbuhnya.
Dikatakan Dody, saat ini jalur lintas kabupaten di Aceh sudah seluruhnya terbuka. Hanya saja, jalan lintas kecamatan/desa di beberapa wilayah masih belum bisa dijangkau.