Liputan6.com, Jakarta - Kehadiran motor listrik di Indonesia kian meningkat, karena masyarakat mulai sadar terhadap kendaraan ramah lingkungan. Selain bebas emisi dan lebih senyap, motor listrik juga dikenal memiliki struktur mesin yang lebih sederhana dibandingkan motor konvensional.
Hal ini membuat banyak orang beranggapan bahwa perawatannya jauh lebih mudah dan minim risiko kerusakan. Namun, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar jika motor listrik digunakan tanpa pemahaman perawatan yang tepat.
Advertisement
Meski tidak menggunakan bahan bakar minyak maupun sistem pembakaran, motor listrik tetap memiliki komponen vital yang perlu dijaga secara rutin, yaitu baterai.
Sebagai sumber tenaga utama, sistem kelistrikan, motor penggerak, hingga perangkat kontrol elektronik, baterai pada motor listrik memiliki karakteristik tersendiri yang sensitif terhadap pola penggunaan dan lingkungan.
Kesalahan kecil, seperti cara pengisian daya yang keliru atau kebiasaan membiarkan motor dalam kondisi tidak ideal, dapat berdampak pada penurunan performa hingga usia pakai yang lebih singkat.
Oleh karena itu, penting bagi pengguna motor listrik untuk memahami langkah-langkah perawatan yang benar sejak awal pemakaian.
Perawatan yang konsisten tidak hanya menjaga performa kendaraan tetap optimal, tetapi juga membantu menghindari biaya perbaikan yang tidak perlu di kemudian hari.
Dikutip dari laman Yadea, setidaknya ada lima cara perawatan untuk motor listrik agar tetap awet dan tidak cepat rusak dalam penggunaan sehari-hari.
Berikut penjelasannya:
1. Selalu Cek Kondisi Baterai
Motor ListrikBaterai adalah sumber daya utama penggerak motor listrik yang kondisinya menentukan jarak dan performa terhadap kendaraan. Untuk itu, lakukanlah pengecekan rutin pada baterai motor listrik, dengan memperhatikan kapasitas dan tanda penurunan performa. Gunakanlah aplikasi atau indikator digital untuk memantau kondisi baterai.
2. Jangan Sampai Baterai Kosong Total
Baterai pada motor listrik rentan terhadap kebocoran. Hal tersebut dikarenakan banyak pengguna motor listrik yang masih menganggap baterai bisa digunakan sampai benar-benar habis sebelum akhirnya diisi ulang.
Padahal, idealnya dalam melakukan pengisian ulang baterai adalah menjaga persentase baterai pada 20 hingga 30 persen. Selain itu jangan terlalu sering mengisi baterai hingga full 100 persen karena dapat mempercepat degradasi baterai.
3. Lakukan Perawatan Komponen
Meski motor listrik lebih simpel ketimbang motor bensin, komponen-komponennya juga harus dijaga kondisinya.
Seperti memeriksa kabel dan konektor agar tidak aus, memastikan sistem pendingin bekerja optimal agar mesin tidak mudah overheat, hingga memeriksa rem, ban, dan suspensi untuk menjaga kenyamanan saat berkendara.
4. Ikuti Jadwal Servis Pabrikan
Servis rutin sangat penting untuk memastikan semua komponen motor listrik dalam keadaan baik. Biasanya, pabrikan motor listrik memberikan panduan servis berdasarkan jarak tempuh atau periode tertentu.
5. Hindari Kondisi Jalan yang Ekstrem
Motor listrik umumnya digunakan dalam jalanan yang rata dan halus, seperti di wilayah perkotaan.
Hindarilah menggunakan motor listrik di jalanan yang berbatu, tergenang banjir, atau tanjakan curam karena bisa mempercepat kerusakan pada komponen tertentu.