Manchester United Bersedia Lepas Gelandangnya, tapi dengan Syarat

Manchester United hanya siap menjual Kobbie Mainoo jika ada tawaran luar biasa pada Januari, dengan pertimbangan taktik Amorim dan faktor finansial klub.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 18 Desember 2025, 23:04 WIB
Penyerang Manchester United, Joshua Zirkzee, kanan, digantikan Kobbie Mainoo selama pertandingan Liga Primer Inggris antara Manchester United dan Newcastle di stadion Old Trafford di Manchester, Inggris, Selasa dini hari WIB (31-12-2024). (Foto AP/Dave Thompson)

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United hanya akan mempertimbangkan melepas Kobbie Mainoo pada bursa transfer Januari jika menerima tawaran yang benar-benar luar biasa. Klub menilai gelandang berusia 20 tahun itu masih memiliki nilai strategis jangka panjang di Old Trafford.

Sikap tersebut sekaligus menutup kemungkinan peminjaman karena manajemen tidak ingin kehilangan kendali atas perkembangan sang pemain. Manchester United juga memahami bahwa hanya sedikit klub Liga Inggris yang sanggup menuntaskan transfer permanen dengan nilai besar.

Di tengah minat dari sejumlah tim, posisi Mainoo tetap berada dalam rencana Ruben Amorim. Pasalnya, sang pemain diyakini akan terus berkembang seiring bertambahnya usia dan jam terbang.


Rencana Amorim dan Situasi Mainoo di Manchester United

Jordan Mainoo-Hames, kakak dari Kobbie Mainoo, melancarkan protes menggunakan t-shirt yang dikenakannya saat laga Manchester United (MU) melawan Bournemouth di Old Trafford, Selasa (16/12/2025) dini hari WIB. (IG Story @jxrdan)

Sky Sports News memperoleh informasi bahwa Amorim memandang Mainoo sebagai bagian penting dari kerangka timnya. Akan tetapi, menit bermain yang terbatas musim ini memunculkan tanda tanya tentang bagaimana respons sang pemain ke depan.

Mainoo belum sekali pun menjadi starter di Liga Inggris musim ini. Namun, dukungan publik terlihat jelas saat suporter memberi sambutan meriah ketika ia masuk sebagai pemain pengganti melawan Bournemouth.

Popularitas Mainoo di mata penggemar tidak sejalan dengan situasinya di lapangan. Akan tetapi, rasa frustrasi muncul karena ia harus menyesuaikan diri dengan perubahan peran setelah musim lalu rutin bermain di era Erik ten Hag.

Kondisi itu ikut berdampak pada karier internasionalnya. Mainoo terakhir tampil bersama Timnas Inggris pada September 2024 dan belum mendapatkan kesempatan di bawah pelatih baru, Thomas Tuchel.

Amorim menegaskan bahwa persoalan ini murni soal kebutuhan taktik. “Kami bermain dengan dua gelandang,” kata Amorim. “Kobbie Mainoo bermain di posisi yang sama dengan Bruno Fernandes dan terkadang sangat sulit mengeluarkan Bruno Fernandes dari tim, dan itu satu-satunya alasan.”


Alasan Finansial dan Pertimbangan Manchester United

Gelandang Manchester United asal Inggris bernomor punggung 37, Kobbie Mainoo (C), berduel dengan gelandang Bournemouth asal Inggris bernomor punggung 16, Marcus Tavernier (L), selama pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Bournemouth di Old Trafford, Manchester, barat laut Inggris, Selasa (16-12-2025) dini hari WIB. (PETER POWELL/AFP)

Dari sisi ekonomi, melepas Mainoo dengan status pinjaman dinilai tidak masuk akal. Gajinya relatif rendah karena berasal dari jalur akademi sehingga penghematan biaya hampir tidak ada.

Jika Mainoo dipinjamkan, klub justru harus mencari pengganti demi menjaga kedalaman lini tengah. Langkah itu berpotensi memicu pengeluaran lebih besar untuk pemain yang belum tentu memahami lingkungan klub.

Oleh karena itu, kebijakan saat ini bersifat tegas. Manchester United memilih menunggu tawaran istimewa sambil menjaga aset mudanya tetap berada dalam proyek jangka panjang.

Sumber: Sky Sports

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya