Napoli vs Milan: Antonio Conte Tuntut Kemenangan Mutlak, Minta Romelu Lukaku Bersabar

Antonio Conte menuntut Napoli menang secara layak lawan AC Milan di Supercoppa Italiana. Berikut komentarnya jelang Napoli vs Milan di Piala Super Eropa.

oleh Afdholud DzikryDiterbitkan 18 Desember 2025, 11:49 WIB
Pelatih Napoli, Antonio Conte saat laga Liga Champions melawan Benfica, 11 Desember 2025. Ia menuntut menang di laga Napoli vs Milan di Piala Super Italia. (AP Photo/Armando Franca)

Liputan6.com, Jakarta - Jelang Napoli vs Milan, pelatih Antonio Conte menegaskan ambisinya membawa Partenopei meraih kemenangan saat bersua AC Milan di semifinal Supercoppa Italiana. Duel panas perebutan tiket final ini akan digelar pada Jumat (19/12/2025) dini hari WIB.

Conte menuntut respons positif dari anak asuhnya setelah rentetan hasil buruk belakangan ini. Napoli baru saja menelan dua kekalahan beruntun, yakni 0-1 dari Udinese di Serie A dan 0-2 dari Benfica asuhan Jose Mourinho di Liga Champions.

Kabar baik sedikit berembus dengan kembalinya beberapa pilar penting ke dalam skuad utama Partenopei. Stanislav Lobotka dinyatakan siap tampil, sementara Romelu Lukaku sudah kembali berlatih bersama tim utama.

Namun, Conte memberikan peringatan keras terkait kondisi kebugaran Lukaku yang belum sepenuhnya pulih. Laga ini menjadi kesempatan pertama Napoli meraih trofi di musim 2025/2026 sekaligus momentum bangkit dari keterpurukan.


Mentalitas Bangkit dari Keterpurukan

Mantan pelatih Tottenham Hotspur dan Chelsea, Antonio Conte ditunjuk Napoli untuk menjadi pelatih baru mereka. (AP Photo/Frank Augstein, File)

Napoli datang ke Riyadh dengan kondisi mental yang sedang diuji setelah lima kemenangan beruntun mereka terhenti. Conte meminta para pemainnya bekerja keras dengan keseriusan dan antusiasme tinggi untuk membalikkan keadaan.

Pelatih asal Italia itu menekankan pentingnya analisis mendalam di balik setiap hasil pertandingan. Ia ingin timnya tetap tenang dan tidak kehilangan arah meski jadwal pertandingan sangat padat setiap tiga hari.

"Kami harus mengelola kemenangan dan kekalahan dengan cara yang sama, kemenangan bisa memberi Anda kepercayaan diri, dan dalam kekalahan, Anda harus melihat 'mengapa'. Anda harus menganalisis semuanya dengan baik," ujar Conte dalam konferensi pers.

"Anda harus pandai mengelola segalanya dan menyelesaikan pekerjaan Anda. Terutama ketika Anda bermain setiap tiga hari," tegas sang allenatore.


Lampu Hijau Lobotka, Krisis Lini Tengah

Pelatih Napoli asal Italia, Antonio Conte, bereaksi selama pertandingan Serie A Italia antara Napoli dan Lecce di stadion Diego Armando Maradona di Naples pada 26 Oktober 2024. (CARLO HERMANN/AFP)

Sektor lini tengah Napoli sedang mengalami krisis akibat cedera yang menimpa Kevin De Bruyne, Andre-Frank Zambo Anguissa, dan Billy Gilmour. Beruntung, Stanislav Lobotka sudah pulih dari masalah minor yang sempat membekapnya.

Pemain Slovakia itu sebelumnya sudah tampil sebagai pemain pengganti saat melawan Udinese. Conte kini memiliki opsi terbatas di lini sentral dengan hanya mengandalkan Lobotka, Scott McTominay, dan Elmas yang beradaptasi di posisi tersebut.

Lanjut Baca:

"Lobo bermain selama setengah jam di Udinese, masalah yang dialaminya tidak terlalu serius, itu masalah kecil yang kini telah terselesaikan. Dia siap bermain," ungkap Conte. "Bukan berarti dia mengubah segalanya, namun gelandang alami yang kami miliki adalah dia dan McTominay. Kami juga memiliki Elmas, yang beradaptasi dengan baik, tetapi kami harus menghormati karakteristik para pemain," tambahnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terbaru

    Berita Terkini Selengkapnya