Skenario Rumit Barcelona untuk Datangkan Julian Alvarez di Masa Depan

Barcelona terus memantau Julian Alvarez sebagai target jangka panjang. Transfer besar ini bergantung pada kondisi finansial klub dan sikap sang pemain.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 17 Desember 2025, 18:38 WIB
Pemain depan Atletico Madrid asal Argentina #19 Julian Alvarez (kiri) merayakan gol pertamanya setelah mengeksekusi penalti dalam pertandingan sepak bola Liga Spanyol antara Real Madrid vs Club Atletico Madrid di Stadion Santiago Bernabeu pada Minggu, 9 Februari 2025 dini hari WIB. (Thomas COEX / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Barcelona dan Julian Alvarez kembali dikaitkan dalam rumor transfer jangka panjang yang menarik perhatian. Klub Catalan itu disebut masih menyimpan minat serius meski kondisi finansial saat ini belum memungkinkan langkah cepat.

Di internal Barcelona, nama Julian Alvarez dianggap sebagai kandidat ideal untuk masa depan lini depan. Penyerang Atletico Madrid itu diproyeksikan menjadi penerus Robert Lewandowski pada 2026.

Barcelona menilai Alvarez cocok dengan profil pemain yang kini mereka prioritaskan. Ia masih muda, berpengalaman di level tertinggi, dan layak untuk kontrak jangka panjang.

Meski demikian, rencana tersebut jauh dari kata mudah untuk diwujudkan. Banyak faktor besar yang harus selaras sebelum transfer ini menjadi kenyataan.

 

 

 


Investasi Jangka Panjang Barcelona

Penyerang Atletico Madrid asal Argentina #19, Julian Alvarez, merayakan gol ketiganya dalam pertandingan Liga Spanyol antara Atletico Madrid dan Rayo Vallecano di Stadion Metropolitano, Madrid, Kamis (25-9-2025). (Javier SORIANO/AFP)

Barcelona memandang Julian Alvarez sebagai investasi strategis, bukan solusi jangka pendek. Usianya memungkinkan klub membangun proyek jangka panjang di lini serang.

Selain itu, Alvarez telah terbukti tampil konsisten di kompetisi elite Eropa. Pengalamannya membuat Barcelona yakin ia bisa langsung beradaptasi dengan tuntutan besar klub.

Dari sisi finansial, Alvarez dianggap pemain yang dapat diamortisasi sepenuhnya. Hal ini selaras dengan kebijakan klub yang lebih berhati hati dalam belanja pemain.


Hambatan Besar dari Atletico Madrid

Atletico de Madrid membuka keunggulan pada menit ke-45 lewat gol Julian Alvarez. (OSCAR DEL POZO/AFP)

Langkah Barcelona semakin rumit karena situasi Atletico Madrid yang kini stabil secara finansial. Perubahan kepemilikan membuat Atletico tidak berada dalam tekanan untuk menjual.

Dengan kondisi tersebut, Barcelona praktis tidak memiliki daya tawar kuat. Atletico juga mengikat Alvarez dengan kontrak panjang hingga 2030.

Klausul pelepasannya pun sangat tinggi, yakni 500 juta euro. Tanpa dorongan dari sang pemain, negosiasi hampir mustahil terjadi.


Faktor Pemain dan Harapan Barcelona

Penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez merayakan gol ketiga timnya dari titik penalti bersama rekan satu timnya dalam pertandingan Liga Spanyol melawan Real Madrid di Stadion Metropolitano, Madrid, Sabtu (27/9/2025). (Oscar DEL POZO / AFP)

Barcelona percaya peluang bisa terbuka jika kondisi tertentu terpenuhi. Salah satunya adalah keinginan Julian Alvarez untuk mencari tantangan baru.

Menurut SPORT, situasi bisa berubah jika Atletico gagal meraih trofi besar musim ini. Dalam skenario itu, keinginan Alvarez untuk pindah akan menjadi kunci utama.

Sementara itu, Barcelona optimistis kondisi finansial mereka akan membaik. Kembalinya penonton ke Camp Nou dan aturan keuangan 1 banding 1 memberi harapan baru.


Persaingan Sengit di Liga Spanyol

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya