Wali Kota Depok Sidak SPBU Usai Menerima Keluhan Warga Terkait Pengisian BBM

Disdagin Kota Depok menerima laporan adanya keluhan warga atas dugaan kurangnya takaran BBM di salah satu SPBU di wilayah Depok.

oleh Dicky Agung PrihantoDiterbitkan 17 Desember 2025, 15:37 WIB
Wali Kota Depok, Supian Suri lakukan sidak di salah satu SPBU di wilayah Depok (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Wali Kota Depok, Supian Suri turun langsung melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Hal itu menanggapi adanya keluhan warga terkait indikasi pengurangan takaran saat pengisian bahan bakar minyak (BBM).

Wali Kota Depok, Supian Suri mengatakan, sidak yang dilakukannya bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin), Pertamina, dan Hiswana Migas. Sidak yang dilakukannya dalam upaya memastikan takaran pengisian BBM di SPBU telah sesuai takaran.

“Dua SPBU yang kami ukur menunjukkan takaran sesuai ketentuan dan telah memiliki sertifikat Pasti Pas dari Pertamina,” ujar Supian, Rabu (17/12/2025).

Supian meminta masyarakat tidak khawatir akan takaran BBM saat pengisian BBM di SPBU wilayah Depok. Supian memastikan UPTD Metrologi Legal secara rutin melakukan pengawasan pompa ukur BBM di seluruh SPBU.

“71 pom bensin se-kota Depok, Alhamdulillah sudah terukur, semua kita awasi, kita cek, setiap tahun ada 4 kali pengukuran,” jelas Supian.

Pemerintah Kota Depok akan rutin melakukan pengawasan dalam memberikan perlindungan kepada konsumen. Pemerintah Kota Depok tidak ingin masyarakat dirugikan akibat takaran BBM yang tidak pas dilakukan SPBU.

“Mudah-mudahan ini menjadi ikhtiar bagi warga Depok dan seluruh konsumen layanan pengisian BBM agar tidak dirugikan,” terang Supian.

Sidak pengecekan pompa ukur BBM dilakukan di 15 SPBU yang berada di Kota Depok. Selain itu, sidak yang dilakukan Wali Kota Depok dalam rangka menindaklanjuti Surat Edaran Direktorat Metrologi Nomor MR.03.03/2871/PKTN/SD/11/2025 tentang Pelaksanaan Pengawasan atau Pemantauan Bidang Metrologi Legal menjelang Hari Raya Besar Keagamaan Nasional.

 

Laporan Warga

Sebelumnya, Disdagin Kota Depok menerima laporan adanya keluhan warga atas dugaan kurangnya takaran BBM di salah satu SPBU di wilayah Depok.

Kepala Disdagin Kota Depok, Dudi Mi’raz Imaduddin membenarkan adanya seorang warga mengeluhkan takaran BBM yang dianggap tidak sesuai usai melakukan pengisian. Tim Disdagin dan UPTD Metrologi Legal langsung mengecek seluruh alat ukur di lokasi SPBU.

“Kita sudah cek semua pom ukurnya dan hasilnya memenuhi persyaratan. Takarannya bagus, bahkan melebihi batas ukuran,” ujar Dudi.

Pengukuran dilakukan menggunakan bejana ukur 20 liter dan hasilnya menunjukkan takaran BBM lebih 10 mililiter. Pengujian ulang dengan gelas ukur satu liter dan menunjukkan hasil lebih tiga mililiter.

“Kalau ada yang menemukan kecurangan lagi, bisa langsung menghubungi kami atau melalui Instagram Metrologi Legal Kota Depok,” terang Dudi.

Dudi menyambut baik warga yang aktif memberikan laporan terkait dugaan kecurangan pengisian BBM. Menurutnya, pengawasan bersama antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga perlindungan konsumen.

“Kami berterima kasih kepada warga memberikan laporan, hal ini sebagai bentuk pencegahan tindakan kecurangan pengisian BBM,” pungkas Dudi.

 

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya