Kustomfest Indonesia Attack 2025 Raih Prestasi di Yokohama Hot Rod Custom Show

KUSTOMFEST kembali mengharumkan nama Indonesia lewat program Indonesia Attack 2025 di 33rd Yokohama Hot Rod Custom Show, dengan lima motor kustom Tanah Air meraih apresiasi internasional.

oleh Azkal AzkiaDiterbitkan 17 Desember 2025, 11:07 WIB
KUSTOMFEST Indonesian Attack 2025 hadirkan lima motor kustom Tanah Air di ajang 33rd Yokohama Hot Rod Custom Show di Jepang dan meraih apresiasi internasional (KUSTOMFEST)

Liputan6.com, Jakarta - KUSTOMFEST kembali menggebrak panggung kustom kulture dunia di ajang 33rd Yokohama Hot Rod Custom Show 2025 di Pacifico Yokohama, Jepang pada Minggu (7/12/2025). Melalui program Indonesia Attack 2025, sebanyak lima motor kustom Tanah Air menjadi peserta dan bersaing dengan ratusan motor lainnya di seluruh dunia.

Lima motor kustom tersebut, yaitu Queen Lekha Choppers (Yogyakarta), Kromworks (Jakarta), Green Custom (Yogyakarta), I’’AM Works (Bekasi) dan Ultimate Custom (Malang). Mereka adalah lima workshop yang menerima tantangan dari KUSTOMFEST untuk naik level di kancah pergerakan kustom internasional di Jepang.

Lulut Wahyudi, Direktur KUSTOMFEST, menjelaskan soal Indonesian Attack yang pihaknya menjadi jembatan penghubung strategis antara pelaku dunia kustom di Indonesia dengan jejaring internasional.

“Sesuai dengan konsepnya, bahwa karya ini bukan sekadar ikut pameran tapi kita menyerang dengan karya. Artinya bahwa kita datang itu mempunyai modal dan senjata di mana kita akan bertempur dengan inovasi, kreasi dan seni yang kuat. Bahwa adanya Indonesian Attack ini merupakan tangga dari yang selama ini para builder lakukan serta pelajari dari ruang kreasi di KUSTOMFEST,” ungkap Lulut Wahyudi dalam siaran persnya.

Pasalnya, melalui acara berskala internasional ini, semua mata akan melihat betapa Indonesia kaya dengan kreativitas, inovasi dan selera yang tidak kalah saing serta didukung pengetahuan dan kemampuan mumpuni.

Kelima perwakilan dari Tanah Air, tidak sekadar berpartisipasi begitu saja. Lebih jauh, kelima perwakilan dari Indonesia tersebut mendapat apresiasi dari para builder, juri, dan pegiat kustom tuan rumah juga peserta negara lain.

Kelima motor dari Indonesia juga mendapat Mooneyes COOL Pick Award apresiasi khusus dari Shige Suganuma, Direktur Mooneyes Jepang.

Lebih mengesankan lagi, Stiletto Digger milik Rizaldi Parani diganjar Best Domestic Motorcycle, sebuah penghargaan untuk karya kontestan yang menggunakan motor produksi pabrikan Jepang.

Sekilas Soal Motor Kustom Perwakilan Indonesia

Tampak lima motor kustom Tanah Air di ajang 33rd Yokohama Hot Rod Custom Show di Jepang (KUSTOMFEST)

Kelima motor kontestan dari Indonesia sejak bulan Oktober telah disiapkan sebagai duta kustom Nusantara untuk bersaing di level dunia. 

Queen Lekha Choppers mengandalkan H-D Sportster yang diberi nama Void Reaper dengan  mengusung gaya chopper performance dipadukan rekayasa teknik engineering yang detail. 

Begitu juga dengan Green Custom yang memilih H-D Sportster XR untuk diubah menjadi sosok chopper berkarakter kuat berjuluk Atlantis. 

Sementara I’AM Works tampil beda dengan basis Honda CB150R berpenampilan gahar street fighter bernama Semut Ireng. 

Hal berbeda diusung oleh Kromworks melalui Stiletto Dagger, wujud motor berfilosofi café racer futuristik menggunakan bahan bodi 90 persen stainless steel serta dipacu oleh dua mesin Honda Cub. 

Lebih mencengangkan lagi adalah karya Ultimate Custom Juara Honda Modif Contest dari Malang yang mengubah motor matik Honda Stylo menjadi sosok Arjuno.

Bervisual gaya motor balap tua boardtracker, motor ini merupakan hasil dari program Honda Dream Ride Project.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya