Barcelona Incar Tembok Inter Milan: Mimpi Besar yang Terbentur Realitas Finansial

Barcelona mengincar Alessandro Bastoni dari Inter Milan, tetapi nilai transfer mahal dan kondisi finansial membuat transfer bek ini sulit terwujud.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 16 Desember 2025, 17:32 WIB
Marc Bernal mendapat pelukan hangat dari Hansi Flick di laga La Liga 2025/2026 antara Barcelona vs Valencia, Senin (15/9/2025). (AP Photo/Joan Monfort)

Liputan6.com, Jakarta - Barcelona kembali bergerak mencari solusi jangka panjang di jantung pertahanan. Barcelona menilai posisi bek tengah kiri sebagai kebutuhan mendesak untuk menjaga stabilitas permainan dari lini belakang.

Kebutuhan itu lahir dari evaluasi performa yang menuntut keseimbangan antara kemampuan bertahan dan distribusi bola. Profil yang dicari adalah bek berkarakter tenang, dominan dalam duel, serta nyaman membangun serangan dari kaki kiri.

Arah pencarian klub kini semakin jelas setelah sejumlah diskusi internal digelar. Dari proses itu, satu nama mencuat sebagai kandidat ideal meski jalannya tidak sederhana.


Alessandro Bastoni, Profil Ideal di Mata Barcelona

Pemain Liverpool, Dominik Szoboszlai, ditekel pemain Inter Milan, Alessandro Bastoni, pada laga fase liga Liga Champions antara Inter Milan vs Liverpool di Milan, Italia, Selasa, 9 Desember 2025. (AP Photo/Luca Bruno)

Bek Inter Milan, Alessandro Bastoni, muncul sebagai figur yang paling sesuai dengan kebutuhan teknis tersebut. Pemain Italia berusia 26 tahun itu telah menjadi pemimpin utama lini belakang Inter dalam beberapa musim terakhir.

Pengalamannya di level tertinggi membuat Bastoni tampil matang melampaui usianya. Ia menjadi pilar penting dalam perjalanan impresif Inter musim lalu di berbagai kompetisi.

Dari sudut pandang Barcelona, Bastoni memenuhi hampir semua kriteria yang diinginkan. Penampilannya saat menghadapi Barcelona di Liga Champions musim lalu meninggalkan kesan kuat terkait kualitas dan mentalitasnya.

Kemampuan membaca permainan dan ketenangannya saat ditekan menjadi nilai tambah besar. Faktor kaki kiri juga memberi keseimbangan struktural yang selama ini dicari staf pelatih.

Akan tetapi, ketertarikan teknis tidak selalu berbanding lurus dengan kemungkinan transfer. Barcelona telah memantau situasi Bastoni secara detail termasuk berkomunikasi dengan pihak terdekat sang pemain.


Tembok Finansial yang Sulit Ditembus Barcelona

Pemain Barcelona, Lamine Yamal, berusaha melewati pemain Inter Milan Carlos Augusto dan Alessandro Bastoni dalam duel leg pertama semifinal Liga Champions di Estadi Olimpic Lluis Companys, Kamis (1/5/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Joan Monfort)

Hasil pemantauan itu mengarah pada kesimpulan yang berat. Operasi transfer Bastoni dinilai hampir mustahil diwujudkan dalam waktu dekat karena keterbatasan finansial klub.

Bastoni masih terikat kontrak dengan Inter hingga 2028. Nilai pasarnya berada di kisaran €80 juta, atau sekitar Rp1,36 triliun, angka yang berada jauh di luar jangkauan Barcelona saat ini.

Investasi sebesar itu akan sulit dipertanggungjawabkan dalam kondisi neraca keuangan yang ketat. Kecocokan taktis yang hampir sempurna pun tidak cukup untuk mengubah perhitungan tersebut.

Namun, ketertarikan ini memberi gambaran jelas tentang arah pembangunan skuad Barcelona ke depan. Klub menginginkan bek kelas elite yang bisa menjadi fondasi proyek jangka panjang.

Situasi Bastoni menjadi cermin realitas yang harus dihadapi manajemen. Barcelona dipaksa menyeimbangkan ambisi olahraga dengan disiplin ekonomi yang tidak bisa ditawar.

Dalam waktu dekat, opsi yang lebih realistis akan tetap menjadi prioritas. Mimpi mendatangkan Bastoni mungkin harus disimpan, setidaknya sampai kondisi finansial benar-benar memungkinkan.

Sumber: SPORT, Barca Universal

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya