Posisi Xabi Alonso di Real Madrid Masih Belum Aman Meski Sudah Menang Lagi

Masa depan Xabi Alonso sebagai pelatih utama belum sepenuhnya aman. Kemenangan atas Alaves lebih dipandang sebagai penundaan keputusan besar, bukan solusi final bagi kursi panas di Real Madrid.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 16 Desember 2025, 11:36 WIB
Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso saat laga Grup H Piala Dunia Antarklub 2025 melawan Al Hilal di Hard Rock stadium, Miami, Amerika Serikat, Kamis (19/06/2025) WIB. (AFP/Dan Mullan)

Liputan6.com, Jakarta - Real Madrid akhirnya membawa pulang tiga poin penting dari lawatan sulit ke markas Alaves di Mendizorrotza, Senin (15/12/2025) dini hari WIB. Gol tunggal Rodrygo Goes di menit-menit akhir menjadi pembeda sekaligus penentu kemenangan Los Blancos.

Namun di balik hasil positif tersebut, masa depan Xabi Alonso sebagai pelatih utama belum sepenuhnya aman. Kemenangan ini lebih dipandang sebagai penundaan keputusan besar, bukan solusi final bagi kursi panas di Santiago Bernabeu.

Tambahan tiga poin itu setidaknya mencegah Barcelona menjauh di klasemen La Liga dan mengakhiri periode negatif Madrid dengan catatan tiga kemenangan dari sembilan laga terakhir.

Sebelumnya, sejumlah laporan menyebutkan bahwa kekalahan dari Alaves bisa langsung mengakhiri masa jabatan Alonso. Meski terhindar dari hasil terburuk, manajemen klub disebut masih menyimpan keraguan terhadap arah tim di bawah kendalinya.


Tuntutan Real Madrid untuk Xabi Alonso

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, tampak kecewa setelah anak asuhnya bermain imbang 1-1 ketika menghadapi tuan rumah Girona pada laga lanjutan La Liga 2025/2026 di Montilivi, Senin (1/12/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Joan Monfort)

Menurut laporan Diario AS, Alonso dituntut lebih dari sekadar hasil. Ia wajib mengantar Madrid menang atas Talavera de la Reina di Copa del Rey tengah pekan ini, lalu melanjutkannya saat menjamu Sevilla di laga liga akhir pekan nanti.

Namun yang paling krusial adalah peningkatan performa permainan. Pihak internal klub menilai kemenangan di Vitoria-Gasteiz belum disertai reaksi dan karakter tim yang mereka harapkan.

Jika Alonso mampu meraih dua kemenangan tersebut sekaligus menunjukkan perkembangan permainan, ia akan tetap memimpin Madrid saat berlaga di Piala Super Spanyol di Arab Saudi.

Manajemen memahami bahwa kondisi fisik skuad belum ideal dan tidak bisa dibenahi dalam waktu singkat. Kendati demikian, hasil positif tanpa perubahan performa dinilai belum cukup untuk menjamin posisinya aman.


Rencana Alternatif Real Madrid

Ekspresi Xabi Alonso di laga Girona vs Real Madrid di Montilivi di pekan ke-14 La Liga 2025/2026, Senin (01/12/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Joan Monfort)

Situasi ini membuat Real Madrid mulai bersiap dengan rencana alternatif. Pekan lalu, nama Alvaro Arbeloa mencuat sebagai kandidat kuat pengganti jika Alonso didepak.

Indikasi lain terlihat dari sikap klub yang tidak aktif mencari pelatih eksternal, meski banyak agen menawarkan klien mereka. Opsi internal kembali dipertimbangkan, termasuk sosok Santiago Solari yang pernah menangani tim utama pada 2018.

Bagi Alonso, sisi positifnya adalah tantangan terberat tahun ini sudah terlewati saat menghadapi Alaves. Sevilla tengah menjalani musim yang sulit, sementara laga melawan tim kasta ketiga, Talavera, di atas kertas seharusnya tidak menjadi masalah besar.

Dua pertandingan ke depan pun menjadi penentu: apakah Alonso mampu membalikkan keraguan menjadi kepercayaan, atau justru mempercepat keputusan besar dari jajaran elite Madrid.

Sumber: Diario AS


Klasemen Liga Spanyol 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya