Davide Bartesaghi tak Sadar Dirinya Sukses Ikuti Jejak Paolo Maldini di Laga Milan vs Sassuolo

Davide Bartesaghi bahagia usai mencetak dua gol kontra Sassuolo. Namun ia tak sadar jika golnya itu membuatnya sukses mengikuti jejak legenda besar AC Milan, Paolo Maldini.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 15 Desember 2025, 14:28 WIB
Davide Bartesaghi mencetak gol pembuka timnya dalam laga Serie A antara AC Milan vs Sassuolo di San Siro, 14 Desember 2025. (AP Photo/Luca Bruno)

Liputan6.com, Jakarta - AC Milan harus puas berbagi poin saat menjamu Sassuolo pada pekan ke-15 Serie A 2025/2026 di San Siro, Minggu (14/12/2025). Laga yang berjalan sengit itu berakhir imbang 2-2 meski Rossoneri sempat membalikkan keadaan.

Sassuolo lebih dulu mengejutkan tuan rumah lewat gol Ismael Kone pada menit ke-13. Milan merespons lewat dua gol beruntun yang dicetak Davide Bartesaghi sebelum dan sesudah turun minum.

Gol pertama Bartesaghi lahir pada menit ke-34, disusul gol keduanya pada menit ke-47. Bek muda itu tampil agresif dengan pergerakan overlap yang konsisten sepanjang laga.

Sayangnya, keunggulan Milan tak bertahan hingga akhir setelah Armand Lauriente menyamakan skor pada menit ke-77. Hasil ini membuat Milan turun ke peringkat kedua klasemen dengan 32 poin dari 15 laga.


Bartesaghi tak Sadar Telah Sukses Ukir Sejarah

4. Paolo Maldini - Pemain legenda ini menjadi bek paling tangguh dan loyal yang pernah dimiliki AC Milan. Berkat ketangguhan Maldini menjaga lini pertahanan, AC Milan sukses meraih trofi Liga Champions 2007. (AFP/Giuseppe Cacace)

Davide Bartesaghi mengaku senang bisa mencetak dua gol dalam satu pertandingan Serie A bersama AC Milan. Catatan itu terasa semakin spesial karena terjadi di hadapan publik San Siro.

Tak hanya soal kontribusi gol, Bartesaghi juga mencatatkan rekor personal yang istimewa. Tanpa disadarinya ia menjadi bek termuda Milan yang mencetak gol di Serie A sejak legenda klub, Paolo Maldini.

Pencapaian tersebut membuat nama Bartesaghi langsung disorot usai laga. Bek berusia 19 tahun itu dianggap melanjutkan tradisi pemain belakang Milan yang berani berkontribusi di lini serang.

Setelah pertandingan, Bartesaghi menyampaikan perasaannya kepada DAZN melalui SempreMilan. “Saya tidak tahu itu, saya senang. Saya berhutang banyak kepada tim ini, kepada rekan-rekan setim saya, dan kepada pelatih atas kepercayaan mereka.”


Penilaian Jujur Bartesaghi soal Dua Golnya

Bek Sassuolo dan juga kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, coba menghalau bola hasil tendangan gelandang AC Milan, Davide Bartesaghi, pada laga pekan ke-15 Serie A di San Siro, Minggu (14/12/2025) malam WIB. Dalam duel itu, kedua tim bermain imbang 2-2. (AFP/Piero CRUCIATTI)

Meski mencetak dua gol, Bartesaghi menilai proses gol-gol tersebut tidak sepenuhnya mudah. Ia harus mengambil keputusan cepat di tengah kepadatan pemain Sassuolo di kotak penalti.

Kepercayaan diri menjadi kunci utama dalam setiap pergerakannya. Bartesaghi merasa insting dan keberanian membantunya menemukan ruang untuk mencetak gol.

Dari dua gol tersebut, Bartesaghi mengakui salah satunya menuntut usaha lebih besar. Gol pertama dinilainya paling sulit karena situasi di depan gawang yang sangat padat.

Saat diminta memilih gol tersulit, Bartesaghi menjawab dengan jujur. “Gol pertama. Ada banyak pemain di depan saya, tetapi saya percaya diri dan berhasil mencapai tiang jauh. Kemudian seluruh gawang terbuka dan saya hanya perlu memasukkannya."

(SempreMilan)


Klasemen Liga Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya